Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

Manfaat Luar Biasa Menyanyikan Lagu Anak bagi Kesehatan Mental

Selasa, 12 Mei 2026 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 5 Kali

Halo, Sobat TGR! Tahukah Sobat TGR, lagu anak punya karakteristik unik yang membedakannya dari jenis musik lainnya, lho! Liriknya sederhana, melodinya mudah diingat, dan isinya penuh nilai positif yang sangat sesuai dengan dunia anak. Ternyata kebiasaan sederhana yang menyenangkan itu menyimpan manfaat luar biasa bagi kesehatan mental anak!

 

Lima Hal Penting tentang Lagu Anak dan Kesehatan Mental

Sobat TGR, ada lima hal penting terkait lagu anak dan hubungannya terhadap kesehatan mental, lho! Yuk, kita bahas lebih dalam!

 

1. Mengurangi Stres dan Kecemasan

Ilustrasi mengurangi stres dan kecemasan pada anak

dengan permainan tradisional.

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Bernyanyi terbukti memiliki efek menenangkan pada sistem saraf anak. Ketika anak menyanyikan lagu, tubuh melepaskan hormon endorfin yang membuat perasaan lebih bahagia dan rileks. Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas bernyanyi secara rutin dapat menurunkan kadar kortisol (hormon stres) sehingga anak menjadi lebih tenang dan tidak mudah cemas. Dengan bernyanyi, anak memiliki cara alami untuk mengelola perasaan tidak nyaman yang belum bisa mereka ungkapkan secara verbal (Sutikno et al., 2024).

 

2. Meningkatkan Ekspresi Emosi

Ilustrasi meningkatkan ekspresi emosi anak dengan permainan tradisional

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Lagu anak seringkali berisi cerita tentang perasaan sedih, senang, takut, atau berani. Melalui lirik dan melodi, anak belajar mengenali dan mengekspresikan emosi mereka dengan cara yang aman dan menyenangkan. Saat anak menyanyikan lagu yang menggambarkan kesedihan atau kegembiraan, mereka secara tidak langsung belajar bahwa emosi adalah hal yang wajar untuk dirasakan dan diekspresikan. Studi menunjukkan bahwa anak-anak yang aktif bernyanyi memiliki kemampuan lebih baik dalam mengidentifikasi dan mengungkapkan perasaan mereka dibandingkan anak yang jarang terpapar musik (Alimi Selmani, 2024).

 

3. Mempererat Hubungan Sosial

Ilustrasi mempererat hubungan sosial

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Bernyanyi bersama, baik dengan orang tua, teman, maupun guru, menciptakan rasa kebersamaan yang kuat. Pengalaman berbagi lagu membangun kepercayaan dan kedekatan emosional. Penelitian menemukan bahwa anak-anak yang sering bernyanyi bersama dalam kelompok menunjukkan peningkatan rasa empati dan kemampuan bekerja sama yang lebih baik (Wadiyo et al., 2021).

Bagi Sobat TGR yang memiliki hewan peliharaan, aktivitas bernyanyi bersama juga bisa dilakukan dengan si hewan kesayangan, salah satu contohnya bernyanyi bersama kucing. Kucing bisa menjadi pendengar yang baik, tetapi tidak ada yang bisa menggantikan kehangatan dari aktivitas bernyanyi bersama orang-orang yang kita sayangi. Momen bernyanyi bersama keluarga menjadi kenangan indah yang turut membentuk rasa aman pada diri anak.

 

4. Membangun Kepercayaan Diri

Ilustrasi anak membangun kepercayaan diri.

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Ketika anak berhasil menghafal dan menyanyikan sebuah lagu, hal itu memberikan rasa pencapaian yang nyata. Pengalaman tampil di depan orang lain, meski hanya di hadapan keluarga, melatih keberanian dan rasa percaya diri anak. Penelitian menunjukkan bahwa partisipasi dalam aktivitas musik, termasuk bernyanyi, berhubungan positif dengan tingkat kepercayaan diri dan harga diri anak. Tepuk tangan dan pujian yang diterima anak setelah bernyanyi juga menjadi motivasi positif yang mendorong mereka untuk terus mencoba hal-hal baru tanpa rasa takut akan kegagalan (Wadiyo et al., 2021)

5. Mendukung Perkembangan Kognitif dan Emosional

Ilustrasi kegiatan bermain untuk mengembangkan

 kemampuan kognitif dan emosional anak.

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Lagu anak yang mengandung unsur hitungan, nama hewan, warna, atau cerita sederhana merangsang otak anak untuk berkembang. Bernyanyi melibatkan dua belahan otak secara bersamaan, otak kiri untuk memproses lirik dan otak kanan untuk melodi, sehingga sangat bermanfaat bagi perkembangan kognitif. Studi menunjukkan bahwa anak yang terpapar musik sejak dini memiliki kemampuan emosional dan kognitif yang lebih baik dibandingkan anak yang tidak terpapar musik (Blasco-Magraner et al., 2021).



Cara Memaksimalkan Pengalaman Bernyanyi Bersama Anak

Nah, agar pengalaman bernyanyi bersama anak lebih bermakna, ada beberapa hal yang perlu Sobat TGR perhatikan!

 

1. Pilih Lagu yang Sesuai Usia

Ilustrasi ayah bermain gitar sambil bernyanyi dengan anak laki-lakinya

(RDNE Stock project, 2021)

Pilihlah lagu dengan lirik sederhana, mudah dipahami, dan tidak mengandung pesan negatif. Lagu-lagu seperti "Balonku", "Pelangi", atau "Naik Delman" adalah contoh yang tepat karena memiliki melodi ceria dan pesan positif yang mudah dicerna oleh anak. Pastikan juga lagu yang dipilih sesuai dengan tahap perkembangan anak. Lagu yang terlalu kompleks justru dapat membuat anak frustasi, sementara lagu yang tepat akan membuat mereka bersemangat dan bangga saat berhasil menyanyikannya (Blasco-Magraner et al., 2021).

 

2. Libatkan Orang Tua Secara Aktif

Ilustrasi orang tua aktif bermain permainan tradisional dengan anak.

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Bernyanyi bersama anak bukan hanya tentang musiknya, tetapi tentang waktu berkualitas yang kalian habiskan bersama. Penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif orang tua dalam aktivitas musik anak memperkuat ikatan emosional dan memberikan dampak positif yang lebih besar pada perkembangan kesehatan mental anak (Wadiyo et al., 2021).

Jadi, gimana Sobat TGR? Ternyata menyanyikan lagu anak bukan sekadar hiburan semata. Di balik melodi yang riang dan lirik yang sederhana, tersimpan segudang manfaat luar biasa bagi kesehatan mental si kecil. Mulai dari mengurangi stres, meningkatkan kepercayaan diri, hingga mempererat hubungan sosial, semua bisa didapat dari kebiasaan bernyanyi yang menyenangkan!

Yuk, mulai nyanyikan lagu favorit bersama anak hari ini dan jadikan setiap momen bernyanyi sebagai investasi terbaik untuk tumbuh kembang mereka! Lupakan Gadget-mu, Ayo Main di Luar!

Writer: Assyifa Salsabila

Editor: Naufal Haidar Rauf

Graphic Design: Diana

DAFTAR PUSTAKA

Alimi Selmani, T. (2024). The Influence of Music on The Development of a Child: Perspectives on the influence of music on child development. EIKI Journal of Effective Teaching Methods, 2. https://doi.org/10.59652/jetm.v2i1.162

Blasco-Magraner, J. S., Bernabe-Valero, G., Marín-Liébana, P., & Moret-Tatay, C. (2021). Effects of the Educational Use of Music on 3- to 12-Year-Old Children’s Emotional  Development: A Systematic Review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(7). https://doi.org/10.3390/ijerph18073668

Sutikno, Y., Jazuli, M., & Utomo, U. (2024). THE EFFECTS OF SINGING ACTIVITIES ON CHILDREN ’ S MEMORY , LEARNING MOTIVATION , AND CREATIVITY IN AN INDONESIAN KINDERGARTEN FOR PRESCHOOLERS a Putri OS EFEITOS DAS ATIVIDADES DE CANTO NA MEMÓRIA DAS CRIANÇAS , NA MOTIVAÇÃO DO APRENDIZADO E NA CRIATIVIDADE EM UM JARDIM DE INFÂNCIA INDONÉSIO PARA PRÉ-ESCOLARES. 1–24.

Wadiyo, Utomo, U., Haryono, S., & Wiyoso, J. (2021). The Children ’ s Songs Composition : A Contribution to Fill in The Absence of Children ’ s Songs in Indonesian Preschool Education. 22(3), 127–136.

Tgr Parenting Tgr Campaign Tips Parenting Bernyanyi
Komentari Tulisan