Halo, Sobat TGR! Selamat tahun baru 2026 untuk kita semua, semoga tahun ini semakin lebih baik ya dari tahun kemarin! Anyways, mari kita throwback sebentar, pada 3 Mei 2025 lalu, TGR bersama Voluntrip by Kitabisa mengadakan kegiatan meriah di RPTRA Bahari Cilandak, lho!
Kegiatan tersebut diadakan dalam rangka merayakan Hari Pendidikan Nasional, dengan kehadiran 40 relawan dari Voluntrip by Kitabisa, 15 Tim TGR, dan 40 adik binaan RPTRA Bahari. Suasana hari itu penuh dengan tawa karena jauh lebih ramai dari kegiatan biasanya.
Penasaran seperti apa keseruan dan rangkaian kegiatan perayaan Hari Pendidikan Nasional di hari itu? Yuk, kita throwback sejenak dan lihat lagi momen-momen berkesannya! Let's go!
Ice Breaking yang Berhasil Memecah Suasana
I
Ice breaking Dipimpin Kak Nina
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Dimulai pukul 09.30 WIB, kegiatan hari itu dibuka dengan sesi ice breaking yang dipimpin oleh Kak Nina. Di awal, Kak Nina meminta seluruh peserta membuat lingkaran besar dengan formasi campuran antara adik-adik binaan, Tim TGR, dan Voluntrip by Kitabisa. Tujuannya supaya semua dapat berbaur, terutama adik-adik binaan dengan para voluntrip.
Masuk ke sesi ice breaking pertama, Kak Nina mengajak kami membuat barisan memanjang sambil menyanyikan lagu ular naga. Suasana pun perlahan mencair dan dipenuhi tawa. Setelah itu, lanjut ke ice breaking berikutnya yakni “Mingle Round and Round”.
Pada Ice breaking ini, Kak Nina akan menyebutkan sebuah kata, kemudian para peserta harus segera membentuk kelompok sesuai dengan jumlah huruf pada kata tersebut. Jadi, semua orang harus gerak cepat agar tidak ketinggalan kelompok.
Sesi ice breaking ditutup dengan permainan “Si Raja Suit”. Kelompok yang terbentuk dari permainan mingle tadi masing-masing memilih satu ketua untuk suit melawan ketua kelompok lain. Siapa pun yang kalah harus bergabung ke barisan kelompok pemenang, dan suit berlangsung terus sampai akhirnya hanya tersisa dua kelompok besar. Dari situlah lahir pemenang yang dinobatkan sebagai “Si Raja Suit”.
Wah, sesi ice breaking kali ini heboh banget ya, Sobat TGR! Apalagi peserta kegiatan kali ini seramai itu. Setelah selesai ice breaking, Kak Nina mulai memanggil nama-nama Voluntrip dan adik-adik binaan untuk pembagian kelompok selama kegiatan berlangsung.
Setiap kelompok terdiri dari empat voluntrip, lima adik binaan, dan satu anggota Tim TGR sebagai pendamping. Begitu semua terbagi dengan rapi, masing-masing kelompok langsung diarahkan oleh Tim TGR untuk menuju pos-pos permainan yang sudah disiapkan. Lanjuuuut!
Mengadu Kekompakan Kelompok Melalui Beragam Pos Permainan
Kegiatan hari itu terbagi ke dalam lima pos permainan dan setiap satu Tim TGR mendampingi dua kelompok peserta untuk berkeliling dari satu pos ke pos lainnya hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Di setiap pos, kelompok-kelompok ini akan saling battle dalam berbagai permainan seru. Karena itulah, pendampingan dari Tim TGR dibutuhkan agar kegiatan berjalan tertib dan lancar.
Menariknya, setiap kelompok membawa papan skor yang akan diakumulasikan setelah melewati seluruh pos. Sistem penilaiannya pun cukup menantang, mulai dari menang mendapat skor lima puluh, seri tiga puluh, dan kalah dua puluh lima poin, ditambah nilai kuis di setiap pos yang berisi tiga hingga lima pertanyaan.
Dari total nilai inilah nantinya akan ditentukan juara pertama hingga juara kesepuluh. Wah, setiap kelompok benar-benar harus kompak dan fokus menjalankan misinya, nih!
Adapun lima pos permainan yang disiapkan, antara lain:
Pertama, peserta diarahkan menuju pos satu yang bernama Fun Singing! Di pos ini, Kak Alisa dan Kak Sandy sudah siap menyambut dengan petikan gitar yang sudah disiapkan.
Tantangannya, tiap kelompok harus berebut menebak lagu nasional, lagu daerah, hingga lagu anak hanya dari melodi gitar yang dimainkan Kak Sandy. Terlihat adik-adik begitu fokus mencermati alunan musik, siap angkat tangan, menjawab, lalu bernyanyi bersama dengan penuh semangat.

Keseruan Adik-adik Binaan Menebak Melodi Gitar Kak Sandi di Pos Fun Singing
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Usai dari pos pertama, perjalanan berlanjut ke pos dua yakni wawasan kebangsaan yang dijaga oleh Kak Naufal dan Kak Nisa. Di sini, setiap kelompok mendapat tantangan menyusun puzzle bertema kebangsaan dalam waktu lima menit dan kelompok yang berhasil menyelesaikan puzzle paling cepat otomatis akan mendapat skor 50 poin. Selain melatih kecepatan, permainan ini juga mengasah kerja sama tim, lho!

Kekompakan Kelompok Dua dalam Menyusun Kepingan Puzzle
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Selanjutnya, peserta singgah di pos tiga yakni pos kudapan tradisional. Pada pos ini, setiap peserta menerima satu paket aneka makanan tradisional yang kemudian disantap bersama-sama sambil Kak Keenan menjelaskan sejarah di balik setiap kudapan tersebut. Wah, benar-benar komplet, ya. Sambil makan, sambil nambah wawasan!
Masih di pos yang sama, setelah menyantap kudapan tradisional, peserta diajak battle mencocokkan buah-buahan di atas kardus dengan yang ada di dalam kardus berdasarkan clue dari Kak Keenan. Setiap orang mendapat satu kesempatan mengacak posisi dan permainan ini sukses menguji kekompakan tiap kelompok.

Para Peserta Menikmati Kudapan Tradisional dan Mencocokkan Buah-Buahan di Dalam Kardus
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Beralih ke pos empat yakni pos menari tradisional. Di pos ini, Kak Kelvin dan Kak Eci sudah bersiap memberikan contoh gerakan tari kepada adik-adik binaan dan para Voluntrip. Kak Kelvin terlebih dahulu memperagakan rangkaian gerakan yang kemudian diikuti oleh masing-masing kelompok. Setelah itu, setiap kelompok diminta menampilkan tarian sesuai contoh yang diberikan. Kelompok dengan gerakan paling rapi dan kompak akan mendapatkan skor tertinggi.

Keseruan para Peserta Mengikuti Gerakan Tari bersama Kak Kelvin dan Kak Eci
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Terakhir, kegiatan dilanjutkan ke pos lima yang menghadirkan dua permainan seru yaitu pada permainan pertama, setiap tim diminta berbaris sebanyak lima orang untuk mengikuti estafet sarung. Peserta terdepan kemudian harus mengoper bola menggunakan bakiak tali kepada teman yang berada di tengah. Peserta di tengah kemudian melompat menggunakan karung sambil membawa bola tersebut untuk diletakkan ke dalam nampan yang telah disediakan.

Serangkaian Permainan Estafet di Pos Lima
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Selain itu, terdapat pula permainan estafet suit yang mana dalam permainan ini terdapat dua kelompok saling berhadapan dan mengirimkan perwakilan secara bergantian untuk melakukan suit. Peserta yang menang berhak melaju atau tetap di posisinya, sementara yang kalah harus kembali ke barisan belakang atau gugur.
Kelompok yang paling cepat mencapai garis akhir pun dinobatkan sebagai pemenang. Wah, benar-benar pertarungan yang sengit ya di pos terakhir ini!

Pertarungan Sengit Estafet Suit antara Kelompok Tiga dan Kelompok Empat
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Kuis Seru dan Pengumuman Kelompok Dengan Skor Tertinggi!
Sobat TGR, lihat kan betapa beragam dan serunya pos-pos permainan di kegiatan Hari Pendidikan Nasional ini? Namun, sebelum Kak Nina mengumumkan kelompok dengan skor tertinggi, kita pendinginan dulu yuk dengan kuis berhadiah. Pastinya, hadiah yang dibagikan adalah permainan tradisional dari TGR, asyiiiiik!
Seperti biasa, siapa yang paling cepat mengangkat tangan dan berhasil menjawab pertanyaan dengan benar berhak mendapat satu hadiah permainan tradisional. Lihat saja antusiasme adik-adik binaan RPTRA Bahari Cilandak, semangatnya benar-benar bikin suasana makin hidup, ya!

Semangat Adik-Adik Mengangkat Tangan Saat Sesi Kuis Berlangsung!
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Tim TGR mulai mengumpulkan seluruh papan nilai dan menghitung skor dari sepuluh kelompok yang telah menyelesaikan semua pos permainan. Suasana pun semakin terasa menegangkan karena semua peserta antusias menantikan hasil akhir dari rangkaian kegiatan di hari itu. Kira-kira kelompok mana ya yang berhasil meraih skor tertinggi?
Setelah proses perhitungan selesai dilakukan, tibalah saat pengumuman kelompok terkompak dengan skor tertinggi. Tak disangka, juara pertama berhasil diraih oleh Kelompok Tujuh, disusul Kelompok Lima sebagai juara kedua, dan Kelompok Sembilan di posisi ketiga. Waaah, keren-keren banget ya usaha dan kekompakan tiga kelompok ini!

Potret kebahagiaan kelompok Peraih Juara 1, 2, dan 3 Usai Pengumuman Pemenang (Dokumentasi TGR Community, 2025)
Setelah seru-seruan bersama selama hampir tiga jam, rasanya belum lengkap kalau kegiatan ini nggak ditutup dengan foto bersama sebagai kenang-kenangan. Seluruh peserta mulai dari relawan Voluntrip, Tim TGR, hingga adik-adik binaan berkumpul di lapangan RPTRA Bahari Cilandak. Dengan aba-aba satu, dua, tiga… say cheese!

Dokumentasi bersama Sebelum Mengakhiri Kegiatan
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Sebagai bentuk ungkapan terima kasih, rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian bingkisan dan makanan untuk seluruh adik-adik binaan. Setelah itu, adik-adik binaan mulai berbaris rapi sambil berpamitan dengan relawan Voluntrip by Kitabisa dan Tim TGR. Duuuh, momen perpisahannya bikin nggak pengen berpisah, ya!

Adik-adik Berpamitan Sambil Menerima Bingkisan dari Voluntrip by Kitabisa
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
Benar-benar hari yang berkesan dengan rangkaian kegiatan yang penuh cerita, ya, Sobat TGR! Lihat saja momen dokumentasi bersama di atas, suasananya tampak begitu ramai dan akrab antara kakak-kakak relawan dan adik-adik binaan RPTRA Bahari Cilandak.
Salah satu relawan Voluntrip by Kitabisa, Kak Starisya atau yang akrab disapa Ica, juga membagikan kesannya. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan hari itu terasa sangat berbeda dari Voluntrip yang pernah ia ikuti sebelumnya.
Padahal, Kak Ica sudah dua kali mengikuti kegiatan Voluntrip, termasuk yang bersama TGR. Namun, menurutnya, rangkaian kegiatan kali ini memberikan pengalaman yang jauh lebih berkesan.

Wawancara dengan Kak Starisya, Voluntrip by Kitabisa
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
“Padahal minggu lalu, aku baru aja ikut voluntrip yang sama TGR juga di Jaktim, tapi hari ini kerasa lebih beda karena kita jumlahnya banyak banget kan, terus areanya lebih luas. Anak-anaknya secara usia juga lebih dewasa dari kegiatan yang minggu lalu,”
“Aku berharap TGR bisa kolaborasi terus sama Kitabisa dan buat Kitabisa ayo dong kuota volunteer-nya ditambah lagi hehe,” ujar Kak Ica, anggota Voluntrip by Kitabisa.
Bukan hanya Kak Ica, Kak Lala yang baru pertama kali mengikuti Voluntrip by Kitabisa juga merasakan pengalaman baru yang belum pernah ia dapatkan sebelumnya. Terlebih saat bermain berbagai permainan tradisional bersama TGR, momen tersebut terasa begitu berkesan. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam dan membawa energi positif bagi dirinya.

Wawancara dengan Kak Lala, Voluntrip by Kitabisa
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
“Aslinya aku sering banget kalah war voluntrip tapi kali ini aku dapet! Dan surprise banget kolab sama TGR yang bikin kegiatannya jadi semakin seru. Menurut aku aktivitas ini mungkin bisa disebut aksi kecil tapi dampaknya besar banget, karena masih banyak banget anak-anak yang gatau beberapa permainan tradisional di zaman sekarang,” ujar Kak Lala dengan antusias.
Tak hanya para Voluntrip, adik-adik binaan yang menjadi peserta kegiatan hari itu juga turut membagikan kesannya. Dua di antaranya adalah Mutia dan Habibi, yang sejak pukul sembilan pagi sudah antre untuk registrasi.

Wawancara dengan Mutia (sebelah kiri) dan Habibi (sebelah kanan)
(Dokumentasi TGR Community, 2025)
“Aku tau ada kegiatan ini dari bu guru pengelola RPTRA karena emang sering main di sini. Terus permainan yang paling seru menurut aku eggrang sama yang estafet tadi, walaupun panas-panasan tapi bikin pengen menang ngelawan kelompok lawan,” Ujar Mutia, peserta
“Aku paling suka di pos yang tebak lagu tadi, acaranya juga seru banget jadi kenal sama kakak-kakak yang baik terutama Kak Lala,” Tutur Habibi
Sobat TGR, melalui rangkaian kegiatan Hari Pendidikan Nasional ini, TGR bersama Voluntrip by Kitabisa kembali belajar bahwa pendidikan tak selalu harus berlangsung di dalam kelas. Melalui permainan tradisional, tawa, kerja sama, dan kebersamaan, adik-adik binaan RPTRA Bahari Cilandak diajak untuk belajar dengan cara yang menyenangkan dan tentunya penuh makna.
Tak hanya adik-adik binaan, para voluntrip pun pulang membawa cerita, kesan, dan pengalaman berharga. Inilah bukti bahwa berbagi waktu dan energi, sekecil apa pun, bisa menghadirkan dampak besar untuk banyak hati. Sampai jumpa di kegiatan seru TGR berikutnya ya, Sobat TGR! Lupakan Gadget-mu, Ayo Main di Luar! (YOL/ed. HRV)
Untuk Sobat TGR yang ingin berkolaborasi dengan kami, mulai dari pengisi acara, tenant hingga narasumber, hubungi kami dengan klik tautan ini ya!
Journalist: Yolla Wida Yollanda
Editor: R. Harvie R.B.R
Graphics Designer: Dinda
QC/Publisher: R. Harvie R. B. R
Traditional Games Returns Tgr Care Voluntrip By Kitabisa Bermain Permainan TradisionalMitra Kolaborasi:
Copyright © 2017 - 2026 Traditional Games Returns All rights reserved.