Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

Permainan Tradisional untuk Mengasah Kecerdasan Linguistik

Jum'at, 22 Mei 2020 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 84 Kali

Halo Ayah dan Bunda!

Apakah Ayah dan Bunda tahu kalau politisi, jurnalis dan editor majalah adalah contoh pekerjaan yang memerlukan kecerdasan linguistik? Menurut Dr Howard Gardner (2012), seorang peneliti dan profesor pendidikan di Harvard University, terdapat delapan jenis inteligensi dan kecerdasan linguistik adalah salah satunya. Seseorang dengan kecerdasan linguistik dapat berpikir dan mengekspresikan diri dalam bentuk kata-kata. Kecerdasan ini sangatlah penting, karena orang cenderung menilai orang lain dari cara mereka berbicara. Kemampuan berbicara adalah salah satu aspek penting untuk membentuk kesan pertama.

(Dokumentasi TGR Community, 2019)

 

Nah, permainan tradisional bisa menjadi media untuk mengasah kecerdasan linguistik anak. Terdapat beberapa permainan tradisional yang tentunya seru sekaligus memberikan manfaat baik untuk mengasah kecerdasan linguistik. Permainan apa sajakah itu?

  1. Permainan Tebak Nama

Permainan ini tentunya tidak asing bagi Ayah dan Bunda. Pada dasarnya, cara bermain yang mudah dan bisa dilakukan di mana saja menjadikan permainan ini sangat populer. Menurut Rohmawati (2017), permainan tebak nama dapat meningkatkan kemampuan linguistik hingga 50 persen apabila dimainkan secara rutin. Cara menerapkan permainan ini juga sangat mudah, Ayah dan Bunda hanya perlu menanyakan nama sebuah benda dan mengajak buah hati untuk menebak. Untuk meningkatkan rasa kompetitif, Ayah dan Bunda dapat memberikan hadiah jika anak dapat menebak dengan benar.  

(Dokumentasi TGR Community, 2020)

 

  1. Permainan ABC Lima Dasar

Permainan ABC Lima Dasar membutuhkan minimal dua orang pemain. Setiap pemain akan menunjukan jari mereka sesuai dengan jumlah yang mereka kehendaki. Kemudian, berdasarkan jumlah jari tersebut akan didapatkan sebuah huruf yang nantinya akan menjadi huruf depan dari kata-kata yang harus diucapkan para pemain. Contohnya, apabila terdapat total 5 jari yang dikeluarkan, dihitung dari abjad pertama maka pemain harus dapat menyebutkan kata dengan huruf depan E. Karena setiap pemain harus memikirkan kata apa yang harus diucapkan, permainan ini pun mengasah kecerdasan linguistik.

(Dokumentasi Shoimah via Kompasiana.com, diakses 22 Mei 2020)

 

  1. Permainan Teka Teki Silang

Permainan teka teki silang tentunya juga tidak kalah populer dibandingkan dengan kedua permainan yang sudah disebutkan sebelumnya. Cara bermainnya pun sangat mudah, hanya dengan mengisi kotak-kotak kosong sesuai dengan kata kunci yang tersedia. Hanya saja, anak-anak mungkin akan membutuhkan bantuan orang tua untuk memainkannya, sehingga permainan ini akan lebih baik bila dimainkan bersama-sama. Penting juga untuk memilih tingkat kesulitan teka-teki silang yang akan dimainkan, sehingga permainan menjadi lebih menantang dan efisien.

Nah, sekarang Ayah dan Bunda sudah mengetahui permainan apa saja yang bisa dipilih untuk meningkatkan kecerdasan linguistik anak. Selain menyenangkan dan menambah pengetahuan, permainan tersebut juga menciptakan waktu yang berkualitas antara anak dan orang tua. Jadi, tunggu apa lagi? Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Rumah! (Jsk/ed.SF)

 

Referensi:

Rohmawati, O. D. (2012). Peningkatan Kecerdasan Verbal Linguistik Melalui Permainan Tebak Nama Pada Kelompok B Di TK Aisyiyah Donohudan Tahun Ajaran 2011/2012 (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Gardner, H. (2012). The theory of multiple intelligences. Early Professional Development for Teachers133.

Shoimah, Lailatus. (2017). Kompasiana.com. "Reboisasi Permainan Tradisional di Era Teknologi: https://www.kompasiana.com/shoiims/58d0b00950f9fddb079c4467/reboisasi-permainan-tradisional-di-era-teknologi. Diakses 22 Mei 2020.

Tgr Parenting Linguistik Permainan Kata
Komentari Tulisan