Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

Permainan Tradisional dalam Kegiatan Pramuka: Rangku Alu

Minggu, 06 Desember 2020 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 256 Kali

Halo, Sobat TGR!

Apakah Sobat pernah melakukan kegiatan pramuka? Dalam kegiatan pramuka ada sesi permainannya, iya kan? Wah, pasti seru sekali ya! Pada kesempatan kali ini, kita akan memberi rekomendasi permainan tradisional yang dapat dimainkan saat kegiatan pramuka, yaitu permainan rangku alu. Simak ulasannya ya...

 (Dokumentasi TGR Community, 2018)

 

Permainan rangku alu adalah permainan tradisional khas daerah Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurut bahasa setempat, rangku artinya menghentak-hentakkan dua benda, sementara alu adalah alat tumbuk hasil tani yang terbuat dari kayu/bambu. Disebut demikian karena pemain menghentakkan alu atau tongkat untuk membuat irama. Selain itu, permainan ini juga sering disebut tari tongkat sebab gerakan saat bermain menyerupai gerakan tari. Biasanya, rangku alu dimainkan di tanah keras yang tidak berumput supaya pemain tidak mudah terpeleset. 

  

(Dokumentasi TGR Community, 2019)

 

Tahukah Sobat? Permainan ini ternyata diadopsi dari pekerjaan orang dewasa, lho! Pada malam bulan purnama, para orang tua di Manggarai melakukan pekerjaan tuk telo atau menumbuk hasil tuaian pertanian secara gotong royong. Sembari menanti orang tua selesai bekerja, anak-anak mengisi waktu dengan bermain rangku alu. Meskipun awalnya dimainkan oleh anak-anak, perlahan permainan tersebut menjadi sebuah perayaan hasil panen pertanian atau perkebunan. Masyarakat dari berbagai kalangan dan usia berkumpul untuk meramaikan permainan ini.

  

(Dokumentasi TGR Community, 2018)

 

Cara memainkan rangku alu sangat mudah lho, Sobat. Permainan ini membutuhkan dua tim, yaitu tim pemain dan tim jaga. Tim jaga terdiri atas empat orang. Mereka dibagi menjadi dua pasang dengan posisi jongkok berhadapan sambil memegangi dan menggerakkan tongkat sesuai irama yang berpola. Kemudian, permainan diawali dengan satu persatu anggota tim pemain melompat di sela-sela bambu dan menghindari jepitan. Semakin lama irama bambu dan nyanyian akan semakin cepat, sehingga pemain harus lincah dalam melompat. Jika pemain tersebut terjepit kakinya, kedua tim berganti peran.

Kegiatan pramuka identik dengan penggunaan tongkat dalam beragam jenis kegiatan, termasuk permainan rangku alu. Dengan bermain rangku alu, kita dapat memupuk kebersamaan, kekompakan, dan kerja sama antar anggota tim. Yuk, kita main rangku alu! Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar! (Krn/ed.cdr,SF)

 

Referensi

Baptista, Yohanes. (2018). Memoria Generasi Rangkuk Alu dan Generasi Horus Berserta Tatangan Pewarisannya. Jurnal Academia no 1 vol 3.

Ahmad, Rizki Ramadhan Nur. (2017). Game adaptasi Rangku Alu berbasis Android. skripsi. Medan: Universitas Sumatera Utara.

___. (2019). Bermain Rangku Alu Melatih Konsentrasi. Portal Informasi Indonesia. https://indonesia.go.id/ragam/seni/kebudayaan/bermain-rangku-alu-melatih-konsentrasi. Diakses tanggal 29 November 2020.

Permainan Tradisional Rangku Alu Pramuka
Komentari Tulisan