Halo Sobat TGR!
Di tengah kecanggihan teknologi dan kemajuan modern sekarang ini, seringkali banyak anak-anak melupakan kekayaan budaya yang ada di sekitar kita. Namun, dibalik itu semua ada permainan tradisional yang menjadikan kekayaan budaya menjadi tidak mudah dilupakan, karena selain untuk bermain, permainan tradisional juga dapat menjadi pembelajaran gerak dasar bagi anak-anak. Bagaimana permainan tradisional menjadi kunci dalam pengembangan keterampilan gerak fundamental anak? Yuk kita bahas sebenernya apa sih gerak fundamental itu?
Menurut Burstiando & Kholis (2017), gerak fundamental merupakan salah satu gerak yang tidak terjadi secara alami melainkan terjadi dengan adanya aktivitas fisik dan olahraga yang lebih kompleks, sehingga dengan penguasaan gerak fundamental maka memungkinkan anak akan turut andil dalam melakukan setiap aktivitas jasmaninya. Jadi untuk melakukan gerakan, baik itu dasar maupun yang lebih kompleks ternyata dibutuhkan dorongan, misal saat kita melakukan permainan tradisional seperti gobak sodor tentu kita membutuhkan dorongan dari orang lain untuk bermain bersama.
Tahukah kamu? ternyata keterampilan gerak fundamental dibagi menjadi dua bagian lho Sobat TGR! Pertama, gerak lokomotor yaitu salah satu gerakan yang melibatkan seluruh anggota tubuh yang menggunakan otot-otot besar dalam melakukan gerakannya. Gerakan tersebut meliputi berjalan, berlari, melompat dan sebagainya (Bakhtiar dalam Ariyanto, 2020). Kedua, gerak objek kontrol yaitu gerakan yang melibatkan stimulus atau rangsangan dari luar yang diarahkan pada suatu objek (Hanief, 2017). Gerak objek kontrol terdiri dari beberapa gerakan yaitu melempar, memukul, menendang, menerima (menangkap), dan menggiring bola. Berdasarkan hal tersebut, aktivitas gerak yang terkandung dalam permainan tradisional dapat dimodifikasi sesuai dengan aktivitas gerak fundamental.

(Sumber gambar: pandalagi.blogspot.com)
Nah, menurut Sobat TGR permainan tradisional apa nih yang cocok dimainkan untuk mengasah keterampilan gerak fundamental anak? Ya betul sekali! Ada beberapa permainan yang cocok, pertama gobak sodor yang didalamnya membentuk gerak dasar berlari, menghindar dan menangkap. Kedua permainan benteng yang membentuk gerak dasar berlari, berjalan, menghindar, gerak memutar dan menangkap. Permainan ketiga adalah baklak yang membentuk gerak dasar berjalan, berlari dan menghindar. Namun, tentu saja itu hanya sebagian dari banyaknya permainan tradisional yang cocok dimainkan sesuai dengan gerak fundamental ya Sobat TGR!

(Dokumentasi TGR Community)
Dengan mengembalikan permainan tradisional ke dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak hanya memperkaya pengalaman anak-anak dengan kegembiraan bermain, tetapi juga memberikan fondasi yang kuat untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka.
Yuk, dorong sahabat, kerabat dan tetangga kamu untuk mengasah keterampilan gerak dasar melalui permainan tradisional! Kira-kira Sobat TGR akan bermain permainan tradisional apa nih yang asyik dimainkan bersama? Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar! (DA/ed.RK)
Referensi:
Ariyanto, A., Triansyah, A., & Gustian, U. (2020). Penggunaan permainan tradisional untuk meningkatkan keterampilan gerak fundamental siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 16(1), 78-91.
Hanief, Y. N. (2017). Membentuk gerak dasar pada siswa sekolah dasar melalui permainan tradisional. Journal of Sportif, 1(1), 60-73.
Burstiando & Kholis. (2017). Jurnal Pembelajaran Olahraga. Jurnal Pembelajaran
Olahraga, 3 Nomor 1, 167–177.
Mitra Kolaborasi:
Copyright © 2017 - 2026 Traditional Games Returns All rights reserved.