Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

Bingung Memilih Tayangan Ramah Anak di Bioskop? Coba Cara-Cara Ini, yuk!

Minggu, 07 Juli 2024 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 106 Kali

  Halo Sobat TGR! Bioskop menjadi salah satu tempat favorit bagi sebagian masyarakat yang hendak memanfaatkan waktu luangnya, terlebih lagi pada akhir pekan. Tak jarang, pengunjungnya pun seringkali didominasi oleh orang tua serta anak-anaknya. Namun ternyata pada realitanya informasi mengenai tayangan terkait masih minim, sehingga kerap kali memunculkan sebuah risiko-risiko bagi tumbuh kembangnya si kecil. Untuk itu, coba cara-cara ini, yuk, dalam memilih tayangan bioskop yang ramah anak:

  1. Mencari tahu cuplikan filmnya terlebih dahulu

  Pada bagian ini, Sobat TGR bisa banget, lho, memanfaatkan trailer dan teaser-teaser yang tersedia pada beberapa platform. Setelahnya, lakukanlah penilaian-penilaian seperti “apakah alur ceritanya dapat mengedukasi si kecil?”, “mengenai temanya sendiri, apakah ini relevan untuk dipahami oleh anak-anak seusianya?”, dan “karakter dalam film tersebut, layak tidak, ya, buat diteladani si kecil?

  1. Memahami gambaran ceritanya serta genre film dengan teliti

  Sobat TGR dapat mengakses informasi tersebut melalui laman resmi Lembaga Sensor Film Republik Indonesia dan pilih film yang Sobat TGR mau. Ringkasan film pun akan muncul bersamaan dengan genre serta rating usianya.

  Pertimbangkan pemakaian bahasa vulgar, penayangan adegan dewasa, serta hal serupa lain jika ingin mengajak si kecil menonton, ya. Berikutnya, kenali efek jangka pendek dan panjang apa yang akan ditimbulkan dari tontonan itu terhadap tumbuh kembang si kecil nantinya.

  1. Mengumpulkan sebanyak-banyaknya ulasan

  Ulasan tersebut bisa Sobat TGR peroleh dalam berbagai media sosial. Banyak juga, lho, content creator di Tiktok yang kerap kali memberikan penilaiannya terhadap film. Di samping itu, informasi tersebut juga bisa Sobat TGR temukan melalui suatu utas pada laman Twitter/X, Instagram, YouTube, serta artikel-artikel yang dimuat pada beberapa situs. Pastikan kembali jika film yang sedang tayang tersebut sesuai dengan usianya si kecil, ya, sobat.

  1. Memastikan rating usianya

  Sebagian orang masih sering mengesampingkan poin ini. Tayangan-tayangan dengan rating 17+ pun tak jarang dinormalisasi dengan dalih “masih diawasi orang tuanya kok”. Sebut saja pada tayangan horor yang menampilkan adegan berdarah-darah, pornografi, hingga kejahatan. Efek negatif yang diterima si kecil, ialah terletak pada jam tidurnya yang berantakan akibat mimpi buruk, rasa cemas berlebih, perilaku meniru serta agresif, hingga trauma jangka panjang.

  Di samping itu, perlu diingat kembali, ya, jika rating usia pada film juga tidak sepenuhnya menjamin tayangannya aman untuk ditonton si kecil. Jadi, Sobat TGR pastikan dulu poin 1-3 terpenuhi, ya.

(Dokumentasi TGR Community, 2024)

  Sobat TGR, anak-anak belajar dari apa yang lingkungannya perlihatkan. Mereka akan merekam segala hal yang diajarkan oleh orang dewasa di sekitarnya. Menonton film ke bioskop dapat menjadi salah satu media edukasi yang seru, lho, untuk dipraktikan kepada anak-anak, tetapi pastikan juga, ya, jika nilai-nilai yang terkandung dalam tayangan tersebut tidaklah berat untuk dipahami oleh anak seusianya. Jadi, yuk, normalisasi tontonan di bioskop sesuai usia anak! Lupakan Gadget-mu, Ayo Main Di Luar! (LB/ed.HRV)

 

  Bagi Sobat TGR yang tertarik untuk bekerja sama dengan kami, mulai dari menjadi pengisi acara, tenant, hingga narasumber, bisa klik tautan di sini ya, sobat.

 

Referensi:

Holmes, Mikayla. (2023). Expert says early exposure to horror movies ‘potentially traumatic’ for young kids. Diakses pada 12 Juni 2024, dari Fox59.com: https://fox59.com/news/national-world/expert-says-early-exposure-to-horror-movies-potentially-traumatic-for-young-kids/

Ben-Joseph, Elana Pearl. (2022). How Media Use Can Affect Kids. Diakses pada 12 Juni 2024, dari Kidshealth.org: https://kidshealth.org/en/parents/tv-affects-child.html

Situs Resmi Lembaga Sensor Film Republik Indonesia. Diakses pada 11 Juni 2024, dari Lembaga Sensor Film Republik Indonesia: https://lsf.go.id/

 

Traditional Games Returns Tgr Parenting Cara Memilih Tayangan Ramah Anak
Komentari Tulisan