Halo Sobat TGR! Tahukah kamu, di tengah hiruk pikuk kota Jakarta yang modern, ada permainan tradisional Betawi yang digemari anak-anak, lho! Permainan ini bernama landar lundur dan bisa kamu temukan salah satunya di daerah Tugu, Jakarta Utara. Namun, sayangnya saat ini permainan Landar Lundur tersebut semakin jarang dimainkan oleh anak-anak. Berikut ini adalah cara bermain landar lundur yang bisa dijadikan sebagai pilihan hiburan untuk anak-anak.
Permainan ini membutuhkan ketekunan, kesabaran, dan keterampilan namun tidak membutuhkan banyak tenaga lho. Setiap gerakan yang dilakukan harus tenang dan penuh kehati-hatian, meskipun kegembiraan masih tetap mewarnai suasana. Berdasarkan hal tersebut, permainan ini dianggap cocok untuk anak-anak perempuan, karena mencerminkan nilai-nilai tentang perilaku yang diharapkan dari seorang perempuan serta pesan yang tersirat dalam permainan ini.
Tidak membutuhkan peralatan khusus untuk bermain landar lundur kecuali tempat yang nyaman, misalnya halaman yang teduh. Tempat bermain yang nyaman ini akan membuat pemain lebih bebas bergerak dan tidak terhalang oleh benda-benda di sekitarnya.
Bermain landar lundur setidaknya ada tiga anak yang harus berpartisipasi. Mereka dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok jaga dan kelompok jalan. Pada tahap pertama, kelompok jaga akan duduk berhadapan dengan telapak kaki satu orang bertemu dengan tumit orang lainnya. Sementara itu, kelompok jalan akan melewati kelompok jaga dengan melangkahi mereka tepat di atas telapak kaki.
Tahap selanjutnya, kelompok jaga tetap duduk berhadapan dengan kaki selonjor dan beradu telapak kaki. Namun, salah satu anggota akan menumpangkan satu telapak kakinya di posisi paling atas. Setelah itu, kelompok jalan mulai bergerak seperti yang dilakukan pada tahap sebelumnya, yaitu dengan melangkah tepat di atas telapak kaki dari kelompok jaga.
Pada tahap ketiga, kelompok jaga tetap dalam posisi awal mereka, tetapi dengan kaki terbuka dan telapak kaki yang bersentuhan sehingga akan tersedia ruang di antara pertemuan kaki pasangan penjaga. Kelompok jalan harus melewati mereka secara diagonal dan bergantian.
Selanjutnya, kelompok jalan bertindak seolah-olah mereka duduk seperti saat buang air besar dengan pantat di antara ruang kaki tersebut. Kemudian, pantat mereka digerakkan keluar diikuti oleh kaki mereka. Tahapan permainan ini dilakukan secara bergantian.
Nah, itulah keseruan dari permainan Landar Lundur yang bisa kamu coba di rumah. Bagaimana dengan daerah kamu, Sobat TGR? Apakah masih ada permainan tradisional yang dimainkan oleh anak-anak? Yuk, kita lestarikan budaya Indonesia dengan mengenalkan permainan tradisional kepada anak-anak! Lupakan Gadget-mu, Ayo Main di Luar! (FN/ed.RN dan HRV).
Mau lihat bagaimana cara main landar-landur? Yuk lihat >>>DI SINI<<<
Bagi Sobat TGR yang tertarik untuk bekerja sama dengan kami, mulai dari menjadi pengisi acara, tenant, hingga narasumber, bisa klik tautan di sini ya, Sobat.
Referensi:
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1981). Permainan Rakyat Daerah DKI Jakarta. https://repositori.kemdikbud.go.id/29261/1/PERMAINAN%20RAKYAT%20DAERAH%20D.K.I%20JAKARTA.pdf
Oase. (2014). Landar-lundur. Budaya Indonesia. Diakses pada 16 April 2024, dari https://budaya-indonesia.org/Landar-lundur
Wahyu, R. (2024). Landar Lundur, Permainan Tradisional Betawi Tugu. Seni Budaya Betawi. Diakses pada 16 April 2024, dari https://www.senibudayabetawi.com/8813/landar-lundur-permainan-tradisional-betawi-tugu.html
Sumber Gambar:
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1981). Permainan Rakyat Daerah DKI Jakarta. https://repositori.kemdikbud.go.id/29261/1/PERMAINAN%20RAKYAT%20DAERAH%20D.K.I%20JAKARTA.pdf
Wahyu, R. (2024). Landar Lundur, Permainan Tradisional Betawi Tugu. Seni Budaya Betawi. Diakses pada 16 April 2024, dari https://www.senibudayabetawi.com/8813/landar-lundur-permainan-tradisional-betawi-tugu.html
Traditional Games Returns Permainan Traditional Landar Lundur Betawi