Halo, Sobat TGR! Kalau ngomongin tentang edukasi rokok, pasti sudah sering kita dengar, bukan? Pernah nggak sih, kalian kepikiran kalau edukasi tuh nggak harus formal, melainkan bisa juga dalam bentuk yang interaktif dan menyenangkan?
Nah, pada Sabtu, 2 Agustus 2025 kemarin, Tim TGR bersama Voluntrip by Kitabisa mengadakan kegiatan edukasi seputar rokok yang dikemas dengan cara yang seru dan tidak membosankan lho, Sobat TGR! Seperti apa keseruan acaranya? Yuk, simak ulasan berikut!
Diadakan di Rumah Yatim Rawasari 2, kegiatan ini melibatkan adik-adik dari Rumah Yatim tersebut, kakak-kakak relawan Kitabisa, dan Tim TGR pastinya! Seperti biasa, sebelum memulai kegiatan, semua peserta diminta untuk berkenalan terlebih dahulu. Sesi perkenalan ini bertujuan untuk membangun keakraban di antara semua peserta agar nantinya bisa kompak dalam menaklukkan tantangan.
Setelah semua berkenalan, masuklah kita ke sesi ice breaking yang dipandu oleh Kak Nailah. Pertama-tama, peserta diminta untuk berbaris membentuk lingkaran, kemudian saling memegang pundak orang di depannya. Ice breaking ini namanya “Hujan Rintik”, dengan formasi di mana semua peserta akan berjalan mengelili ruangan sambil diiringi lagu hujan rintik dari Kak Nailah.
Tidak hanya berkeliling, para peserta juga diminta untuk mengikuti instruksi dari lagu hujan rintik yang dinyanyikan. Misalnya, saat Kak Nailah menyanyikan lirik “hujan rintik-rintik”, maka peserta harus mengetuk-ngetukkan kedua jari telunjuknya pada punggung teman yang ada di depannya. Ketika liriknya “hujan batu”, maka peserta memukul-mukul punggung temannya dengan tangan terkepal seperti palu.

Keseruan Ice Breaking
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Wah, seru sekali ya ice breaking kali ini! Selain menyenangkan, sesi ini juga bermanfaat untuk meregangkan otot punggung yang tegang lho, Sobat TGR. Setelah sesi ice breaking, adik-adik dan kakak relawan dibagi menjadi enam kelompok, masing-masing terdiri dari tiga kakak dan lima adik. Pembagian kelompok ini bertujuan agar para peserta bisa menjalin kerja sama dan kekompakan saat memecahkan misi-misi seru di sesi bermain nanti.
Nah, tibalah saatnya sesi yang dinanti-nanti, yaitu fun mission! Seperti namanya, di sesi ini setiap kelompok mempunyai misi yang berkaitan dengan rokok. Oh iya, fun mission kali ini terbagi menjadi dua ronde, masing-masing ronde akan ada tiga pos bermain dan di tiap posnya akan ada dua kelompok yang bersaing untuk meraih poin terbanyak.
Untuk meraih kemenangan, tiap kelompok harus mendapatkan poin tertinggi di setiap pos, yaitu 50 poin bagi kelompok pemenang dan 15 poin bagi yang kalah. Saatnya para peserta sudah bersiap untuk bermain dan memecahkan misi nih, Sobat TGR! Semua kelompok kemudian berpencar menuju posnya masing-masing dan memulai keseruan bersama. Let’s go!
Fun Mission Ronde 1
Di pos satu, setiap kelompok akan diajak untuk bermain ular tangga sambil membaca informasi yang tertulis pada setiap kotak yang disinggahi. Misalnya, saat melempar dadu dan mendapatkan angka empat, maka peserta harus berjalan melewati empat kotak dan di kotak tersebut, mereka harus membaca informasi yang ada. Begitu seterusnya hingga semua anggota dalam kelompok berada di tangga akhir, barulah misi dikatakan selesai. Nah, kelompok yang menyelesaikan misi terlebih dahulu akan keluar menjadi pemenangnya!
Di pos dua, para peserta akan bermain estafet hula hoop sampah rokok, di mana misinya adalah memilah sampah yang sesuai dengan kategori tempat sampah. Pada pos ini disediakan keranjang sebagai tempat sampah dengan tiga warna berbeda, yaitu warna merah untuk kategori sampah B3 (rokok, masker, dll), warna hijau untuk sampah organik (kertas dan kardus), dan warna kuning untuk sampah anorganik (plastik).
Para peserta tidak hanya diminta untuk membuang sampah begitu saja, melainkan harus berjalan menggunakan hula hoop. Caranya, setiap peserta akan bergantian berdiri di dalam lingkaran yang menarik hula hoop tersebut ke arah tempat sampah. Saat sampai di akhir lintasan, para peserta harus memasukkan sampah yang mereka bawa ke dalam tempat sampah sesuai kategorinya.

Keseruan Bermain di Pos 2
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Tidak kalah seru dengan pos sebelumnya, di pos tiga ini para peserta akan bermain permainan tradisional balogo khas Kalimantan lho, Sobat TGR! Di permainan balogo ini para peserta harus menjatuhkan balok-balok yang sudah dibuat seperti rokok dan vape menggunakan lempengan pipih yang dilempar dengan stick. Tujuannya agar peserta menolak segala jenis rokok dan memberikan mereka informasi tentang berbagai macam produk tembakau.
Pada permainan ini, setiap peserta akan diberikan tiga kali kesempatan untuk melempar sampai balok-balok rokok yang tersusun jatuh. Kelompok yang berhasil menjatuhkan balok paling banyak adalah pemenangnya.

Bermain Balogo: Tolak Setiap Jenis Tembakau
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Setelah energi terisi kembali, ronde kedua pun siap dimulai! Sama seperti ronde sebelumnya, di ronde kedua ini akan ada tiga pos bermain dan pastinya nggak kalah seru dengan pesan edukasi seputar rokok yang diselipkan. Semua peserta kembali berpencar menuju pos bermain dengan semangat yang semakin hidup dan siap untuk menuntaskan misi-misi berikutnya.
Sobat TGR pasti sudah tidak asing dengan permainan yang satu ini, yaitu engklek! Seperti bermain engklek pada umumnya, para peserta harus melempar balok kecil ke dalam kotak lalu melompat dengan satu kaki dari satu kotak ke kotak lainnya tanpa menginjak garis. Nah, bedanya, kali ini di setiap kotak tercantum beberapa informasi dan pertanyaan terkait bahaya rokok yang harus dijawab oleh para peserta.
Setiap peserta yang melempar balok ke kotak harus membaca dan menjawab pertanyaan yang tertera dengan benar agar bisa lanjut bermain. Jika para peserta dapat menjawab dengan benar, maka mereka diperbolehkan melanjutkan lompatan ke kotak berikutnya sesuai aturan bermain. Namun, jika salah, maka akan digantikan oleh peserta berikutnya.

Serunya Bermain Engklek di Pos 4
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Seperti namanya, di pos kelima ini para peserta akan bermain petak umpet yang menggunakan kartu dengan tujuan edukasi tentang kawasan tanpa rokok. Di permainan ini, masing-masing kelompok akan diberikan 20 lembar kartu yang berisi 10 gambar yang sama. Tantangannya adalah peserta harus dapat menebak kartu dengan gambar yang sama.
Dalam permainan tebak gambar tersebut, masing-masing peserta akan menebaknya secara bergiliran. Nah, kelompok yang dapat menebak dengan benar dalam waktu tercepat akan dinyatakan sebagai pemenangnya!

Kegembiraan Bermain di Pos 5
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Pos terakhir adalah cublak-cublak suweng yang dimainkan dengan cara satu orang menunduk seperti sujud, sementara yang lainnya akan duduk melingkar. Permainan dimulai dengan menyanyikan lagu cublak-cublak suweng dan satu orang bertugas memindahkan biji-biji congklak ke telapak tangan teman lainnya. Saat lagunya selesai, maka semua harus mengepalkan tangan dan biji congklak yang dipindah-pindahkan tadi harus disembunyikan.
Tugas peserta yang menunduk tadi adalah menebak di tangan siapa biji congklak tersebut disembunyikan. Tujuan dari permainan ini adalah memberikan informasi bahwa banyak jenis rokok yang disembunyikan dengan bentuk yang beragam. Wah, seru juga ya permainan ini! Selain mengasah kepekaan, ternyata juga mengandung makna tersirat yang ingin disampaikan pada para peserta.

Cublak-Cublak Suweng
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Tak terasa dua ronde games telah terlewati dengan berbagai keseruan yang ada. Semua kelompok berhasil menyelesaikan tantangan yang diberikan dengan antusiasme yang luar biasa lho, Sobat TGR! Permainan tadi tidak hanya memberikan pengalaman yang seru, tetapi juga edukasi tentang bahaya rokok dan pentingnya hidup sehat.
Selanjutnya, untuk menambah keseruan dan mengasah pengetahuan, Tim TGR mengadakan kuis berhadiah untuk para peserta. Di sesi ini, mereka akan diberikan lima pertanyaan seputar rokok yang telah dibahas di permainan sebelumnya. Ternyata sesi ini berlangsung dengan sangat meriah, di mana para peserta saling berlomba untuk menjawab pertanyaan, lho!
Akhirnya, sesi kuis berakhir dan terdapat lima pemenang yang berhasil menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan benar. Tentu saja mereka berhak untuk mendapatkan hadiah, dong! Yeay!

Potret Pembagian Hadiah Kuis
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Eits, tidak hanya sampai di sana saja lho, karena ada momen mendebarkan yang ditunggu-tunggu oleh semua peserta. Yap, apalagi kalau bukan pengumuman juara! Suasana yang tadinya meriah berubah menjadi hening. Semuanya tampak harap-harap cemas sekaligus penasaran, siapakah yang berhasil menjadi pemenang di acara hari ini.
Tenang saja, karena semua kelompok tetap mendapatkan apresiasi dari games yang mereka mainkan. Jadi, pengumuman juara akan diurutkan berdasarkan jumlah poin terkecil hingga yang terbesar. Sampai akhirnya Kak Nailah mengumumkan satu-persatu urutan juara dan juara pertama jatuh pada kelompok tiga! Raut muka peserta kembali ceria dan mereka pun bersorak-sorai.

Potret Juara
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Wah, indah sekali momen kebersamaan hari ini ya, Sobat TGR! Walaupun mendapat posisi juara berbeda, semua peserta tampak saling berbahagia satu sama lain. Hal terpenting dari kegiatan ini adalah seluruh peserta dapat merasakan kebersamaan dan semangat dengan satu sama lain. Sebuah pengalaman yang sangat berharga, ya!
Untuk menutup kegiatan hari ini, tidak lupa kita mengabadikan momen dengan berfoto bersama. Semua peserta kegiatan hari ini berkumpul membentuk formasi agar foto yang diambil tampak bagus. Dalam hitungan ketiga, semuanya say cheese!

Momen Foto Bersama
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Setelah foto bersama, adik-adik diminta untuk berbaris dengan rapi dan berjalan melingkar untuk bersalam-salaman dengan semua kakak relawan. Di momen ini, kakak relawan juga membagikan kenang-kenangan berupa peralatan sekolah kepada adik-adik, dengan harapan agar mereka giat untuk belajar di sekolah. Wah, terima kasih ya, Kakak!
Kesan dan Pesan
Akhirnya seluruh rangkaian kegiatan telah usai, mulai dari permainan seru hingga edukasi yang menyenangkan. Semoga kegiatan hari ini menjadi pengalaman yang berharga ya, bagi semuanya! Nah, sebelum benar-benar menutup acara, mari kita simak kesan dan pesan dari adik-adik dan para kakak relawan dulu, yuk!
Naufal, salah satu adik dari Rumah Yatim Rawasari 2 menyampaikan kebahagiaannya saat mengikuti rangkaian acara hari ini.
“Aku seneng banget sih kak, rasanya campur aduk gitu bisa main bareng temen-temen sama kakak-kakak cantik. Mainnya seru bisa sambil belajar, kayak tadi main petak umpet, kita disuruh cari gambar yang sama, ternyata itu kawasan tanpa rokok.” ungkapnya.
Di sisi lain, Aqilah yang juga merupakan adik dari Rumah Yatim Rawasari 2 juga turut membagikan kesan serunya saat bermain.
“Kalo aku tadi seneng banget waktu main engklek, di sana selain main, kita juga dikasih pertanyaan gitu dan harus jawab. Selain itu, main cublak-cublak suweng juga seru karena harus nebak letak bendanya di mana,” seru Aqilah senang.
Tidak hanya itu, Naufal dan Aqilah juga berharap kakak-kakak kembali datang berkunjung dan main bersama mereka lagi. “Aku mau banget kalo kakak-kakak datang kesini lagi biar bisa main bareng,” ucap Aqilah.

Wawancara Bersama Naufal dan Aqilah
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Ternyata bukan hanya adik-adik saja, lho, yang merasa terkesan dengan acara ini, tetapi kakak-kakak relawan juga! Mereka menyampaikan rasa syukur karena dapat mengikuti kegiatan yang penuh makna ini. Seperti Kak Naura, salah satu relawan dari Voluntrip by Kitabisa yang ikut mengungkapkan rasa bahagianya.
“Seneng banget ikut kegiatan ini, bisa ketemu temen baru dan adik-adik yang lucu. Di sini aku dapat pengalaman baru karena bisa seru-seruan dan belajar bareng adik-adik. Kalau di-rate sih aku kasih 10/10 untuk kegiatan ini.” ungkap Kak Naura senang.
Journalist: Rania Isra Athalla
Editor: Eva Gianina K
Graphic Designer: Dinda
QC/Publisher: Naura Ashyffa
Mitra Kolaborasi:
Copyright © 2017 - 2026 Traditional Games Returns All rights reserved.