Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Rumah!

Permainan Lukah Gilo Biduk Sayak dari Sarolangun Jambi

Kamis, 14 Juli 2022 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 130 Kali

Halo Sobat TGR!

Pernahkah kalian mendengar tentang permainan tradisional Lukah Gilo? Atau, mungkin kalian pernah menyaksikan permainan ini dimainkan? Nah, untuk sobat TGR yang belum pernah mendengar tentang permainan Lukah Gilo, simak penjelasan berikut ini ya.

 

Lukah Gilo adalah permainan tradisional yang memadukan antara seni dan mistis. Permainan tradisional ini sudah dimainkan sejak ratusan tahun silam. Permainan ini tidak hanya ada di Provinsi Jambi saja, lho. Kita juga bisa menjumpai permainan ini di Riau dan Sumatra Barat. Permainan Lukah Gilo biasanya dimainkan pada momentum menyambut tamu besar seperti tokoh atau para pejabat, menyambut pengantin baru, dan/atau menghibur masyarakat yang datang ke daerah setempat.

 

Permainan Lukah Gilo akan dihidupkan oleh seorang pawang dan dipegang 2 (dua) pemain atau lebih. Permainan ini dapat dilakukan baik perempuan maupun laki-laki.  Sebelum pertunjukan dimulai, pemain mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan. Nah, peralatan tersebut adalah tempurung kelapa atau labu muda kering, rotan/kayu, kapur sirih, baju teluk belanga warna hitam, dan selendang. 

 

(Dokumentasi Arman via Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2019)

 

Kayu atau rotan dianyam membentuk lukah (alat tradisional untuk mencari ikan). Lukah disambungkan dengan tempurung kelapa atau labu muda kering yang sudah dihias menggunakan kapur sirih.  Kapur sirih digunakan untuk membentuk mata, hidung, mulut, dan dahi seperti manusia. Bagian samping lukah ditambah kayu/rotan sehingga menyerupai tangan. Selanjutnya, lukah diberi selendang dan baju sehingga terbentuklah lukah yang menyerupai wanita yang berpakaian. Setelah semua peralatan siap, lukah ditegakkan di atas pangkin atau balai-balai tempat dilaksanakannya pertunjukan.

 

(Dokumentasi Halim via Tribun Sarolangun, 2019)

 

Permainan Lukah Gilo diawali dengan seorang pawang yang membaca mantra dan mengibaskan selendang perlahan-lahan ke arah lukah. Semakin lama, mantra dan kibasan selendang semakin cepat dan membuat lukah yang dipegang pemain bergerak. Lukah bergerak mengikuti irama dari mantra yang dinyanyikan dan ayunan selendang yang dikibaskan. Permainan Lukah Gilo ini diiringi dengan Biduk Sayak yang merupakan kesenian musik tradisional daerah setempat. Saat para pemain mulai kewalahan memegang lukah, permainan akan dihentikan oleh pawang.

 

Permainan Lukah Gilo ini tidak dapat dipawangi oleh sembarang orang ya, Sobat. Hanya orang-orang tertentu yang dapat menjadi pawangnya. Kalau Sobat tertarik untuk mencobanya, kalian bisa datang ke Jambi utnuk menyaksikan langsung permainan ini. Yuk kita sama-sama lestarikan permainan tradisional Indonesia. Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar! (NIT/ed. NIU)

 

Sumber Referensi:

Desmiati, Minawati, R., dan Suherni. (2014). Fenomena Pertunjukan Lukah Gilo Pada Masyarakat Sabak Auh, Siak. Bercadik: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni, Vol. 2, No. 1. Dikutip dari journal isi padangpanjang: https://journal.isi-padangpanjang.ac.id/index.php/Bercadik/article/view/38. Diakses pada 1 Juli 2022.

Halim, R. (2022). Sensasi Bermain Lukah Gilo Biduk Sayak Permainan Tradisional Masyarakat Jernih Sarolangun. Dikutip dari Tribun Sarolangun: https://jambi.tribunnews.com/2022/06/11/sensasi-bermain-lukah-gilo-biduk-sayak-permainan-tradisional-masyarakat-jernih-sarolangun?page=all. Diakses 1 Juli 2022.

Suaida, Novalinda, S., dan Erman, S. (2018). Konsep Ritual dalam Penciptaan Karya Tari Gilo Lukah. Laga-laga: Jurnal Seni Pertunjukkan, Vol.4, No.2. Dikutip dari journal isi padangpanjang: https://journal.isi-padangpanjang.ac.id/index.php/Lagalaga/article/view/429. Diakses pada 1 Juli 2022.

 

Sumber Gambar:

Arman, D. (2019). Lukah, Alat Penangkap Ikan yang Bisa Diangkap Jadi Ritual. Dikutip dari Indonesiana: http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbkepri/lukah-alat-penangkap-ikan-yang-bisa-diangkap-jadi-ritual/. Diakses 20 Juli 2022.

Chairunnisa, O. (2019). Tradisi Lukah Gilo #DaftarSB19. Dikutip dari budaya indonesia: https://budaya-indonesia.org/Tradisi-Lukah-Gilo-DaftarSB19. Diakses 22 Juli 2022.

Halim, R. (2022). Sensasi Bermain Lukah Gilo Biduk Sayak Permainan Tradisional Masyarakat Jernih Sarolangun. Dikutip dari Tribun Sarolangun: https://jambi.tribunnews.com/2022/06/11/sensasi-bermain-lukah-gilo-biduk-sayak-permainan-tradisional-masyarakat-jernih-sarolangun?page=all. Diakses 1 Juli 2022.

#permainantradisional #lukahgilo #jambi
Komentari Tulisan