Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

Yuk Rekreasi Bersama Keluarga dan Teman-Teman sambil Bermain Layang-Layang!

Selasa, 17 September 2019 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 774 Kali

Halo Sobat TGR!

Apakah sobat TGR pernah bermain layang-layang? Layang-layang merupakan permainan tradisional yang terbuat dari kerangka bambu yang dibalut dengan kertas tipis. Layang-layang dilengkapi dengan benang nilon yang berfungsi untuk menerbangkan dan mengontrol gerak layang-layang di udara. Permainan ini bertumpu pada kekuatan angin dengan mempertimbangkan berat, stabilitas, dan keseimbangan aerodynamic sebuah layang-layang.

(Dokumentasi TGR Campaign, 2019)

 

 

Layang-layang telah ada di Indonesia sejak periode Mesolitikum yaitu sekitar 9.000-9.500 masehi. Hal ini diperkirakan berdasarkan penemuan lukisan layang-layang di gua yang terdapat di Sulawesi Tenggara. Bahkan menurut peneliti layang-layang Wolfman Bieck dalam artikelnya yang berjudul The First Kiteman (2009), Indonesia merupakan negara asal permainan layang-layang. Permainan layang-layang telah tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Di Jawa Barat layang-layang disebut dengan langlayangan, di Betawi disebut dengan koang, adapun di Gorontalo disebut dengan alanggaya.

 

(Dokumentasi TGR Campaign, 2019)

 

Permainan yang dapat dimainkan oleh semua umur khususnya anak-anak ini, kaya akan nilai keTuhanan dan nilai seni. Bentuk dan motif pada layang-layang dipengaruhi oleh nilai budaya seperti kepercayaan dan budaya seni setempat. Tak heran, bentuk layang-layang yang sering ditemui di daerah tersebut berbentuk burung Garuda (Vishnu) dan naga yang berasal dari kebudayaan hindu serta Hanuman yang berasal dari kebudayaan Jawa.  Dalam kebudayaan Bali dan Jawa, festival layang-layang masuk dalam bagian dari kebudayaan yang menggambarkan hubungan manusia dengan Tuhan.

(Dokumentasi TGR Store, 2018)

 

Permainan layang-layang merupakan permainan yang sangat tepat untuk dimainkan saat rekreasi di ruang terbuka seperti lapangan, taman maupun pantai karena layang-layang mengandalkan cuaca yang cerah dengan hembusan angin yang cukup kuat untuk bisa menerbangkannya. Acara rekreasi bersama keluarga dan teman-teman di luar rumah pun akan menjadi agenda yang seru dan tidak membosankan dengan bermain layang-layang.

(Dokumentasi TGR Campaign, 2019)

 

Bermain layang-layang sangat bermanfaat bagi anak bahkan sejak saat proses membuat layang layang. Pada proses awal, layang-layang dapat meningkatkan kreatifitas anak untuk membuat permainannya sendiri dan bangga akan hasil karyanya sendiri. Anak-anak dapat membuat layang-layang dengan bentuk yang disukainya dan menggambar di atas kertas layang-layang untuk membuatnya layang-layang lebih berwarna dan menarik. Pada saat bermain, layang-layang bermanfaat untuk melatih konsentrasi dan menyalurkan gerak anak lebih aktif di luar rumah.

(Dokumentasi TGR Campaign, 2019)

 

Aktivitas anak di luar rumah seperti taman atau pantai sambil bermain layang-layang bersama keluarga atau teman-temannya dapat membuat anak mengenal kondisi alam terbuka dan dapat menjauhkannya dari bahaya sinar biru pada gawai karena aktivitas bermain di luar rumah. Yuk rekreasi bersama keluarga dan teman-teman sambil bermain layang-layang!

 

Sobat TGR bisa mendapatkan permainan layang-layang di TGR Store kami. Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar! (KRN/ed.AW)

 

Referensi:

Principles of flight: Kites Grades K-4. National aeronautics and space administration.

The first kiteman - proof bu a prehistoric cave-painting in Indonesia (2002) by Mong Hie & Wolfgang Bieck.

Komentari Tulisan