Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

Sumput Bata, Permainan Tradisional Khas Bandar Lampung

Minggu, 17 Mei 2020 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 1273 Kali

Halo, Sobat TGR!

Setelah beberapa waktu yang lalu kita berkenalan dengan pidak, permainan tradisional yang berasal dari Lampung Utara, kali ini kita akan berkenalan dengan permainan tradisional dari kota Bandar Lampung, yaitu sumput bata. Penasaran dengan permainan yang satu ini?

Sumput bata adalah permainan tradisional yang biasa dimainkan oleh anak-anak di daerah Bandar Lampung. Sebenarnya, permainan ini juga ada di daerah lain di Indonesia. Seperti misalnya di Jawa Barat, permainan ini dikenal dengan nama bancakan atau ucing bendrong. Permainan ini mempunyai aturan yang hampir sama dengan permainan petak umpet, hanya saja permainan sumput bata ini menggunakan tumpukan bata sebagai media bermainnya.

Cara melakukan permainan ini adalah dengan menumpuk 8-12 batu bata secara bertumpuk (vertikal), kemudian para pemain melakukan pengundian untuk mengurutkan pemain saat melempar. Biasanya, pengundian tersebut dilakukan dengan cara hompimpah, setelah itu pemain berjejer sesuai urutan dengan jarak yang disepakati bersama.

(Dokumentasi Cendananews.com, diakses 17 Mei 2020)

 

Setelah itu, satu persatu pemain melemparkan batu bata ke arah tumpukan tadi, bila pemain dengan urutan melempar pertama berhasil meruntuhkan batu bata, maka pemain urutan kedua menjadi yang jaga. Pemain jaga harus cepat-cepat menyusun tumpukan bata yang runtuh tadi sementara pemain lain berlari untuk bersembunyi. Setelah tumpukan batu bata tersusun, pemain jaga harus segera meninggalkan tumpukan bata dan mencari teman-temannya yang bersembunyi.

(Dokumentasi silontong.com, diakses 17 Mei 2020)

                                           

Saat mencari teman-teman lainnya yang bersembunyi, pemain jaga tidak boleh lengah dan harus tetap memperhatikan tumpukan batanya. Sebab bila pemain jaga lengah, tumpukan bata bisa saja dihancurkan lagi oleh pemain lainnya yang sedang bersembunyi dan berusaha merubuhkan tumpukan bata itu. Jika hal ini terjadi, maka permainan akan berulang lagi dengan pemain jaga yang sama.

Di sisi lain, apabila pemain jaga menemukan tempat persembunyian teman lainnya, ia harus segera meneriakkan nama pemain yang ditemukan sambil bergegas menyentuh tumpukan batu bata teratas. Jika pemain jaga berhasil, maka pemain jaga pada permainan selanjutnya adalah anak yang ditemukan dari persembunyian dan disebutkan namanya itu.

(Dokumentasi Esa Balqies, diakses pada 17 Mei 2020) 

 

Permainan ini mudah dimainkan dan sangat digemari oleh anak-anak. Selain karena alat bermain yang mudah ditemukan, sumput bata yang bisa dimainkan oleh pemain berjumlah banyak ini juga membuat suasana bermain menjadi lebih menyenangkan bagi anak-anak. Selain itu, dalam permainan sumput bata juga akan melatih karakter positif seperti tanggung jawab, keteilitian, kewaspadaan dan kesabaran dalam diri anak.

Jadi, Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar! (Nit/ed.SF)

 

Referensi:

_____. (2018). Prosiding Seminar Nasional: Pendidikan Karakter & Industri Kreatif dalam Perspektif Seni Budaya Di Era Industri 4.0. Bandung: Institut Seni Budaya Indonesia.

Dzulfikri, M. Adli. (2020). Galamedia News. Manfaat Permainan Tradisional: https://www.galamedianews.com/?arsip=244946&judul=manfaat-permainan-tradisional. Diakses 17 Mei 2020.

Widi, Henk. (2019). Cendana News. Sumput Bola, Permainan Pengisi Waktu Luang Anak:  https://www.cendananews.com/2019/10/sumput-bola-permainan-pengisi-waktu-luang-anak.html. Diakses 17 Mei 2020.

Tata Chacha. (2018). Silontong. 22 Olahraga Dan Permainan Tradisional Jawa Barat Serta Cara Bermainnya: https://www.silontong.com/2018/10/29/olahraga-permainan-tradisional-jawa-barat/#. Diakses 17 Mei 2020.

Balqies, Esa. (2018). Permainan Tradisional Bancakan: http://balqiespuqis.blogspot.com/2018/02/permainan-tradisional-bancakan.html. Diakses 17 Mei 2020.

Permainan Tradisional Sumput Bata
Komentari Tulisan