Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

Kilas Balik Keseruan Bermain Permainan Tradisional di Panti Asuhan Darul Aitam

Selasa, 11 Februari 2025 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 848 Kali

  Halo, Sobat TGR! Tak terasa ya, kita sudah memasuki bulan kedua di tahun 2025. Rasanya, baru saja kemarin kita menyambut tahun baru dengan begitu meriah. 

  Meski kita belum banyak menjelajahi tahun ini, gak ada salahnya kan kalau kita throwback sejenak ke salah satu momen seru yang pernah TGR selenggarakan di tahun lalu? Salah satu momen seru tersebut berlangsung pada Sabtu, 30 November 2024 di Panti Asuhan Daarul Aitam, Jagakarsa. 

  Tim TGR bersama Voluntrip by Kitabisa mengadakan kegiatan yang menarik. Penasaran bagaimana keseruannya? Yuk, kita throwback sejenak!

  Saat pertama kali tiba di sana, kami teringat bagaimana adik-adik binaan tampak malu dan canggung dengan kehadiran kami. Namun, suasana mulai berubah begitu Tim TGR dan 12 relawan dari Voluntrip by Kitabisa, mulai berinisiatif untuk mendekati adik-adik binaan. 

  Kami memulai interaksi secara perlahan dengan mengajak adik-adik binaan untuk mengobrol seperti menanyakan nama, kelas, dan sekolah mereka. Seiring waktu berjalan, adik-adik binaan pun sudah mulai berani untuk membuka diri, berbagi cerita, dan bahkan bertanya balik kepada kami.

  Oh iya Sobat TGR, acara dimulai tepat pukul 09.00 WIB, dengan sesi ice breaking bermain cingciripit yang dipandu langsung oleh Kak Nina. Adik-adik Panti Asuhan Daarul Aitam terlihat penasaran dan antusias sehingga membuat suasana semakin meriah dan penuh semangat.

Ice Breaking Dipimpin oleh Kak Nina

(Dokumentasi TGR Community, 2024)

  Eits, tak hanya ice breaking cingciripit nih, Sobat TGR! Agar suasana semakin cair, Kak Nina pun mengajak Tim TGR, relawan Voluntrip by Kitabisa, dan adik-adik binaan untuk membentuk lingkaran besar. Wah, kira-kira mau main apa lagi, ya?

  Setelah lingkaran besar terbentuk, Kak Nina meminta dua orang dari Tim TGR membentuk gerbang. Kira-kira sudah ketebak gak kita mau main apa? Yups, kita akan bermain permainan tradisional ular naga panjang! Wiiih, kelihatannya  seru  banget ya, lihat aja nih dari dokumentasi di bawah ini! 

Ice Breaking Permainan Ular Naga

(Dokumentasi TGR Community, 2024)

Berkarya dengan Melukis Bebas di Tote Bag!

  Setelah seru-seruan dengan bermain dua permainan tradisional di sesi ice breaking, pukul 10.30 WIB Tim TGR mulai membagi adik-adik binaan ke dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok kemudian menerima tote bag kanvas putih dan cat warna air yang dibagikan kepada semua adik-adik binaan. Wah, kira-kira mau ngapain, ya?

  Ternyata, kita akan melukis di tote bag kanvas putih nih, Sobat TGR! Adik-adik binaan pun terlihat senang karena dapat berkreasi dengan bebas di tote bag yang telah diberikan. Awalnya sih, ada beberapa yang bingung mau menggambar apa, tapi Tim TGR dan relawan Voluntrip by Kitabisa langsung turun tangan memberikan ide gambar kepada adik-adik.

  Seperti yang dikatakan Kak Helmi dalam wawancaranya, “Hambatannya tuh pas lagi melukis, jadi mereka cuma gambar nama dan pantai. Tapi, begitu kita ajak ngobrol, kita bantuin deh mereka buat lukis gambar lainnya,” Ucap Kak Helmi, salah satu relawan Voluntrip by Kitabisa.

  Benar sekali yang dikatakan Kak Helmi nih, Sobat TGR! Kreativitas kadang kala tidak bisa muncul begitu saja, sehingga para relawan pun berusaha membangun interaksi agar adik-adik mau berbagi cerita sambil menggambar bersama. 

Setiap Kelompok Mulai Berkreasi dengan Melukis di Atas Tote Bag Kanvas Putih

(Dokumentasi TGR Community, 2024)

  Sekitar empat puluh menit menghabiskan waktu dengan cat air yang mulai menghiasi tangan dan tote bag kanvas putih, adik-adik binaan pun mulai mengeringkan tote bag karya mereka sambil menuju ke rangkaian acara berikutnya. Lihat deh hasil karya mereka, gemes banget kan?

Tote Bag Kanvas Putih yang Mulai Dijemur 

(Dokumentasi TGR Community, 2024)

Sesi Bermain: Mengenalkan Adik-adik Binaan pada Permainan Tradisional

  Setelah puas melukis di tote bag, suasana semakin riuh karena Tim TGR memberikan aba-aba untuk berkumpul di tengah ruangan. Kini, saat yang ditunggu-tunggu pun tiba, yaitu bermain permainan tradisional! 

  Dengan penuh antusias, adik-adik binaan mendengarkan instruksi dari Tim TGR mengenai pembagian rute pos yang harus mereka lalui. Setelah melukis, mereka terlihat tak sabar untuk mencoba berbagai permainan tradisional yang tersedia sambil bersenang-senang bersama. Berikut beberapa pos permainan yang akan mereka lalui:

  1. Pos 1: Dampu Bulan / Engklek
  2. Pos 2: Keprayan
  3. Pos 3: Kartu Petak Umpet
  4. Pos 4: Congklak
  5. Pos 5: Gasing

Sesi Permainan Tradisional bersama Adik-adik Binaan Panti Asuhan Daarul Aitam

(Dokumentasi TGR Community, 2024)

  Dengan penuh semangat, masing-masing kelompok diberi waktu tujuh menit di setiap pos untuk menikmati permainan tradisional yang banyak melibatkan aktivitas fisik. Begitu waktu habis dengan aba-aba peluit yang ditiup oleh Tim TGR, adik-adik binaan bersama relawan Voluntrip by Kitabisa sebagai kakak pembimbing, segera bergerak ke pos berikutnya menantikan permainan tradisional yang harus mereka coba mainkan.

  Tak terasa empat puluh menit telah berlalu, mau tidak mau sesi bermain harus berakhir ya Sobat. Memang, bermain permainan tradisional itu sangat seru seolah-olah tidak bisa dibatasi oleh waktu. Anyway, setelah sesi ini berakhir kita akan lanjut ke sesi berikutnya yaitu tanya jawab yang dipimpin oleh relawan Voluntrip by Kitabisa.

  Dengan penuh antusias adik-adik binaan langsung mengacungkan tangan setinggi-tingginya, bahkan ada yang sampai berdiri sebelum relawan Voluntrip by Kitabisa selesai membacakan pertanyaan. Mereka berlomba menjawab dengan semangat demi memenangkan hadiah berupa permainan tradisional. Benar-benar patut diacungi dua jempol ya semangat adik-adik ini, Sobat!

Sesi Tanya Jawab dan Pemberian Hadiah bersama Relawan Voluntrip by Kitabisa

(Dokumentasi TGR Community, 2024)

  Tak terasa, waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 WIB. Sesi tanya jawab yang heboh dan pembagian hadiah yang menggembirakan pun menjadi penutup yang sempurna untuk rangkaian kegiatan yang menyenangkan ini. 

  Eits, tapi tunggu dulu! Belum lengkap rasanya jika menutup rangkaian kegiatan ini tanpa adanya foto bersama. Semua yang hadir mulai dari adik-adik binaan, Tim TGR, dan Voluntrip by Kitabisa berkumpul dengan senyum ceria. Saatnya say cheeeese!~~

Foto bersama Adik-adik Panti Asuhan Daarul Aitam, Tim TGR, dan Voluntrip by Kitabisa

(Dokumentasi TGR Community, 2024)

  Setelah sesi foto bersama, acara dilanjutkan dengan momen perpisahan. Adik-adik binaan membentuk barisan panjang untuk berpamitan dengan Tim TGR dan relawan Voluntrip by Kitabisa. 

  Sambil berpamitan, masing-masing adik binaan menerima nasi kotak lezat sebagai bekal. Adik-adik binaan tampak senang menutup kegiatan tak hanya membawa pulang makanan tapi juga kenangan manis dari hari yang penuh kebahagiaan ini. 

 

Kata Mereka Tentang Kegiatan di Panti Asuhan Daarul Aitam

  Kegiatan ini melibatkan banyak pihak dan tentunya meninggalkan kesan manis bagi semua yang terlibat. Salah satunya relawan Voluntrip by Kitabisa yakni Kak Monique yang dengan antusias berbagi pengalamannya. 

  Sebagai kali pertama mengikuti kegiatan voluntrip yang melibatkan TGR, ia merasa begitu senang dan terinspirasi oleh kebersamaan dan semangat dalam acara ini. 

Jujur awalnya baru tau sih si acara ini, baru tau anak-anaknya kaya gimana, dan  baru tau panti asuhannya, ternyata anak-anaknya tuh seru banget. kalau yang sefasilitas ini belum pernah sih, karena kalau kita mungkin biasanya bagi makanan mungkin gitu ya. Makanya seneng juga sih adanya si voluntrip ini dan juga temen-temen dari TGR yang memfasilitasi kita dengan fasilitas ketemu sama anak-anaknya, ketemu alat mainnya juga,” Ujar Kak Monique, salah satu relawan Voluntrip by Kitabisa dengan antusias.

Momen Kak Monique Berkenalan dengan Adik Panti Asuhan Daarul Aitam

(Dokumentasi TGR Community, 2024)

  Tak hanya Kak Monique, Kak Helmi yang juga salah satu relawan Voluntrip by Kitabisa juga dengan semangat membagikan kesan dan pengalamannya mengikuti kegiatan di Panti Asuhan Daarul Aitam. Ia merasa terinspirasi melihat keceriaan anak-anak sepanjang acara. 

  Menariknya, Kak Helmi mengamati bahwa anak-anak tampak lebih antusias saat bermain permainan tradisional dibandingkan saat melukis. Ada energi yang begitu berbeda, terlihat dari wajah mereka yang berseri-seri, tawa riang terdengar, dan semangat mereka terpancar saat menikmati setiap permainan.

Kurang lebih sama sih, energinya juga kuat banget dari mereka. Jadi, kaya tadi kegiatan melukis atau mungkin bermain bersama itu sama-sama engaging banget gitu, tapi mungkin kalau tadi kan saya kebetulan cowok-cowok semua ya. Jadi agak-agak bar-bar gitu ya, jadi kadang-kadang ke mana, lari-lari, atau bahkan ketika main tadi temen-temen yang lain digangguin ketika bermain gitu ya,” ungkap Kak Helmi, salah satu relawan Voluntrip by Kitabisa. 

Kalau saya sendiri sih keseluruhan ya, jadi kaya arahnya ke pengamatan anak-anaknya nih. Jadi kaya mungkin pas melukis ada yang kurang tertarik, tetapi ketika permainan fisik yang lain mereka heboh banget,” lanjutnya.

Helmi (sebelah kiri) Foto Bersama Adik-adik Binaan setelah Melukis di Tote Bag

(Dokumentasi TGR Community, 2024)

  Menanggapi pernyataan Kak Helmi, terlihat bahwa setiap aktivitas dalam kegiatan ini memiliki daya tarik tersendiri. Melukis menawarkan momen tenang untuk mengekspresikan kreativitas, sementara permainan fisik seperti permainan tradisional justru memicu energi dan antusiasme yang meluap. 

  Nah, Sobat TGR, itulah salah satu momen throwback seluruh rangkaian kegiatan Tim TGR bersama Voluntrip by Kitabisa di Panti Asuhan Daarul Aitam, Jagakarsa. Gimana? Seru banget, kan? Kegiatan ini tidak hanya memberikan kesenangan, tetapi juga kehangatan yang membuat hati penuh sukacita. Yuk, terus ikuti keseruan kegiatan TGR lainnya! Lupakan Gadget-mu, Ayo Main di Luar! (YOL/ed. RN)

  Untuk Sobat TGR yang ingin berkolaborasi dengan kami, mulai dari menjadi pengisi acara, tenant, hingga narasumber, hubungi kami dengan klik tautan ini ya!

Journalist: Yolla Wida Yollanda

Editor: Irna

Graphics Designer: Indiana

QC/Publisher: R. Harvie R. B. R

Traditional Games Returns Tgr Care Tgr X Voluntrip By Kitabisa Panti Asuhan Daarul Aitam Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Panti Asuhan Kegiatan Kerelawanan Relawan
Komentari Tulisan