Halo Sobat TGR! Kalian pasti sudah tidak asing dengan permainan tarik tambang, bukan? Jika tarik tambang dimainkan dengan cara saling menarik tali untuk menentukan pemenang, namun permainan tradisional dagongan justru kebalikannya! Permainan ini justru bukannya saling menarik, namun saling mendorong.
Layaknya permainan tradisional pada umumnya, permainan dagongan sendiri memiliki asal-usul tidak diketahui secara pasti. Ada yang berpendapat bahwa permainan ini berasal dari masyarakat Minahasa, bahkan ada yang menyebutkan permainan ini berasal dari Jawa Barat yang berasal dari kata “dagong” yaitu dorong dalam bahasa Sunda. Yang jelas permainan ini seru untuk dimainkan, penasaran? Yuk simak!

Ilustrasi Permainan Tradisional Dagongan
(Sumber : https://www.suara.com/foto/2016/10/08/162449/olah-raga-tradisional-dagongan)
Permainan atau Olahraga sih?
Bermain permainan tradisional dagongan hanya perlu satu alat, yaitu bambu yang lurus dengan panjang dan besar tertentu serta dua regu yang terdiri dari lima hingga tujuh orang. Kedua regu ini saling beradu kekuatan dengan menarik bambu tersebut, seru banget gak sih sobat?
Permainan ternyata dapat dikategorikan sebagai olahraga juga lho! Bahkan dagongan menjadi salah satu cabang olahraga pada perlombaan tingkat nasional seperti FORNAS (Festival Olahraga Masyarakat Nasional) VI dan internasional seperti TAFISA World Sport for All Games yang ke tujuh di Lisbon, Portugal.

Foto Tim Putri Dagongan Jawa Timur di FORNAS VI
Bagaimana Cara Bermain Dagongan?
Permainan dagongan sendiri sebenarnya tidak memiliki patokan khusus terkait luas area yang diperlukan, namun yang pasti memerlukan area datar dan rata, oleh karena itu permainan ini sangat cocok dimainkan di outdoor terlebih lagi lapangan yang memiliki rumput. Rumput berguna untuk keselamatan dan kenyamanan pemain karena, ketika sudah pasti ada yang jatuh.
Arena permainan dagongan sebaiknya dibuat dalam bentuk persegi panjang karena dimainkan oleh dua regu dengan jumlah pemain yang banyak (lima hingga tujuh orang), kurang lebih sebagai berikut :
Selain itu, terdapat garis serang yang dibuat dengan jarak 2,5 meter dari garis tengah, digunakan sebagai batas kaki pemain paling depan. Garis serang ini ada dua, masing-masing berada di area setiap regu. Dengan demikian, arena ini memastikan permainan berlangsung seru dan teratur, memberikan ruang yang cukup bagi setiap regu untuk saling mendorong dan menunjukkan kekuatan mereka.

Gambar Lapangan Permainan Dagongan
(Sumber: Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia Kabupaten Trenggalek)
2. Persiapkan Peralatannya
Sebenarnya untuk bermain dagongan hanya membutuhkan bambu, namun jika difungsikan sebagai olahraga dan dilombakan, Sobat TGR perlu mempersiapkan berbagai alat yaitu :
Berapa Lama Dagongan Dimainkan?
Permainan ini menggunakan sistem dua kali menang (2:0) atau (2:1) interval antara sesi pertama dan kedua adalah tiga menit. Namun jika terjadi seri, waktu tenggannya sebesar lima menit.
Nah, sobat TGR sudah paham kan arena, peralatan serta berapa lama dagongan dimainkan sebagai olahraga. Sekarang sudah mulai penasaran belum bagaimana permainan ini berjalan, seseru apa sih? Simak terus yuk!
DORONG! Beginilah Jalannya Permainan Dagongan

Ilustrasi Permainan Dagongan Berjalan
(Sumber : https://www.anakbisa.com/kb/dagongan/)
Bagaimana Sobat TGR, apakah sudah merasakan bagaimana serunya permainan tradisional ini? Sobat TGR boleh banget lho mencoba permainan ini bersama keluarga atau teman-teman, seru-seruan sekaligus menjaga permainan tradisional ini agar tetap lestari. Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar! (YOL/e.d HRV)
Untuk Sobat TGR yang ingin berkolaborasi dengan kami, mulai dari menjadi pengisi acara, tenant, hingga narasumber, boleh banget nih. Cukup klik tautan di sini ya Sobat.
Referensi:
Anggita, G. M. (2019). Eksistensi permainan tradisional sebagai warisan budaya bangsa. JOSSAE (Journal of Sport Science and Education).
Asri, N., Pratiwi, E., Barikah, A., & Kasanrawali, A. (2021). Pemberdayaan Olahraga Rekreasi Melalui Permainan Tradisional Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Tradisional Kalimantan Selatan. Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan, 4(1).
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur. (2022). Cerita Tim Dagongan Jatim, Diet Turunkan Berat Badan hingga Menang Lawan Tuan Rumah. https://kominfo.jatimprov.go.id/berita/tim-dagongan-kormi-jatim-juara-umum-fornas-vi-sumatera-selatan
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur. (2022). Tim Dagongan KORMI Jatim Juara Umum FORNAS VI Sumatera Selatan.
https://kominfo.jatimprov.go.id/berita/tim-dagongan-kormi-jatim-juara-umum-fornas-vi-sumatera-selatan
Fudin, Soleh., Hariyadi, Khamim. (2019). Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia Kabupaten Trenggalek.
Mitra Kolaborasi:
Copyright © 2017 - 2026 Traditional Games Returns All rights reserved.