Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

TGR Campaign Menggalakan Kesetaraan Gender Melalui Permainan Tradisional

Kamis, 25 April 2019 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 343 Kali

Minggu, 21 April 2019 Dalam rangka memperingati hari lahirnya pahlawan Ibu Kita Kartini, Traditional Games Returns (TGR) Campaign memperkenalkan kesetaraan gender melalui permainan Traditional. Acara ini akan dilaksanakan pada 21 April 2019, berlokasi pada RPTRA MH Thamrin, Kawasan Kenari, Senen, Jakarta Pusat. Mengusung tema “Permainan Tradisional untuk Semua”, TGR mengajak masyarakat khususnya anak-anak untuk tidak lagi mengkhawatirkan permainan apa yang sesuai dengan jenis kelamin mereka.

Ragam kegiatannya berupa pembacaan puisi Hari Kartini, Kontes Fashion Show Anak dimana pada saat anak cat walk dengan pakaian adanya sambil membawa salah satu permainan tradisional, bermain permainan tradisional yang terbagi dalam pos-pos, pameran permainan tradisiona, penampilan modern dance dari anak-anak binaan RPTRA Kebon Sirih, survei online tentang pemahaman masyarakat berdasarkan jenis kelamin yang memainkannya dan memainkan 100 gasing secara bersama-sama untuk menunjukkan bahwasanya permainan tradisional untuk semua.

Hasil survei tersebut menjadi salah satu alasan terselenggaranya kegiatan ini, dengan hasil sebagai berikut. Dari 10 permainan tradisional populer yang di survei, 2 permainan tradisional lebih cocok dimainkan oleh laki-laki dengan presentase 81% dari 984 responden menyatakan bahwa permainan kelereng merupakan permainan untuk anak laki-laki, 18% mengatakan untuk keduanya dan 1% mengatakan untuk perempuan. Selain itu, responden menyatakan bahwa permainan lompat tali merupakan permainan untuk keduanya sebanyak 58%, untuk perempuan 39% dan untuk laki-laki sebanyak 3%. Jika melihat data tersebut, terlihat bahwa masih ada pandangan masyarakat tentang permainan yang lazim hanya dimainkan oleh salah satu jenis kelamin saja.  

Menurut Citra Demi Karina selaku Advisor Komunitas TGR mengatakan,” semoga dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat tidak lagi membedakan jenis permainan tradisional kepada anak-anak. Karena penting bagi kita untuk memastikan bahwa permainan tradisional tidak terbatas bagi setiap jenis kelamin tertentu saja. Dengan begitu maka semua anak dapat belajar dari bermain permainan tradisional dan tidak kehilangan kesempatan untuk tempat anak-anak bertumbuh dan berkembang.”

“ Nilai pada permainan tradisional antara lain nilai kesetaraan, ketika anak memainkan permainan tradisional maka ada hak dan kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensinya tanpa ada pembedaan. Nilai yang kedua adalah nilai kerjasama, keduanya memainkan permainan bersama-sama dengan bahu-membahu untuk meraih kemenangan bersama. Selanjutnya nilai pengakuan, ketika anak laki-laki mengakui kemenangan atau anak perempuan tergabung dalam satu tim dan berhasil memenangkan, hal ini adalah bentuk penyetaraan gender oleh anak laki-laki. Terakhir adalah nilai toleransi, ketika sedang main secara tim dan anak perempuan merasa letih maka anak laki-laki mengambil alih untuk maju terlebih dahulu kareana tujuan dari permainan adalah menang bersama.” Citra menambahkan.

 

Citra Demi Karina

Advisor TGR Campaign

081221828253

Traditional Games Returns Tgrcampaign Permainan Traditional Lupakan Gadgetmu Ayo Main Di Luar
Komentari Tulisan