Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

Lima Manfaat Permainan Tradisional Engklek

Rabu, 30 Oktober 2019 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 105 Kali

Halo Ayah dan Bunda!

Ayah dan Bunda mengenal permainan tradisional yang satu ini, kan? Permainan tradisional engklek memang sangat populer dan sering dimainkan sejak dahulu hingga saat ini. Bermodalkan kapur dan jalan beraspal, anak dapat memainkannya bersama dengan teman-teman yang lain. Sebutan engklek di Indonesia sangat beragam, ada yang menyebutnya dampu, sunda mandaingklingdende, serta beberapa sebutan unik lainnya. Bentuk petak bermain engklek pun bermacam-macam pula, tergantung kesepakatan pemainnya. Namun, apakah Ayah dan Bunda tahu bahwa permainan tradisional engklek memiliki beberapa manfaat bagi perkembangan anak? Nah, berikut tim TGR sudah merangkum beberapa manfaat dari permainan tradisional engklek. Yuk simak!

(Dokumentasi TGR Campaign, 2019)

 

  1. Pengenalan matematika

Sitohang (2018) melakukan penelitian engklek pada anak di taman kanak-kanak (TK). Hasilnya, permainan tradisional engklek dapat menjadi sarana untuk mengenalkan konsep matematika. Contohnya, ketika memainkan engklek, anak akan melompat sesuai dengan jumlah gaco. Kemudian, anak juga dapat belajar untuk membedakan ukuran, seperti ukuran kotak yang kecil ataupun yang besar. Selain itu, mereka juga dapat membedakan bentuk-bentuk yang ada di arena permainan engklek, seperti kotak, persegi panjang, trapesium atau setengah lingkaran.

  1. Mengasah kemampuan motorik anak

Rochmani (2016) melakukan penelitian dengan 32 anak berusia empat hingga lima tahun. Hasilnya, ia menemukan bahwa permainan tradisional engklek dapat meningkatkan kemampuan motorik anak. Salah satu elemen yang penting dalam permainan tradisional engklek untuk mengasah kemampuan motorik anak adalah dengan meloncat. Meloncat satu kaki saja sebagai penumpu, tetapi menggunakan dua kaki pada saat pendaratan. Pada saat akan meloncat, anak akan berhati-hati agar tidak jatuh. Kemudian peran kedua tangan sangat penting sebagai penyeimbang.

(Dokumentasi TGR Campaign, 2019)

 

  1. Meningkatkan keterampilan sosial

Prantoro (2015) melakukan penelitian kepada 14 anak berusia lima hingga enam tahun dan hasilnya permainan tradisional engklek dapat meningkatkan keterampilan sosial anak. Dengan memainkan engklek, anak dapat mengembangkan keterampilan sosial, seperti interaksi, penerimaan teman sebaya, membina hubungan dengan kelompok serta mengatasi konflik dalam bermain.

  1. Mendeteksi masalah psikologis

Nah, selain memiliki manfaat untuk mengasah beberapa aspek perkembangan anak, ternyata engklek juga dapat mendeteksi masalah psikologis pada anak. Menurut Iswinarti (2017) dengan observasi, Ayah dan Bunda dapat melihat anak yang sedang kesulitan dalam penyesuaian diri, di mana kemampuan penyesuaian diri sangatlah krusial dalam permainan engklek. Sifat kurang percaya diri dan mudah tersinggung juga dapat dilihat ketika anak memainkan permainan ini, sehingga Ayah dan Bunda dapat melakukan langkah atau tindakan supaya sifat tersebut dapat segera diatasi untuk tumbuh kembang anak di kemudian hari.

(Dokumentasi TGR Campaign, 2019)

 

  1. Meningkatkan kemampuan pemecahan masalah

Penelitian oleh Iswinarti (2017) menunjukkan bahwa permainan engklek dapat mengasah kemampuan pemecahan masalah anak. Beberapa permasalahan yang harus dihadapi ketika anak memainkan permainan tradisional engklek mencakup mengambil keputusan untuk menentukan pilihan tempat untuk dilempari gaco, membuat strategi untuk memenangkan permainan, serta mencoba menyelesaikan masalah ketika terjadi konflik dengan pemain yang lain.

Nah, sekarang Ayah dan Bunda sudah mengerti kan, apa saja manfaat engklek? Dengan memainkan permainan tradisional, anak dapat merasakan manfaat positif serta turut melestarikan permainan tradisional Indonesia. Jadi tunggu apa lagi? Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar! (Jsk/ed.SF)

 

Referensi:

Iswinarti, I. (2010). Nilai-nilai terapiutik permainan tradisional engklek pada anak usia sekolah dasar. Muhammadiyah University Malang.

Sitohang, M. N. (2018). Penggunaan permainan tradisional engklek untuk pengenalan konsep matematika sederhana pada tk ridho pekan kamis. ___

Rochmani, I. U. (2016). Permainan Tradisional Engklek Berpengaruh Terhadap Perkembangan Motorik AnakA Thesis.

Prantoro, G. (2015). Pengaruh penggunaan permainan tradisional bakiak dan engklek terhadap keterampilan sosial anak usia dini. E-Jurnal Skripsi Mahasiswa TP.

Tgr Parenting Permainan Tradisional Engklek Dampu
Komentari Tulisan