Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

Rayakan Isra Mikraj bersama Adik-adik Rumah Quran Baiturrahman 

Minggu, 01 Februari 2026 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 166 Kali

Halo, Sobat TGR! Isra Mikraj merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam yang mengisahkan perjalanan spiritual Rasulullah SAW dalam menerima perintah salat. Peringatan Isra Mikraj menjadi momen yang tepat untuk mengajak umat Islam, khususnya anak-anak, memahami makna keimanan dan ketaatan sejak dini. Nilai-nilai tersebut dapat disampaikan dengan cara yang sederhana, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh generasi muda.

Nah, dalam rangka memperingati Isra Mikraj pada 17 Januari 2026 lalu tim TGR menyelenggarakan kegiatan di Rumah Qur’an Baiturrahman. Kegitan ini diikuti oleh 60 murid binaan Rumah Qur’an Baiturrahman. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak merayakan Isra Mikraj dengan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh makna.

Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dan dibuka dengan pertunjukkan video tentang perjalanan Nabi Muhammad SAW di hari Isra Mikraj. Kemudian dilanjutkan dengan sesi perkenalan serta ice breaking yang dipandu oleh Kak Nina selaku pembawa acara. Momen ini menjadi awal yang menyenangkan sekaligus membantu membangun kedekatan antara tim TGR dan para peserta.

Setelah ice breaking sebagai pemanasan di awal kegiatan, para murid Rumah Qur’an Baiturrahman diajak mengikuti permainan di tujuh pos yang dibawakan oleh tim TGR. Permainan ini akan dilaksanakan dalam dua sesi, sehingga seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan tertib dan menyenangkan. Sebelum memulai, para peserta terlebih dahulu dibagi menjadi enam kelompok, di mana setiap pos nantinya akan dimainkan oleh dua kelompok.

Oh iya, setiap pos bermain yang dibawakan mengandung unsur edukasi. Jadi, para peserta tidak hanya diajak bermain tapi juga belajar, lho! Pos pertama, para peserta diajak bermain balogo tolak rokok. Pada permainan ini, balok target yang biasanya hanya berbentuk logo biasa kini diganti menjadi jenis-jenis rokok. Tujuannya agar peserta mendapat edukasi bahwa rokok dalam bentuk apapun itu tidak baik.

Pada pos dua, terdapat permainan eat bulaga Isra Mikraj. Disini para peserta diminta untuk membuat dua baris yang akan bergantian mengenakan headband berisi kartu tentang Isra Mikraj diatasnya. Orang yang mengenakan headband harus menebak kartu apa yang ada di atas kepalanya, sedangkan yang lain hanya boleh menjawab ya, tidak, atau bisa jadi. 

Lanjut ke pos tiga, para peserta diajak bermain ular tangga bahaya perokok pasif. Nah, di pos ini para peserta akan bermain sambil belajar tentang bahaya merokok. Cara bermainnya sama seperti ular tangga biasanya, namun para peserta diminta untuk membaca tulisan yang ada di dalam kotak yang mereka singgahi

Pos Bermain Sesi Pertama

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Setelah bermain di tiga pos, para peserta dipersilahkan untuk beristirahat sejenak sambil menikmati snack yang telah sediakan. Ternyata waktu istirahat ini menjadi momen hangat juga lho bagi para peserta. Mereka saling bertukar cerita tentang permainan yang mereka mainkan sebelumnya dan bersemangat untuk lanjut ke sesi bermain selanjutnya!

Saat istirahat dirasa cukup, para peserta kembali diminta bersiap untuk melanjutkan permainan. Pos berikutnya yaitu pos empat, disini para peserta akan diuji pengetahuannya tentang Isra Mikraj. Yap, games kali ini adalah cerdas cermat! Tim TGR akan memberikan pertanyaan dan dua kelompok yang bermain harus rebutan untuk memencet bel agar bisa menjawab pertanyaan yang diajukan. 

Pada pos lima, peserta diajak bermain dan mengenal kawasan tanpa rokok yang nama permainannya adalah petak umpet di kawasan tanpa rokok. Permainan ini, dimainkan dengan kartu yang berisi gambar kawasan tanpa rokok. Disini para peserta harus mencari kartu dengan gambar yang sama agar bisa mendapatkan poin.

Terakhir, pos enam yaitu kuda bisik. Pada permainan ini masing-masing kelompok akan membuat barisan dan secara bergantian membisikkan kalimat dari tim TGR mulai dari barisan pertama hingga terakhir. Kalimat yang diberikan pun beragam seputar peristiwa Isra Mikraj. 

Pos Bermain Sesi Dua 

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Setelah bermain di enam pos, maka pertanda kegiatan berakhir. Sebelum benar-benar berakhir, tim TGR dan para murid Rumah Qur’an Baiturrahman melakukan foto bersama untuk mengabadikan momen pada hari itu. 

Potret Foto Bersama

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Eits! Tak lupa beberapa murid memberikan pendapatnya terkait kegiatan yang diadakan oleh tim TGR. Yang pertama ada Tasya, ia menyampaikan dengan adanya kegiatan ini artinya kita merayakan dan memperingati perjuangan nabi Muhammad SAW. 

Aku senang bisa ikut kegiatan ini karena bisa memperingati hari perjuangannya nabi yang sangat penting bagi kita.

Tak hanya itu, Tasya juga menyampaikan bahwa ia terkesan dan baru tahu bahwa ada permainan tradisional bernama balogo.

Terkait permainan tadi aku sedikit amaze, karena baru tahu kalo ada permainan tradisional dari Kalimantan namanya balogo dan ternyata seru kalo mainnya barengan,” ucap Tasya. 

Wah, senang ya kalo ada yang mulai tahu permainan tradisional dari kegiatan ini. Disisi lain, Bagir yang juga merupakan peserta kegiatan ikut menyampaikan kesannya terhadap kegiatan ini.

Kegiatannya seru, aku juga senang karena jarang ada kegiatan seperti ini. Kegiatan ini juga penting karena memperingati hari Isra Mikraj, aku harap kegiatan ini bisa diadakan setiap tahun ya Kak,” ucap Bagir.

Kalo untuk sesi bermain tadi semuanya seru, apalagi bisa sambil belajar tentang bahaya rokok dan perjalanan Isra Mikraj. Pokoknya nanti mau ikut kegiatan ini lagi deh,” tambahnya.

Keren ya Sobat TGR, ternyata kegiatan ini bermanfaat dan penting bagi mereka. Seperti ucapan Bagir semoga kegiatan ini bisa terus diselenggarakan setiap tahun ya! 

Tak hanya para peserta, Kak Nadya selaku pengajar di Rumah Quran Baiturrahman pun menyampaikan pendapatnya tentang kegiatan ini. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sengaja diadakan untuk menambah pengetahuan para murid tapi dengan cara yang lebih menyenangkan. 

Sebenarnya kegiatan ini kita adakan berkolaborasi dengan TGR tujuan agar anak-anak bisa belajar dengan cara yang lebih menyenangkan. Selain itu, juga bisa mengajak mereka untuk mengurangi bermain gadget seperti campaignnya TGR,” sampai Kak Nadya.

Kak Nadya juga menyampaikan harapannya agar kedepannya bisa terus berkolaborasi dengan TGR untuk memperingati hari-hari besar lainnya. 

Potret Wawancara bersama Peserta dan Pengajar 

(Dokumentasi TGR, 2026)

Nah, demikian keseruan kegiatan kali ini semoga TGR bisa terus berkolaborasi dalam banyak kegiatan bersama Rumah Quran Baiturrahman ya! Jangan lupa untuk terus ikuti kegiatan seru TGR lainnya. Lupakan Gadget-mu Ayo Main di Luar. (RA/ed.PAZ)

Journalist: Glen

Writer: Rania Isra Athalla

Editor: Putri Aulia Zulfa

Graphic Designer: Indiana

Komentari Tulisan