Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

TGR Jalan-jalan ke SEA Morning Show

Sabtu, 03 April 2021 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 1668 Kali

Jakarta, 3 April 2021 - Traditional Games Returns (TGR) Community diundang pada SEA Morning Show Live. Program ini adalah salah satu acara saluran televisi SEA Today yang menyajikan berita dan informasi dalam bahasa Inggris. Dipandu oleh dua orang presenter, Shahnaz Soehartono dan Rahmalandy Sjahruddin, segmen dimulai pada pukul 07.34 WIB. Ambassador TGR Community, Mutiara Azka atau yang kerap disapa Azka/Misska, menjadi narasumber dalam program bincang-bincang ini.

 

(Dokumentasi TGR Community, 2021)

 

Segmen dibuka dengan video topik mengenai penjelasan bahwa anak-anak membutuhkan waktu bermain. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, anak lebih suka bermain dengan ponsel pintar atau gawai modern daripada bermain di luar ruangan bersama teman sebaya. Hal itulah yang mendasari terbentuknya TGR Community dengan misi utama mengajak bermain dan mengenalkan kembali permainan tradisional yang sarat manfaat.

Mengawali perbincangan, kedua presenter asyik memainkan congklak sambil bernostalgia tentang permainan tersebut. Kemudian, Azka diundang untuk bergabung dan membuka topik pembicaraan dengan motivasinya melestarikan permainan tradisional. Baginya, berkecimpung di dunia sosial membutuhkan dorongan dari hati, sekaligus memahami bahwa komunitas TGR ada untuk melakukan salah satu poin dari Konvensi Hak Anak, yakni Hak Bermain.

Perlu dipahami bahwa TGR Community bukan mengecam permainan modern, melainkan membatasi penggunaan gawai pada anak-anak. Di sisi lain, tujuan utama permainan tradisional adalah melatih interaksi sosial dan komunikasi antarpemain secara langsung.

(Dokumentasi TGR Community, 2021)

 

Perbincangan bertambah seru ketika Azka menjelaskan Tak Umpet Card Game, permainan kartu hasil inovasi TGR Team. Rahma dan Shahnaz tertarik untuk mencoba permainan tersebut dan Azka menyebarkan kartu secara terbalik di meja. Pada dasarnya, Tak Umpet adalah permainan yang melatih memori. Para pemain diajak untuk "bersembunyi" pada tempat/lokasi yang diilustrasikan pada setiap kartu.

Tantangan terbesar dalam kegiatan pengenalan permainan tradisional adalah gawai, sebab perangkat tersebut lebih memberikan permainan dengan tampilan yang menarik, animasi atau cara bermain yang sangat variatif. Namun, adakalanya gawai tersebut sangat perlu disisihkan supaya anak tidak kecanduan gawai lebih lama. Kemudian, supaya mengatasi kebosanan pada anak, perlahan-lahan permainan tradisional dapat dikenalkan sebagai alternatif hiburan sekaligus sarana edukasi yang menyenangkan.

(Dokumentasi TGR Community, 2021)

 

Di sisi lain, permainan tradisional juga mengajarkan nilai-nilai luhur atau filosofi dalam kehidupan. Azka menjelaskan salah satu contohnya adalah congklak. Terdapat tujuh lubang kecil dalam papan congklak yang bermakna tujuh hari dalam seminggu, sedangkan biji congklaknya adalah simbol kebaikan yang dapat diisikan dalam setiap lubangnya. Biji congklak itu dapat diartikan juga sebagai "uang" yang harus ditabung setiap harinya. Segmen diakhiri dengan Shahnaz yang mencoba memutar gasing Betawi diiringi tawa Rahma dan Azka. Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar! (SF)

Tgr Jalan-jalan Sea Morning Show Talkshow
Komentar
Aghnina Wahdini
Misska keren dan menginspirasi banget. Sukses terus
07 April 2021
Komentari Tulisan