Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

Menerbangkan Harapan Melalui Permainan Tradisional: Kegiatan I CAN Bersama Novotel Bogor dan TGR

Senin, 31 Agustus 2026 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 6 Kali

Menerbangkan Harapan Melalui Permainan Tradisional: Kegiatan I CAN Bersama Novotel Bogor dan TGR

 

Halo, Sobat TGR!, Permainan tradisional kembali menjadi jembatan kebahagiaan dan pembelajaran bagi anak-anak. Kali ini, Tim Traditional Games Returns (TGR) berkolaborasi bersama Novotel Bogor dalam kegiatan I CAN yang dilaksanakan pada tanggal 29 Maret 2026 pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan menyenangkan yang bertujuan untuk membangun kepercayaan diri, kebersamaan, serta memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan harapan dan cita-cita mereka.

 

Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang dipandu oleh MC dari pihak Novotel Bogor. Seluruh peserta diajak berkumpul di tengah lapangan untuk mengikuti kegiatan pembuka yang penuh makna. Pada sesi pembukaan ini,, anak-anak diminta menuliskan harapan dan cita-cita mereka pada secarik kertas. Setelah selesai menulis, surat tersebut diikatkan pada ujung tali balon dan diterbangkan bersama-sama ke langit. Momen ini menjadi simbol harapan, impian, dan semangat anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.

 

 

Momen Menerbangkan Harapan dan Cita-Cita

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

 

 

Setelah sesi pembukaan selesai, peserta dibagi ke dalam dua area kegiatan utama yang dapat diikuti secara bergantian. Di area pertama, anak-anak mengikuti kegiatan face painting yang dipandu oleh relawan. Berbagai gambar dan warna menghiasi wajah peserta, mulai dari karakter favorit hingga motif-motif kreatif yang membuat mereka semakin percaya diri dan ceria. Suasana penuh kegembiraan terlihat ketika peserta saling menunjukkan hasil lukisan wajah mereka kepada teman-teman yang lain.

 

Di area kedua, Tim TGR mengajak peserta mengikuti berbagai permainan kelompok yang dipandu oleh Kak Nina dan para fasilitator lainnya. Kegiatan diawali dengan permainan Ular Naga Panjang sebagai sesi ice breaking untuk membangun keakraban dan semangat kebersamaan. Keseruan berlanjut melalui permainan Tangkap-Tangkapan, yang membuat peserta aktif bergerak dan berinteraksi dengan teman-teman baru.

 

Anak-anak kemudian diajak bermain Kereta dalam Lingkaran, sebuah permainan yang dipadukan dengan lagu-lagu daerah sehingga suasana menjadi semakin meriah. Tidak hanya itu, peserta juga mengikuti Games Pengelompokan Angka, di mana mereka diminta membentuk kelompok sesuai angka yang disebutkan oleh fasilitator sebagai sarana untuk saling mengenal satu sama lain. Keseruan terus berlanjut melalui Permainan Karet yang dipandu bersama oleh fasilitator dan Kak Salia, serta Permainan Bulldozer yang menguji kerja sama tim melalui aktivitas berjalan bersama di dalam plastik besar menyerupai roda bulldozer.

 

Keseruan Permainan Kelompok Bersama TGR

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

 

 

Setelah mengikuti permainan kelompok, peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil yang didampingi oleh fasilitator. Setiap fasilitator mendampingi sekitar tiga hingga empat anak untuk mengikuti berbagai permainan tradisional yang telah disiapkan. Dengan sistem rolling, peserta berpindah dari satu pos ke pos lainnya setiap 10 hingga 15 menit sehingga seluruh anak berkesempatan mencoba berbagai jenis permainan.

 

 

Pos pertama yaitu ada Permainan congklak, dimana permainan ini mengajarkan peserta mengenai strategi, ketelitian, dan kemampuan berhitung sederhana. Anak-anak terlihat antusias menyusun langkah demi langkah untuk memenangkan permainan.

 

Keseruan Permainan Congklak

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

 

 

Pada pos kedua yaitu gasing, peserta belajar memutar gasing dan memahami teknik agar gasing dapat berputar lebih lama. Banyak peserta yang terus mencoba hingga berhasil memutar gasing dengan baik.

 

Keseruan Permainan Gasing

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

 

 

Selanjutnya permainan engklek, kita diajak kembali merayakan keseruan permainan tradisional yang tak lekang oleh waktu. Sambil melompat dari satu petak ke petak lain, peserta tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga aktif melatih keseimbangan dinamis, ketangkasan, kekuatan otot kaki, serta koordinasi gerak tubuh. Tanpa perlu layar digital, engklek membuktikan bahwa bergerak bebas di ruang terbuka dan berinteraksi langsung adalah esensi bermain yang sehat, penuh tawa, dan sarat nilai kebersamaan.

 

Keseruan Permainan Engklek

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

 

 

Kemudian terakhir perrmainan ular tangga, permainan ini menghadirkan suasana santai namun tetap penuh keseruan. Anak-anak saling menyemangati ketika bermain dan belajar menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sportivitas.

 

Keseruan Permainan Ular Tangga

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

 

 

Melalui berbagai permainan tersebut, anak-anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar mengenai nilai kerja sama, sportivitas, komunikasi, dan pentingnya melestarikan budaya melalui permainan tradisional. Setelah seluruh rangkaian permainan selesai, MC dari pihak Novotel kembali mengumpulkan seluruh peserta untuk mengikuti sesi penutupan.

 

Kegiatan diawali dengan sesi Kesan dan Pesan, di mana peserta diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman, cerita, serta permainan favorit mereka selama mengikuti kegiatan I CAN. Banyak peserta yang dengan antusias maju ke depan untuk menceritakan keseruan yang mereka rasakan. Sebagai bentuk apresiasi, peserta yang berani berbagi cerita mendapatkan hadiah berupa berbagai mainan dari pihak Novotel Bogor.

 

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara peserta, fasilitator, panitia, dan seluruh pihak yang terlibat sebagai simbol kebersamaan dan kenang-kenangan atas hari yang penuh kebahagiaan.

 

Potret Kebersamaan Kegiatan I CAN

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

 

KATA MEREKA TENTANG TGR x I CAN NOVOTEL BOGOR ????✨

 

Kemeriahan kolaborasi TGR di acara I CAN (Indonesia Club Anak Nusantara) di Novotel Bogor kemarin disampaikan kembali melalui kesan dan pesan baik dari pihak panitia maupun peserta. Yuk!, kita dengar cerita dan kesan-pesan dari kakak panitia dan salah satu teman cilik kita yang ikutan main kemarin!

 

????????‍???? Kak Dev (Marcom Novotel Bogor & Panitia I CAN)

"Seru banget! Banyak anak kecil yang nyaman dan penasaran sekali waktu tim TGR mulai mengenalkan permainan tradisional. Mereka sangat excited buat cari tahu cara mainnya. Menurutku ini inovasi yang bagus banget ya, jadi kita bisa mengenalkan kembali game tradisional ke anak-anak zaman sekarang yang biasanya sudah mulai kecanduan gadget dan teknologi."

 

???????? Jacob (Peserta - 9 Tahun)

"Perasaan aku senang banget! Biasanya di rumah aku cuma main gadget, tapi di sini aku bisa main aktif dan bergerak. Paling suka main lompat tali sama bulldozer karena seru dan bisa dapat teman baru juga. Aku kasih nilai 9 dari 10 buat hari ini!"

Senang sekali rasanya melihat tawa dan antusiasme Sobat TGR sekalian dalam melestarikan warisan budaya kita. Melalui permainan tradisional, kita tidak hanya bergerak aktif dan sehat, tapi juga belajar bersosialisasi serta melepaskan diri sejenak dari layar gadget.

 

Melalui kegiatan I CAN, Novotel Bogor dan TGR berharap dapat terus menghadirkan ruang bermain yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak-anak. Sebab, melalui permainan tradisional, anak-anak tidak hanya memperoleh kebahagiaan, tetapi juga belajar nilai-nilai kehidupan yang akan bermanfaat bagi masa depan mereka. Lupakan Gadget-mu, Ayo Main di Luar!

 

Writer : Glen Christhover Aprilano

Editor : Samuel Wangsa

Graphic Designer : Nurul

QC/Publisher : Samuel Wangsa

 

Komentari Tulisan