Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Rumah!

Domikado, Permainan Tradisional Asal Maluku yang Populer

Rabu, 21 April 2021 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 521 Kali

Halo Sobat TGR!

Apakah kalian semua mengetahui atau mengenal permainan domikado? Permainan ini sangat populer dan sering dimainkan oleh anak-anak lho!

Permainan domikado adalah permainan tradisional yang berasal dari Maluku dan menjadi permainan yang populer di daerah Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. Permainan ini biasanya dimainkan oleh sekelompok orang yang duduk bersila membentuk lingkaran dengan tangan yang saling menyambung satu sama lain. Semakin banyak orang yang ikut, maka permainan akan menjadi semakin seru.

Di era 90-an, domikado berhasil menjadi permainan yang anak-anak gemari saat ada waktu luang baik di sekolah maupun di rumah. Selain mudah dimainkan, domikado ini juga tidak memerlukan alat apapun untuk bermain.

(Dokumentasi Aku Suka, Suka-suka Aku, 2015)

 

Cara bermain domikado: para pemain duduk dan membentuk sebuah lingkaran dengan kedua tangan bertumpuk dengan tangan teman dari samping lalu kemudian diletakkan di atas paha. Secara bersilangan, letakkan tangan kiri di bawah telapak tangan kanan pemain sebelah kiri, sedangkan tangan kanan ditempatkan di atas tangan kiri pemain yang berada di kanan. Permainan dimulai ketika semua orang menyanyikan lagu domikado sambil teman mulai menepuk melingkar dimana tangan kanan ke tangan kiri rekan sebelah kirinya.

“Do-mikado, mikado, eska... eskado, eskado, beya-beyo...

sim-sim! One, two, three, four, five, six, seven, eight, nine, ten!!!”

(Dokumentasi YouTube PekaTV, diakses 14 Februari 2021)

 

Puncak keseruan dapat dirasakan saat lagu akan berakhir. Ketika sampai pada kata “ten”, pemain yang mendapat giliran selanjutnya harus berusaha menghindar dari tepukan pemain sebelumnya. Jika terkena tepukan, maka pemain akan keluar dari barisan dan tidak dapat mengikuti putaran berikutnya. Namun bila berhasil menghindar, pemain yang berusaha menepuklah yang akan keluar dari lingkaran.

Permainan akan berlanjut dengan cara yang sama, hingga akhirnya menjadi dua orang dan permainan tersebut berubah menjadi permainan Damdamdeli. Pemain yang kalah, dapat diberikan sanksi atau hukuman sesuai permintaan sang pemenang.

Dengan bermain domikado, anak dapat melatih konsentrasi, kelincahan dan juga mempererat solidaritas serta keakraban antar teman. Jadi, mari bermain domikado bersama teman-teman dan Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Rumah! (Ste/ed.SF)

 

REFERENSI:

Anggara, Caesar. (2015). Permainan Masa Kecil Yang Kini Mulai Pudar Ditelan Zaman. Diambil kembali dari Jatik.com: https://www.jatik.com/permainan-masa-kecil-yang-kini-mulai-pudar-ditelan-zaman/. Diakses 13 Februari 2021.

Anonim. (2015). Aku Suka Domikado. Diambil kembali dari blog.unnes.ac.id: http://blog.unnes.ac.id/septian/2015/11/12/aku-suka-domikado/ . Diakses 14 Februari 2021.

PeKaTV. (2017). "Domikado Mikado Eska~ feat. Break The Limits | PK Game Show Ep 18.2." Diunggah pada 19 Desember 2017, diakses pada 14 Februari 2021. Video YouTube, 4:56, https://youtu.be/SBWxn35XyU4 

Resty. (2019). Informasi Penting Mengenai Game Legendaris Domikado. Diambil kembali dari laman: https://restymalikall.blog.institutpendidikan.ac.id/2019/11/13/informasi-penting-mengenai-game-legendaris-domikado/. Diakses 13 Februari 2021.

Domikado Permainan Tradisional
Komentari Tulisan