Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

Traditional Games Returns - 3rd Anniversary

Minggu, 26 Januari 2020 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 194 Kali

Jakarta, 26 Januari 2020 - Traditional Games Returns merayakan anniversary ke-3 yang bertempat di Nutrifood Inspiring Center, Matraman, Jakarta Pusat. Tercetus pertama kali pada 10 Desember 2016 oleh Aghnina Wahdini bersama Fajar Pratama, TGR merupakan komunitas yang berfokus pada kampanye permainan tradisional demi terpenuhinya hak bermain anak serta kampanye bahaya kecanduan gawai bagi tumbuh kembang anak. Acara syukuran ini bertujuan untuk merefleksikan kembali seluruh kegiatan selama tiga tahun TGR berdiri dan dihadiri oleh para anggota internal TGR dari batch #1 hingga #3.

(Dokumentasi TGR Campaign, 2020)

 

Acara dimulai pukul 11.00 dan dibuka oleh Aghnina Wahdini selaku Project Director TGR. Pada kesempatan ini, Nina - sapaan akrab Aghnina - mengucapkan syukur dan terima kasihnya kepada semua pihak yang pernah terlibat dan juga mendukung TGR dari awal pembentukan TGR hingga saat ini di usia TGR yang ke-3. Setelah sambutan dari Nina, berikutnya ialah pemaparan materi oleh Fajar Pratama selaku preceptor TGR, mengenai analisis tantangan dan kekuatan TGR sejak awal dibentuk hingga sekarang.

Menurutnya, salah satu kekuatan yang juga sekaligus merupakan tantangan bagi TGR adalah SDM. Sebelum masuk pada materi inti ini, para anggota diajak untuk lebih mengenal satu sama lain melalui permainan "TGR BER-AKSI". Para anggota juga diajak untuk turut menganalisis faktor-faktor apa saja yang dapat menjadi tantangan dan kekuatan dari TGR, baik sebagai suatu komunitas yang utuh maupun dalam divisi masing-masing anggota.

(Dokumentasi TGR Campaign, 2020)

 

Setelah makan siang, acara dilanjutkan dengan pemotongan kue, foto bersama dan ucapan happy anniversary untuk TGR yang telah berusia tiga tahun. Di usianya yang ke-3, TGR tentu telah memberikan banyak kebaikan, bukan hanya bagi anak-anak, orang tua dan masyarakat secara umum, namun juga bagi para anggotanya untuk dapat terus mengembangkan diri.

Tiga tahun memang bukan waktu yang singkat. Ibarat seorang anak yang di umur tiga tahun, ia sudah mulai dapat berbicara dengan lancar, tertarik, serta belajar banyak hal baru dari sekitarnya. Demikian pula TGR, yang akan terus berkembang menjadi lebih baik di umurnya yang ke-3 ini. Salah satu yang patut disyukuri adalah telah terbentuknya komunitas TGR di Pekalongan. Hal ini tentu akan memicu TGR untuk dapat membentuk komunitas-komunitas TGR lainnya di seluruh daerah di Indonesia demi terpenuhinya hak bermain anak melalui permainan tradisional Indonesia.

(Dokumentasi TGR Campaign, 2020)

Happy 3rd Anniversary, TGR! Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar! (Awd/ed.SF)

Tgr Campaign Anniversary Tgr
Komentari Tulisan