Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Rumah!

“Daruma-san Ga Koronda”, Main Petak Umpet ala Anak-Anak Jepang

Sabtu, 20 Nopember 2021 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 105 Kali

Halo Sobat TGR!

Selamat Hari Anak Universal! Kali ini kita akan berkenalan dengan salah satu permainan tradisional yang unik dari Negeri Sakura. Apakah Sobat mengenal permainan yang mirip dengan serial Netflix Squid Game?

Nama permainan ini adalah Daruma-san Ga Koronda (だるまさんがころんだ).  Daruma-san Ga Koronda, atau singkatnya permainan Daruma, merupakan permainan rakyat populer yang dimainkan oleh anak-anak di Jepang. Permainan ini biasanya diperagakan oleh tiga orang pemain atau lebih dengan seorang pemain menjadi penjaga pos yang disebut Oni. Pemain yang menjadi Oni adalah pemain yang kalah dalam Janken atau dalam istilah bahasa Indonesia yaitu Hompimpa.

(Ilustrasi recreation.or.jp, diakses 19 November 2021)

 

Oni bertugas untuk menangkap semua pemain yang bergerak ketika kalimat Daruma-san Ga Koronda selesai diucapkan. Di sisi lain, pemain lain harus berusaha menepuk pundak Oni dengan cara mendekatinya ketika kalimat Daruma-san Ga Koronda sedang diucapkan. Namun saat kalimat tersebut selesai diucapkan, para pemain harus berhenti dengan posisinya masing-masing.

Seorang penjaga pos dapat mengucapkan kalimat Daruma-san Ga Koronda dengan tempo yang berbeda-beda, sehingga pemain lain harus jeli untuk mendengarkan kalimat yang diucapkan tersebut agar mereka tidak menjadi tawanan Oni.

 

Sekilas permainan ini mirip dengan Petak Umpet pada umumnya yang sering dimainkan oleh anak-anak di Indonesia, namun terdapat sedikit perbedaan dari cara memainkannya. Yuk, simak cara memainkannya!

  1. Tentukan seorang pemain yang menjadi Oni yang kemudian berdiri di sebuah pohon atau pilar dengan posisi menundukkan muka. Pemain lain menggambar garis Start sekitar sejauh 10 meter dari Oni yang kemudian berbaris secara berurutan. Alternatif lainnya, Oni dapat menentukan posisi start dengan meminta peserta lain berjalan menjauh dan secara tiba-tiba Oni akan mengucapkan “stop” yang kemudian di tempat itulah menjadi posisi mulainya permainan ini.

 

(Ilustrasi web-japan.org, diakses 19 November 2021)

 

 

  1. Permainan dimulai ketika perserta melakukan sebuah loncatan melewati garis start dengan mengucapkan “Hajime no Ippo” atau artinya adalah “Langkah Pertama”.

(Ilustrasi recreation.or.jp, diakses 19 November 2021)

 

  1. Setiap pemain bergerak mendekati Oni yang sedang berjaga di pohon atau pilar ketika Oni mengucapkan Daruma-san Ga Koronda dan jangan bergerak ketika Oni berbalik badan.

(Ilustrasi recreation.or.jp, diakses 19 November 2021)

 

  1. Jika seseorang bergerak ketika Oni sedang berbalik badan, maka Oni akan memanggil namanya dan membawanya ke pos penjagaan untuk dijadikan sebagai tawanan. Oni akan menggandeng tangan pemain tersebut ketika pemain dilanjutkan kembali. Jika semua pemain telah tertangkap, maka Oni memenangkan permainan dan pemain yang pertama tertangkap menjadi Oni

(Ilustrasi recreation.or.jp, diakses 19 November 2021)

 

  1. Pemain yang tidak dilihat oleh Oni atau tidak dijadikan tawanan secara perlahan-lahan dapat mendekati Oni dan menolong rekannya yang tersandera dengan cara memutus pegangan tangan Oni sambil mengucapkan “I Cut It”.

(Ilustrasi recreation.or.jp, diakses 19 November 2021)

 

  1. Setelah tawanan telah diselamatkan, maka pemain lain akan lari sejauh mungkin dan Oni akan menghitung sampai 10 dan berteriak “Stop”. Semua pemain harus berhenti di tempatnya masing-masing dan Oni akan bertanya berapa langkah kepada pemain lain. Ketika seorang pemain menyebut 10 langkah besar, maka Oni akan berjalan sebanyak langkah tersebut dan menyentuh pemain lain untuk menjadikannya Oni. Jika tidak ada pemain yang disentuh, maka Oni sebelumnya akan berjaga kembali.

 

Permainan serupa dapat ditemui di Korea, mereka menamakan permainan ini dengan kalimat Mugunghwa kkoci pieot seumnida (무궁화 꽃이 피었습니다) yang memiliki arti "Mugunghwa telah mekar". Selain itu permainan ini juga ditemui di negara-negara Eropa, bedanya permainan ini memiliki sebutan Red Light, Green Light (Lampu merah, Lampu Hijau) di negara yang mayoritas berbahasa Inggris. Berbeda lagi di Perancis, mereka menyebutnya Un, deux, trois soleil (satu, dua, tiga, matahari) dan negara spanyol disebut dengan permainan Un, dos, tres, chocolate ingles.

Apakah Sobat tertarik mencoba permainan ini? Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar! (Caa/ed.SF)

 

Referensi:

_____. (2018). daruma san ga koronda. Diambil kembali dari Akibanation: https://www.akibanation.com/makna-boneka-daruma/daruma-san-ga-koronda/. Diakses 19 November 2021. 

_____. (2015). 全国各地、世界各国の「だるまさんがころんだ」子供のころの懐かしい遊び. Diambil kembali dari middle-edge: https://middle-edge.jp/articles/I0002679. Diakses 19 November 2021.

Desamunggu. (2018). Asiknya Bermain Daruma-san ga Koronda di Pantai Munggu. Retrieved from Desamunggu Kabupaten Badung: https://desamunggu.badungkab.go.id/berita/32308-asiknya-bermain-daruma-san-ga-koronda-di-pantai-munggu. Diakses 19 November 2021. 

Hiro, Y., & Ito, A. (2019). Realization of a Robot System That Plays “Darumasan-Ga-Koronda ” Game with Humans. Robotics, 8-55.

Nipponia. (2003). Diambil kembali dari web-japan.org: https://web-japan.org/nipponia/nipponia26/en/topic/topic01.html. Diakses 19 November 2021.

Tag, D., & Hazaki, Y. (n.d.). だるまさんが転んだ. Diambil kembali dari 公益財団法人 日本レクリエーション協会: https://recreation.or.jp/playing/item/kids/old/12.html. Diakses 19 November 2021.

Permainan Tradisional Jepang Daruma Squid Game
Komentari Tulisan