Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Rumah!

WSE LIVING WORLD ONLINE: PRESERVING INDONESIAN TRADITIONAL GAMES

Kamis, 24 Maret 2022 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 332 Kali

Halo Sobat TGR! Pada Minggu, 27 Februari 2022, TGR Community telah melakukan kolaborasi dengan WSE Community dalam webinar LEAP. TGR yang diwakili oleh Miss Traditional Games Returns, Mutiara Azka berkesempatan untuk membagikan informasi terkait permainan tradisional Indonesia dan relevansinya dengan perkembangan zaman. Uniknya, pemaparan materi ini dilakukan dengan Bahasa Inggris loh. Diawal, Mutiara Azka menjelaskan definisi permainan tradisional. Sobat TGR pasti tahukan apa itu permainan tradisional. Permainan tradisional adalah sesuatu untuk bermain atau perbuatan bermain menurut tradisi. Permainan tradisional ini dapat dimainkan dengan alat ataupun tanpa alat. 

(Dokumentasi TGR Campaign, 2022)

 

Permainan tradisional mampu menjadi bahasa yang universal, loh. Meskipun berbeda generasi, suku, bahasa, hingga negara, permainan ini dapat menyatukan kita semua. Permainan tradisional tidak hanya dapat dimainkan oleh anak-anak, tetapi juga remaja, orang dewasa, hingga orang tua. Misalnya saja, permainan congklak yang sering kita mainkan ternyata dapat ditemui di berbagai negara di seluruh dunia. Di Arab Saudi, permainan ini dikenal sebagai mancala. Permainan tradisional tidak hanya dapat berperan sebagai bahasa yang universal. Ini juga memiliki makna dan sarat akan budaya. Permainan hompimpa misalnya, lagu yang dinyanyikan pada permainan ini "hompimpa alaium gambreng" dalam bahasa sansekerta berarti "dari Tuhan kembali ke Tuhan, ayo bermain!". Lubang dalam papan congklak juga melambangkan tujuh hari dalam satu minggu yang harus diisi dengan kebaikan. 

(Dokumentasi TGR Campaign, 2022)

 

Menurut Sobat TGR, apakah permainan tradisional dapat menjadi identitas budaya Indonesia? Jawabannya adalah iya! Indonesia dikenal sebagai negara dengan keberagaman suku dan budayanya. Begitu pula dengan permainan tradisionalnya. Meskipun memiliki aturan dan cara bermain yang sama, permainan ini memiliki nama yang berbeda-beda. Selain itu, permainan tersebut pasti mendapat pengaruh dari kebudayaan setempat. Hal ini dapat dilihat dari permainan gasing. Di Betawi, gasing terbuat dari kayu ringan dengan bentuk khas Jakarta, seperti monas dan ondel-ondel. Lain hal nya dengan Betawi, di Bali gasing umumnya memiliki kayu dengan berat 400 kg.

(Dokumentasi TGR Campaign, 2022)

 

Dalam webinar ini, Miss TGR juga membahas pentingnya bermain bagi anak. Bermain dapat menjadi sarana bagi anak untuk mengenal dirinya sendiri, Tuhan, serta lingkungan. Nyatanya, permainan tradisional memiliki banyak manfaat, seperti menumbuhkan jiwa sosial dan kerja sama dalam tim, meningkatkan kemampuan berpikir, hingga melatih ketangkasan dan olah gerak. Akan tetapi, permainan tradisional semakin kehilangan eksistensinya di tengah gencarnya pengaruh teknologi modern seperti gadget. Pertumbuhan pengguna internet di kalangan anak semakin naik tiap tahunnya. Selain itu, perubahan polah asuh orang tua juga mempengaruhi popularitas permainan ini di kalangan anak-anak.

(Dokumentasi TGR Campaign, 2022)

 

Namun, jangan salah! Tradisional tidak selalu ketinggalan zaman. Menurut jejak pendapat, permainan tradisional bukan tidak disukai anak-anak, tetapi ini tidak diperkenalkan. Oleh karena itu, perkembangan teknologi menjadi sarana yang tepat untuk melestarikan permainan tradisional. Bahkan permainan tradisional menjadi salah satu solusi distraksi anak terhadap gawai. Jika Sobat TGR ingin terus mempertahankan eksistensi permainan tradisional, Sobat dapat memperkenalkannya dengan langkah sederhana seperti membuat konten kreatif yang mempromosikan permainan tradisional, memainkan permainan tradisional dengan orang terdekat, hingga bergabung menjadi relawan TGR. Bagaimana pendapat Sobat TGR terkait hal ini? Apakah Sobat TGR tertarik menjadi relawan? Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar! (NAI/ed.AAA)

Tgr Campaign Tgr Event Traditional Games Returns Permainan Traditional Miss Tgr Misska
Komentari Tulisan