Halo Sobat TGR! - “Pasukan oren” atau biasa disebut PPSU, bertanggung jawab pada kebersihan lingkungan dan kelancaran sarana serta prasarana di kota Jakarta. Sebagian petugasnya merupakan pencari nafkah untuk keluarganya sehingga bekerja tanpa kenal lelah. Melihat hal tersebut, Tim TGR berkolaborasi dengan Voluntrip by Kitabisa untuk membantu para pejuang keluarga tersebut.
Kolaborasi tersebut dibuat dalam sebuah kegiatan bertajuk “Ngabuburit Belanja Sembako bersama Pejuang Keluarga” pada 14 Maret 2025 lalu. Kegiatan tersebut diikuti 20 peserta yang sebagian besar merupakan petugas PPSU kelurahan Cempaka Putih Timur. Selain petugas PPSU, beberapa peserta merupakan pengelola RPTRA dan warga kelurahan Cempaka Putih Timur dengan kondisi ekonomi yang terbatas.
Lebih lanjut, sebanyak delapan anggota Tim TGR dan 18 relawan Voluntrip by Kitabisa juga ikut serta dalam kegiatan kali ini. Seluruh peserta berkumpul di pasar swalayan Superindo Arandra pada pukul 16.00 WIB. Para peserta dan relawan selanjutnya diarahkan oleh salah satu anggota Tim TGR, yaitu Kak Nina untuk menemukan partner belanjanya sesuai dengan pembagiannya.

Potret Berkumpulnya Seluruh Peserta Kegiatan
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Setiap peserta beserta partner belanjanya menerima daftar belanja lewat teka-teki yang tersedia dalam sebuah lembar kerja. Lembar kerja ini memudahkan para peserta saat berbelanja. Seru juga nih berbelanja sambil memecahkan teka-teki!

Gambar Teka-teki Daftar Belanja
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Para peserta juga diperbolehkan berbelanja barang di luar daftar belanja yang dibutuhkan keluarga di rumah asalkan bukan rokok, pulsa atau kuota internet, dan produk kosmetik. Contoh barangnya adalah sembako, makanan, dan produk kebersihan. Para peserta juga dianjurkan membeli produk yang memberikan perhatian khusus pada Palestina dengan bantuan aplikasi No Thanks.
Selain daftar belanja, setiap peserta juga menerima gift card senilai Rp 200.000 untuk berbelanja. Jika total harga barang yang dibeli lebih dari Rp. 200.000, maka peserta harus menanggung selebihnya itu. Maka dari itu, Kak Nina mengingatkan pada para peserta agar menghitung harga barang dengan baik.
Apabila total harga belanjaan mendekati atau bahkan tepat di angka Rp 200.000, maka peserta dinyatakan sebagai “The Perfect Shopper” dan menerima hadiah, lho. Akan tetapi, hanya tersedia empat hadiah untuk empat peserta yang berhasil berbelanja dengan harga paling mendekati angka Rp. 200.000. Selain itu, setiap peserta juga ditantang untuk membeli barang yang mempunyai harga termurah dalam Superindo Arandra. Tantangan tersebut bernama “The Cheapest Price”. Kemampuan berhitung sangat dibutuhkan pada kegiatan ini.
Para peserta diberikan waktu sebanyak 40 menit untuk berbelanja. Ibu-ibu dan sebagian bapak-bapak peserta langsung bergegas untuk berbelanja. Akan tetapi, ada juga sebagian bapak-bapak yang bingung saat menentukan barang yang perlu dibeli. Kebingungan tersebut diduga terjadi karena kurangnya pengalaman saat berbelanja.
Oleh karena itu, para relawan membantu para peserta saat berbelanja. Para peserta beserta relawan juga begitu cermat saat berbelanja agar tidak melebihi Rp 200.000. Salah satu relawan Voluntrip by Kitabisa, yaitu Kak Resti berpendapat bahwa kegiatan berbelanja seperti ini seru dan menantang.
“Momen yang paling menarik menurutku itu karena belanjanya di-budget-in, kita harus belanja ga boleh lebih dan juga gak boleh kurang. Itu challenging banget,” kata Kak Resti.
Potret Keseruan Berbelanja
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Selain itu, para peserta berupaya agar memenangkan tantangan “The Cheapest Price”. Ada peserta yang membeli vitamin C, saus saset, jajanan anak-anak, bahkan satu buah tomat yang biasanya dibeli per kilogram. Kreatif juga ya para peserta ini!
Sesampainya di kasir, beberapa peserta ternyata berbelanja dengan harga kurang dari Rp 200.000. Akibatnya, peserta harus kembali berbelanja dan meninggalkan kasir. Sementara itu, ada juga peserta yang berbelanja dengan harga melebihi Rp200.000 sehingga menanggung kelebihannya tersebut.

Potret Peserta dan Relawan Berada di Kasir
(Dokumentasi TGR Community, 2025)

Keseruan Bang Yun Berbelanja Didampingi Tim TGR
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Para peserta senang dan bersyukur telah mengikuti kegiatan berbelanja kali ini, tak terkecuali pengelola RPTRA Beringin Bang Yun. Bang Yun begitu terbantu dengan adanya kegiatan ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Mewakili warga kelurahan Cempaka Putih Timur, Bang Yun mengucapkan terima kasih kepada Tim TGR.
“Tentunya kita sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Kita terbantu gitu dalam pemenuhan kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu kebutuhan rumah tangga. Misalnya, kita membeli beras, telur, dan minyak, dan lain-lain.”
“Kami dari para peserta, khususnya warga Cempaka Putih Timur mengucapkan terima kasih kepada relawan TGR yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat buat kita. Buat relawan TGR, selalu sukses dan makin berjaya terus,” ujar Bang Yun.
Selain menyenangkan, kegiatan ini juga seru dan menarik. Hal tersebut disampaikan oleh Kak Resti selaku relawan Voluntrip by Kitabisa. Kak Resti juga berharap agar Tim TGR mengadakan lebih banyak kegiatan seperti ini.
“Seru sih acaranya karena kita ngebantu bapak-bapak dan ibu-ibu untuk belanja kebutuhan mereka. Harapannya, project-project seperti ini bisa lebih banyak lagi terutama untuk membantu pejuang-pejuang pencari nafkah, bahkan bisa untuk adik-adik juga. Soalnya kegiatan ini menarik banget,” ujar Kak Resti.
Selesai berbelanja, seluruh peserta berangkat menuju RPTRA Beringin untuk berbuka puasa bersama. Sembari menunggu waktunya berbuka, Tim TGR mengumumkan empat pemenang “the perfect shopper” dan satu pemenang “the cheapest price”. Hadiah untuk kelima pemenang tersebut adalah dua setrika, satu blender, satu dispenser, dan satu penanak nasi.

Potret Pemenang Tantangan
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Pemenang “The Cheapest Price” merupakan peserta yang sebelumnya membeli satu buah tomat seharga Rp1.490. Peserta tersebut bernama Pak Hendi dengan partner belanjanya, yaitu Kak Fathan selaku relawan Voluntrip by Kitabisa. Pak Hendi dan Kak Fathan berhasil mengalahkan banyak peserta dalam tantangan ini, wah selamat ya Pak Hendi dan Kak Fathan!
Tim TGR pun turut senang usai mengetahui bahwa para peserta senang mengikuti kegiatan dan terbantu dalam pemenuhan kebutuhan para peserta. Harapannya, bantuan tersebut dapat menyemangati para peserta dalam berjuang untuk keluarganya. Semangat buat para pejuang keluarga dan jangan lupa untuk Lupakan Gadget-mu, Ayo Main di Luar!
Bagi Sobat TGR yang ingin berkolaborasi dengan kami, baik menjadi pengisi acara, tenant, maupun narasumber, cukup klik tautan di sini, ya!
Journalist: Henrique Carlos Guterres
Editor: Giulia Puspo Negoro
Graphic Designer: Indiana
QC/Publisher: Aghnina Wahdini
Belanja Bersama Ppsu Ppsu Jakarta Pasukan Oren Traditional Games ReturnsMitra Kolaborasi:
Copyright © 2017 - 2026 Traditional Games Returns All rights reserved.