Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

Permainan Tradisional dengan Suasana Ruang Kelas! All You Can Play Eps. 2 Rayakan Hari Pendidikan Nasional 2026

Selasa, 26 Mei 2026 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 8 Kali

Halo Sobat TGR! 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), sebuah upaya penghormatan masyarakat Indonesia atas jasa Bapak Pendidikan Nasional yaitu Ki Hadjar Dewantara. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menghayati momentum Hardiknas, misalnya belajar sepanjang hayat dan semangat menebarkan banyak ilmu pengetahuan kepada sesama. Hal ini juga yang coba dihadirkan oleh Traditional Games Returns (TGR) melalui program barunya yaitu "All You Can Play" yang memasuki episode kedua.

Potret Peserta AYCP Eps 2

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Berbeda dari episode sebelumnya yang merayakan Hari Kartini pada bulan April 2026, kali ini pada hari Minggu, 3 Mei 2026 tim TGR membuka kembali kesempatan bermain bersama gratis yang berlokasi di RPTRA Duren Sawit Bersatu, Jakarta Timur. Tim TGR menghadirkan beragam permainan tradisional yang dikombinasikan dengan pelajaran di sekolah seperti olahraga, matematika, bahasa Inggris, sejarah hingga bahasa Indonesia. Sebanyak 24 peserta hadir memadati RPTRA dengan semangat merayakan Hardiknas. 

Potret Peserta AYCP Eps 2

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Peserta dibagi menjadi empat kelompok yang masing-masing beranggotakan enam orang. Mereka bersaing untuk memperoleh skor terbanyak dari seluruh rangkaian pos permainan yang dihadirkan TGR sore itu. Walau mereka tidak mengenal satu sama lain sebelumnya, tetapi terasa dekat dan sangat kompetitif loh Sobat TGR!

1. Kelas Olahraga 

Permainan pembuka sekaligus pemanasan sebelum memasuki permainan asah otak adalah di kelas olahraga. Setiap kelompok berlomba memainkan lompat karet setinggi-tingginya. Beragam cara mereka lakukan untuk bisa melompat melewati untaian karet dari tanah hingga merdeka, ada yang menggunakan jari sebagai bantuan, lompat dengan kuda-kuda yang jauh hingga koprol! Wah, sungguh sangat excited ya para peserta! 

Potret Kelas Olahraga

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

2. Kelas Matematika

Potret Peserta Mengerjakan Soal Matematika

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Setiap kelompok harus berbagi tugas untuk menyelesaikan tantangan di kelas matematika. Karena, mereka harus menyelesaikan soal penjumlahan sekaligus menumpuk patheng dudu (permainan tradisional dari kayu asimetris asal Banyuwangi). Namun, peraturannya hanya boleh dua pemain saja yang bekerjasama menyelesaikan patheng dudu, sedangkan empat orang lainnya harus menyelesaikan soal penjumlahan bertajuk "Extreme Addition" yang terinspirasi dari serial lomba cerdas cermat Clash of Champions by Ruangguru.

Contoh Soal "Extreme Addition"

(Dokumen TGR Community, 2026)

Ada pun aturan main yang diberlakukan pada kelas matematika, yaitu:

  1. Masing-masing kelompok harus menjumlahkan setiap kolom angka secara tepat dan cepat. Misalnya kolom A1 dijawab dengan cara menjumlahkan semua angka yang terdapat di dalamnya, sehingga jawabannya adalah 49. 
  2. Apabila masing-masing kelompok sudah menjawab 1 bagian grid, berikan jawaban tersebut ke juri dengan melewati tantangan patheng dudu terlebih dahulu.
  3. Apabila satu tabel sudah dijawab oleh salah satu kelompok, kelompok lain tidak boleh menjawabnya lagi.
  4. Setiap kelompok yang menjawab dengan benar akan mendapatkan poin sesuai tingkat kesulitan soal. 

Potret Kelas Matematika

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

3. Kelas Bahasa Inggris 

Beranjak dari kelas matematika yang menguji kemampuan berhitung, sekarang para peserta diajak untuk bermain spelling bee yaitu mengeja sebuah kata berbahasa inggris. Namun, tetap ada tantangan permainan tradisional yang harus dilewati sebelum mengeja, yaitu estafet sarung. Tiga orang dari anggota kelompok bergandengan tangan untuk mengoper sarung, kemudian tiga orang lainnya bersiap untuk mengeja jawaban setelah fasilitator mengangkat bendera (tanda bahwa estafet sarung telah berhasil dilewati).

Potret Permainan Estafet Sarung

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Permainan terus berlanjut sampai 10 soal dibacakan, dimulai dari kata yang memiliki huruf sangat sedikit sampai kata-kata sulit dengan lebih dari 10 huruf. Misalnya pemain harus mengeja kata "drink", "effective", "refrigerator" dan lainnya. Tawa pun pecah, karena mereka harus fokus mengucapkan huruf secara bergantian sambil jongkok dan berdiri. Selain itu, ternyata permainan ini cukup menantang karena membutuhkan konsentrasi tinggi agar tidak keliru. 

Potret Permainan Spelling Bee

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

4. Kelas Sosial Bersejarah 

Kali ini, giliran kemampuan mengingat peserta yang diuji! Bagaimana tidak, mereka harus menghafal tiga isi papan informasi berbeda terkait Hardiknas. Panitia menyediakan poster 40 hal yang berkaitan dengan permainan tradisional, 9 informasi tokoh Hardiknas (lengkap dengan nama, tanggal lahir, tahun wafat serta hal yang dibangun semasa hidupnya) dan juga cerita di balik Hardiknas. Wah, peserta auto pusing sih dengan tantangan ini! 

Potret Keseruan Kelas Sosial Sejarah

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Para peserta ditantang untuk membagi tugas antar anggotanya agar mampu menghafalkan semua informasi tanpa keliru. Fasilitator memberikan waktu menghafal selama lima menit, kemudian segera mengambil poster setelah waktu habis. Lalu, langkah untuk mengumpulkan poin adalah dengan menjawab soal rebutan yang diberikan oleh host dengan tepat dan benar. Ternyata, masih ada yang keliru untuk mengingat tanggal dan tahun penting loh sobat TGR! Seru banget ya!

5. Kelas Bahasa Indonesia 

Tibalah peserta di kelas terakhir yaitu mengenal bahasa Indonesia lebih dalam. Tantangan yang diberikan diadopsi dari trend TikTok yaitu menyebutkan sebanyak mungkin kata dengan dua huruf akhiran yang sama. Misalnya ketika host menyebut kata "gasing" maka para peserta harus sesegera mungkin menulis kata lain yang berakhiran "ng", misalnya "bingung", "Lampung", "lambang" dan lainnya. Kata-kata yang ditulis dengan benar akan mendapatkan poin. 

Potret Keseruan Kelas Bahasa Indonesia

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Eits, tetapi tak semudah itu, karena peserta dilarang menuliskan kata tidak baku, nama orang, kata berulang, bahasa daerah, bahasa asing dan juga kata-kata yang belum dimuat dalam KBBI. Setelah mereka berhasil menulis sebanyak mungkin kata-kata tersebut di sticky notes, sebelum mengirim jawaban kepada host, peserta harus menyelesaikan tantangan memasukkan paku ke dalam botol. Nah, seru-seru susah kan! 

Potret Keseruan Memindahkan Paku ke Botol

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Apa Kata Peserta?

Tim TGR sangat senang karena melihat banyak senyum dan tawa dari para peserta yang hadir. Selain itu, mereka tampak kompak walau dengan pertemuan yang terhitung singkat ini. Mereka juga mengungkapkan beragam ekspresi dan perasaan mereka sebagai berikut:

Potret Foto Bersama Kelompok

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Apa hal paling berkesan dan menyenangkan yang Sobat TGR rasakan selama kegiatan berlangsung? 

"Lupa waktu karena asiyk bermain, ternyata sebahagia itu bermain dengan mengingat masa kecil", ujar Indah dari Bekasi.

"Semua hal yang di lakuin tu berkesan banget sih jujur, mulai dari kayak main games sampai chemistry satu tim. Hal yang paling berkesan pas main pengejaan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia alasannya karena kita benar-benar kerja sama satu tim tu pas di match itu jadi lebih kerasa bareng-barengnya", ungkap Inggit dari Jakarta Timur.

Permainan tradisional apa yang paling Sobat TGR nikmati?

"Patheng dudu karena itu paling menantang untuk saya dan juga seru. Ternyata perlu adanya strategi dalam menyusun patheng dudu tersebut jadi perlu perhatian yang tinggi. Saya juga baru pertama tahu ada permainan patheng dudu!", cerita Zhilfa dari Depok. 

"Sarung, karena itu seru dengan cepat-cepatan agar bisa menjawab tapi ternyata kelompok saya selalu cepat pertama tapi jawabannya selalu salah hehehe tapi keseruannya ada di cepat sarungnya jadi sangat nikmati!, pungkas Fitri dari Jakarta Selatan.

Bagaimana pengalaman Sobat TGR berinteraksi dengan fasilitator TGR dan bermain bersama dalam kegiatan ini? 

"Seru banget! Fasilitatornya juga baik banget, asyik terus nggak bikin kaku gitu, dari awal udah nyaman buat ikut kegiatan. Mereka juga jelas banget pas jelasin aturan main, jadi ngga bikin bingung", jelas Andini dari Jakarta Timur.

" Saya terharu sebenarnya mengikuti kegiatan ini sangat-sangat memorable buat saya, terimakasih untuk fasilitator TGR yang sudah menjadi wadah untuk kita kembali mengenai masa-masa seru itu lagi", ucap Erina dari Bekasi. 

Menurut Sobat TGR, apa yang membuat kegiatan ini menarik atau berbeda dari kegiatan lainnya?

"Sebenarnya aku sudah punya pengalaman lumayan banyak selama tiga tahun volunteer-an, dan ini terseru sih (walaupun beda dari volunteer ya), maybe karena kita disini jadi peserta, jadi ya apa adanya aja gitu, kita fokus ke diri kita aja, dan lebih membangun hubungan sesama peserta lain, karena harus bekerja sama!" tegas Dede dari Bekasi. 

"Karena biasaanya kegiatannya itu untuk anak-anak tetapi di TGR ini malah kita yang menjadi pesertanya dan itu sangat amat seru!" tutup Nadia dari Jakarta Timur. 

Potret Foto Bersama

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Wah ternyata semua peserta dengan hangat menyambut program All You Can Play ya Sobat TGR! Untuk sobat TGR yang belum sempat bergabung dalam program ini dan ingin juga ikut serta, pantau pembukaan pesertanya setiap bulan di instagram @tgrcampaign dan @aycplay ya!

Journalist & Writer: Aghnina Wahdini

Editor/QC/Publisher: Putri Aulia Zulfa

Graphic Designer: Shafiyya

Komentari Tulisan