Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

LATAR BELAKANG

Senin, 12 Maret 2018 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 806 Kali

Foto: Dokumentasi Traditional Games Returns

Indonesia memiliki berbagai macam permainan tradisional di setiap daerah. Permainan tradisional tersebut misalnya engklek, ular naga, congklak, benteng, gobak sodor/galasin, gasing, dan sebagainya. Permainan tradisional sangat digemari oleh anak-anak, khususnya pada generasi 70-90an.

Memasuki tahun 2000 eksistensi permainan tradisional mulai menurun. Hal ini disebabkan oleh perubahan gaya hidup masyarakat yaitu orang tua yang mulai membiasakan anak-anaknya untuk bermain melalui gawai (gadget). Munculnya permainan-permainan menarik yang terdapat di dalam gawai semakin mengurangi keinginan anak-anak Indonesia untuk bermain permainan tradisional bersama teman-temannya, terutama anak-anak yang tinggal di kota besar seperti Jakarta.

Fakta tentang banyaknya anak-anak yang sangat menggandrungi gawai saat ini juga diperkuat oleh hasil riset. Banyak orang tua mengeluh karena anak-anaknya kecanduan permainan-permainan modern (ceritanet.com). Sebanyak 70 persen anak-anak di Asia Tenggara lebih suka menghabiskan waktu luang untuk bermain games di perangkat mobile daripada bermain permainan tradisional (techno.id).

Kondisi yang sangat mengkhawatirkan dari dampak anak-anak kecanduan gawai inilah yang mendorong Traditional Games Returns (TGR) Community untuk mengajak anak-anak melestarikan kembali permainan-permainan tradisional yang sudah mulai dilupakan. Mengusung slogan "Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!", dimaksudkan agar anak-anak lebih dapat akrab dengan teman sebaya untuk menumbuhkan jiwa sosial daripada menjadi individualis hanya karena bermain gawai.

Komentari Tulisan