Halo, Sobat TGR! Ngabuburit adalah momen menunggu waktu berbuka puasa yang biasanya diisi dengan kegiatan santai dan bermakna. Dalam kesempatan ini, TGR dan voluntrip by KitaBisa mengadakan kegiatan ngabuburit bersama oma opa dari Yayasan Darussalam. Kegiatan ini diadakan pada tanggal 15 Maret 2026 lalu di Kelurahan Kampung Melayu. Yuk, simak keseruannya!
Kegiatan dimulai pukul 16.00 WIB dengan suasana yang sudah terasa hangat sejak awal. Acara dibuka dengan sesi perkenalan antara oma opa dan para kakak relawan dari IDX yang duduk berkelompok, agar suasananya cair dan terasa akrab. Setelah itu, mereka diajak untuk mengikuti sesi ice breaking yang menjadi pembuka seru untuk memeriahkan kegiatan.
Pada sesi ice breaking, para oma opa dan kakak relawan diajak untuk bermain bersama melalui berbagai permainan seru yang mampu mencairkan suasana dan membangun chemistry di antara mereka. Sesi ini berhasil menghadirkan tawa bagi para peserta, salah satunya saat bermain tepuk “Ampar-Ampar Pisang” membuat suasana semakin meriah dengan ritme dan gerakan yang menghibur.

Sesi Ice Breaking
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Setelah sesi ice breaking berakhir, kegiatan pun berlanjut ke acara inti yang tak kalah seru, yaitu bermain berbagai permainan tradisional serta beberapa board game bersama. Momen ini menjadi kesempatan yang menyenangkan untuk bernostalgia, terutama bagi para oma opa yang kembali mengingat permainan masa kecil mereka. Suasana semakin hangat ketika para relawan dan oma opa saling berbagi cerita sambil bermain, menciptakan kebersamaan yang penuh tawa dan keakraban di setiap sudut kegiatan.
Sebanyak enam pos permainan telah disiapkan oleh tim TGR untuk memeriahkan kegiatan ini, yaitu:
Memory Chess
Jenga Pass
Gasing
Keprayan
Memory Game
Damdas
Seluruh peserta berkesempatan untuk mencoba setiap permainan tersebut secara bergiliran. Sistem ini membuat semua oma opa dan kakak relawan dapat merasakan keseruan yang sama di setiap pos permainan, sekaligus menjaga suasana tetap dinamis dan interaktif. Setiap pergantian permainan disambut dengan antusias dan semangat dari para peserta, sehingga kebersamaan yang terjalin terasa semakin erat sepanjang kegiatan berlangsung.

Potret Sesi Bermain
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Setiap permainan memiliki cerita dan makna tersendiri yang mampu membangkitkan kenangan bagi para peserta. Bagi Opa Ali, kegiatan ini menjadi momen yang sangat berkesan karena mengingatkannya pada masa kecil, saat ia sering bermain bersama teman-temannya. Senyum dan tawa yang beliau tampilkan selama permainan berlangsung menunjukkan betapa hangatnya kenangan tersebut, sekaligus menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara generasi muda dan para lansia dalam kegiatan ini.
Tak hanya itu, beberapa permainan yang menuntut kemampuan mengingat salah satunya memory game turut memberikan tantangan tersendiri bagi para peserta. Disini mereka diminta untuk menghafal poster berisi hal-hal yang berkaitan dengan islam kemudian harus menyusun ulang kembali poster tersebut sesuai urutannya. Momen ini menjadi ajang untuk menguji kemampuan ingatan para oma opa, apakah mereka masih mampu mengingat dengan baik.
Di luar dugaan, permainan ini justru menjadi salah satu yang paling menyenangkan dan berkesan. Para oma opa menunjukkan bahwa ingatan mereka masih sangat kuat karena masih mampu menghafal dengan baik, sehingga menghadirkan kebahagiaan bagi semua yang terlibat. Wah, keren ya Sobat TGR, walaupun sudah memasuki usia senja tapi para oma opa masih memiliki ingatan yang tajam lho!
Selain memory game, permainan lain juga terasa menyenangkan bagi oma opa seperti gasing dan keprayan yang katanya susah-susah gampang nih! Menurut Opa Sanan gasing merupakan permainan favoritnya, beliau mengungkapkan bahwa bermain gasing sangat menyenangkan karena bisa adu gasing dengan yang lain.
“Saya paling suka main gasing, karena mainnya seru dan bisa adu gasing sama yang lain”, ungkap Opa Sanan.
Di sisi lain, Oma Neni mengatakan yang paling seru adalah bermain keprayan.
“Kalau saya sukanya main lidi warna-warni (keprayan) karena paling seru kalau tangannya tremor bakal nyenggol yang lain, jadi siapa yang jago bisa ngambil banyak”, ucap Oma Neni.
Wah, memang sih permainan keprayan ini butuh skill agar tangannya tidak banyak gerak dan tremor sehingga bisa dapat poin banyak. Alhamdulillah ya Sobat TGR ternyata permainan yang dibawakan oleh tim TGR di kegiatan ngabuburit ini berkesan bagi oma opa.
Setelah bermain maka sesi selanjutnya adalah kuis berhadiah! Sesi ini disambut meriah oleh semua peserta dan semuanya berlomba-lomba ingin menjawab pertanyaan. Bahkan di momen ini, salah satu dari peserta yaitu Opa Ali mau menunjukkan bakatnya dengan bernyanyi. Hal ini disambut dengan tepuk tangan dan sorakan dari semua peserta sebagai penyemangat bagi Opa Ali.
Setelah pertunjukan dari Opa Ali, pas sekali suara adzan maghrib berkumandang dan semuanya diarahkan untuk berbuka terlebih dahulu. Saat semua telah berbuka, maka berakhir pula kegiatan hari itu dan ditutup dengan pembagian sembako untuk oma opa dan pastinya foto bersama.

Momen Foto Bersama
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Dari kegiatan ini, Ibu Rani selaku LMK Rusun Jatinegara yang mendampingi para lansia turut menyampaikan kesan dan pesan untuk kegiatan ini. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para lansia karena bisa memberikan pengalaman menyenangkan sekaligus bernostalgia.
“Saya senang bisa mendampingi para lansia di kegiatan ini. Terlihat selama kegiatan sepertinya sangat menyenangkan bagi mereka dan merupakan ajang untuk nostalgia juga,” ucapnya.
Tak hanya itu, Ibu Rani juga menambahkan bahwa ini pertama kalinya para lansia mendapat kesempatan di kegiatan ini dan ia berharap semoga kedepannya bisa kembali mendapat kesempatan untuk ikut lagi. “Tentu saya berharap para lansia akan mendapatkan kesempatan kembali untuk ikut kegiatan ini,” tambah Ibu Rani.
Selain Ibu Rani, Kak Andini selaku pengurus Yayasan Darussalam juga memberikan kesan dan pesan terhadap kegiatan ini.
“Kesan saya terhadap kegiatan ini pastinya senang, melihat para lansia juga happy mengikuti kegiatannya. Kalau pesannya semoga kegiatan ini terus berlanjut dan kita bisa bertemu kembali,” ungkap Kak Andini.
Tak hanya kesan dan pesan, Kak Andini juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan speaker dan sembako yang didapatkan.
“Saya juga mau menyampaikan terima kasih banyak atas bantuan speaker dan sembako yang diberikan. Kami akan menggunakan speakernya untuk kegiatan-kegiatan di yayasan. Untuk sembako pastinya juga sangat bermanfaat untuk para peserta,” lanjut Kak Andini.
Wah, Alhamdulillah kegiatan yang diadakan oleh TGR dan voluntrip by Kitabisa ternyata membawa kebahagiaan bagi para peserta bahkan pendampingnya. Semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat dan semoga bisa bertemu kembali di kegiatan selanjutnya.
Demikianlah keseruan kegiatan ngabuburit bersama oma opa. Alhamdulillah dengan adanya kegiatan ngabuburit ini banyak tawa yang hadir dan momen berharga yang dapat dikenang. Untuk kegiatan seru lainnya, jangan lupa untuk ikuti tim TGR terus ya! Lupakan Gadget-mu Ayo Main di Luar (RA/ed.PAZ)
Writer: Rania Isra Athalla
Editor: Putri Aulia Zulfa
Graphic Designer: Indiana
Mitra Kolaborasi:
Copyright © 2017 - 2026 Traditional Games Returns All rights reserved.