Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

Momen Seru Tim TGR Rayakan Anniversary yang ke-9!

Senin, 23 Februari 2026 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 148 Kali

Halo, Sobat TGR! Anniversary sering kali menjadi momen paling pas untuk mengenang perjalanan lampau. Sabtu, 14 Desember 2025 lalu tepatnya di Kelurahan Kampung Melayu tim TGR mengadakan acara untuk merayakan sembilan tahun berdirinya Traditional Games Returns. Kegiatan ini menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu tentunya, karena tim TGR akan berkumpul dan seru-seruan bareng. Penasaran kan dengan keseruannya? Yuk, simak ceritanya!

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan bertempat di Kantor Kelurahan Kampung Melayu. Dihadiri oleh 60 anggota TGR, mulai dari batch satu hingga batch sembilan. Kegiatan ini menjadi ajang reuni hangat sekaligus refleksi atas semangat kolaborasi yang terus dijaga selama hampir satu dekade.

Diawali dengan sesi registrasi, para anggota yang hadir diminta untuk mengisi daftar hadir secara bergilir dari batch baru ke batch lama. Uniknya, daftar hadir inilah yang menjadi dasar pembentukan kelompok nantinya. Dari sinilah didapatkan empat kelompok dengan warna rompi yang berbeda dan beranggotakan beberapa batch.

Seperti biasa, setiap kegiatan TGR pasti ada sesi ice breaking. Nah! Seluruh anggota yang hadir diminta untuk membuat lingkaran besar dan harus berdiri berselang seling dengan kelompok lain. Mereka diminta untuk menghafal tujuh nama anggota, agar yang belum kenal dan belum pernah bertemu secara langsung bisa saling mengenal. Wah, seru sekali seperti  bertemu keluarga besar ya, Sobat TGR!

Setelah berkenalan, mereka lanjut bernyanyi sambil berkeliling dengan lingkaran tersebut. Momen ini memperlihatkan kebahagiaan tim TGR yang selama ini jarang sekali berkumpul. Kemudian, setelah asyik bernyanyi dan seru-seruan di sesi ice breaking para anggota diminta untuk duduk sesuai dengan kelompoknya masing-masing.

Keseruan Ice Breaking

(Dokumentasi TGR Community, 2025)

Berbeda dari biasanya, kali ini para anggota TGR tidak berperan sebagai fasilitator, melainkan menjadi peserta dalam berbagai rangkaian permainan yang telah disiapkan. Sebelum memulai sesi bermain, masing-masing kelompok harus menentukan nama kelompok dan jargonnya yang berkaitan dengan permainan tradisional. Hasilnya, terbentuklah kelompok dengan nama-nama yang unik seperti kelompok Suit, Gasing, Gambreng, dan Bekel. 

Sebagai pemanasan sebelum bermain, masing-masing kelompok diminta untuk menampilkan jargonnya. Suasana pun jadi semakin meriah, karena nama-nama kelompok yang unik dipadukan dengan gerakan jargon kreatif dan penuh semangat. Hal ini sudah menjadi kebiasaan tim TGR, sehingga tampak luwes dan antusias menunjukkan kekompakan timnya.

Sesi bermain pun dimulai dengan photo challenge yang langsung mencairkan suasana. Seperti namanya, permainan ini menguji kekompakan dan kecepatan kelompok untuk menirukan pose. Setiap kelompok wajib menirukan pose yang sama persis seperti di layar kemudian mengirimkannya ke grup. Kelompok dengan pose termirip dan tercepat akan jadi pemenangnya.

 

Keseruan Photo Challenge

(Dokumentasi TGR Community, 2025

Sesi ini berlalu dengan penuh tawa, karena pose-pose yang unik membuat semua anggota tertawa geli saat memperagakannya. Semua kelompok berusaha untuk kompak dan cepat, tetapi akhirnya permainan ini dimenangkan oleh kelompok bekel! Wah, seru sekali ya Sobat TGR!

Permainan selanjutnya adalah bermain kartu, tapi bukan sembarang kartu ya! Setiap kelompok kembali membuat lingkaran, lalu secara bergiliran mengambil kartu yang berisi dua pertanyaan, yaitu umum dan seputar TGR. Lewat permainan ini, terciptalah suasana yang santai, tetapi tetap bermakna karena setiap pertanyaan memancing cerita dan tawa dari masing-masing anggota.



Keseruan Bermain Kartu Pertanyaan

(Dokumentasi TGR Community, 2025)

Setelah sesi bermain kartu yang penuh keakraban, dilanjutkan dengan bermain jenga yang menantang dan  membutuhkan konsentrasi. Sesi ini paling campur aduk, ada yang santai saja, ada yang serius, ada pula yang pasrah dan tertawa saat balok jenga kelompoknya terjatuh. Tak kalah serunya, anggota yang telah berhasil memindahkan balok malah asyik berputar dan bernyanyi mengelilingi anggota yang tengah berjuang mempertahankan baloknya.

 

Keseruan Bermain Jenga

(Dokumentasi TGR Community, 2025)

Suasana yang harusnya tegang dan mendebarkan malah berubah menjadi heboh dan meriah. Setelah sesi jenga yang bikin deg-degan, dilanjutkan dengan permainan yang tak kalah seru, yaitu menyusun huruf acak menjadi nama anggota Tim TGR. Setiap orang hanya boleh memegang satu huruf, lalu harus berdiri dan berbaris rapi untuk menyusun nama.

Di sinilah suasana mulai riuh. Ada yang panik karena merasa salah pegang huruf, ada yang sibuk geser kanan-kiri sambil tertawa, sampai ada yang baru sadar namanya kepanjangan. Instruksi saling bersahutan, tawa pecah di mana-mana, tapi justru itu yang bikin permainannya makin asyik! Begitu satu nama berhasil terbentuk, sorakan kegembiraan langsung terdengar.

Keseruan Merangkai Huruf

(Dokumentasi TGR Community, 2025)

Setelah permainan merangkai huruf selesai, suasana kebersamaan masih terasa hangat. Tawa belum benar-benar reda, obrolan kecil antaranggota terus mengalir, seolah tak ingin momen kebersamaan ini cepat berlalu. Dari yang awalnya hanya saling sapa singkat, kini cerita-cerita lama mulai bermunculan, Momen ini memperkuat rasa memiliki sebagai satu keluarga besar TGR.

Setelah seluruh permainan selesai, suasana perlahan bergeser menjadi lebih santai. Raut wajah lelah mulai terlihat, tetapi senyum tetap mengembang di setiap sudut ruangan. Momen ini kemudian dimanfaatkan untuk mengabadikan kebersamaan lewat sesi foto bersama.

Satu per satu kelompok berfoto dengan gaya khas masing-masing, ada yang kompak berpose serius, ada pula yang sengaja berpose nyeleneh sambil tertawa. Tak hanya foto kelompok, momen candid pun bermunculan, memperlihatkan kehangatan dan keakraban antaranggota lintas batch.

Potret Tim TGR Batch 1 sampai Batch 9
(Dokumentasi TGR Community, 2025)

Keseruan perayaan ini juga terasa semakin lengkap lewat cerita dari para anggota TGR sendiri. Salah satunya datang dari Kak Eci, anggota Batch delapan yang berhasil meraih posisi sebagai fasilitator terbanyak ketiga. Baginya, keterlibatan di TGR bukan sekadar soal angka atau pencapaian, tetapi tentang pengalaman yang terus bertambah di setiap kegiatan.

“Senang banget bisa ada di TGR. Yang aku suka, kita benar-benar turun langsung ke lapangan dan ketemu adik-adik. Setiap kegiatan selalu ada wajah baru, cerita baru, dan pengalaman baru,” ungkap Kak Eci dengan senyum hangat.

Ia juga bercerita bahwa TGR telah menjadi ruang pertemuan yang mempertemukannya dengan banyak orang. Bukan hanya adik-adik peserta kegiatan, tetapi juga teman-teman baru yang kemudian terasa seperti keluarga sendiri.

“Di sini aku ketemu banyak teman baru, rasanya seperti punya keluarga baru. Setiap acara selalu punya cerita yang bisa dikenang,” tambahnya.

Cerita Kak Eci ini seolah menjadi cerminan dari semangat TGR selama sembilan tahun terakhir, bahwa setiap kegiatan bukan hanya tentang bermain dan berbagi, tetapi juga tentang membangun hubungan, kebersamaan, dan kenangan yang terus tumbuh dari waktu ke waktu.

Tak hanya itu, Kak Nina selaku Founder TGR pun turut menceritakan keseruan tim TGR di acara anniversary ini. Ia mengaku senang sekali karena setiap tahun melihat TGR terus bertumbuh dan selalu ada wajah baru yang turut bergabung. 

Senang rasanya bisa merayakan anniversary TGR bersama-sama, ditambah tahun ini kedatangan teman-teman baru dari batch 9 dan antusiasnya luar biasa. Apalagi dengan bertambahnya anggota baru, lewat acara ini mereka bisa langsung bonding dan itu keren banget sih,” ucapnya.

Kak Nina juga menceritakan momen menarik perjalanan TGR selama sembilan tahun ini. Tentang banyaknya kegiatan dan anggota yang masih aktif, juga harapannya untuk TGR kedepannya.

Setiap tahunnya pasti punya tantangan tersendiri. Tapi tahun ini terasa lebih terdokumentasi, karena kami sudah mulai hitung berapa kali turun kegiatan dan kemana aja. Hal itu jadi pencapaian tersendiri dan buat semangat. Apalagi relawan dari berbagai batch masih bertahan dan terus aktif.” 

Harapannya tim tetap solid, tetap bertumbuh, dan semakin dipercaya. Semoga makin banyak kolaborasi, ruang bermain tanpa gadget, dan bisa lebih banyak menjangkau anak-anak. Pastinya semoga permainan tradisional bisa dengan mudah diakses, begitu pun TGR bisa terus jadi tempat bermain dan belajar yang menyenangkan,” ungkap Kak Nina dengan semangat.

Wah, semoga harapan Kak Nina terkabul ya! Dengan begitu tim TGR bisa semakin banyak kegiatan dan berdampak bagi banyak orang, terutama anak-anak agar bisa mengurangi bermain gadget

Oh, iya kegiatan seru di acara anniversary TGR ini tentu tidak akan berjalan lancar kalau tidak ada sosok dibaliknya. Nah, sosok tersebut adalah Kak Dian! Anggota TGR dari batch empat. Wow, kalau dihitung-hitung kurang lebih sudah lima tahun Kak Dian di TGR dan ia merupakan bagian dari divisi program planner lho!

Di kegiatan ini, Kak Dian mendukung jalannya acara. Ia turut menyampaikan perasaannya saat mempersiapkan acara dan selama lima tahun perjalanannya di TGR.

Aku seneng banget bisa planning kegiatan ini bareng temen-temen dari acara acari dan excited untuk ketemu temen-temen dari berbagai batch. Alhamdulillah-nya lagi semua kelihatan happy dan menikmati jalannya acara,” ucapnya senang.

Untuk perjalananku sendiri selama lima tahun di TGR, rasanya campur aduk banget kayak up and down gitu. Meski aku bukan bagian dari tim lapangan tapi aku senang bisa menyaksikan langsung dampak dari program yang dikerjakan. Selain itu jika berkesempatan aku juga berharap program TGR seperti kisah bermain bisa menjangkau lebih banyak orang dan memperkenalkan permainan tradisional lebih luas lagi,” tambahnya.

Perayaan anniversary ke-9 ini menjadi ruang hangat untuk merangkai kembali cerita-cerita yang telah dilalui bersama. Dari lingkaran besar saat ice breaking yang dipenuhi tawa, keseruan menyusun huruf sambil berbaris, hingga riuhnya permainan yang membuat setiap kelompok saling menyemangati, semuanya menyatu dalam satu hari yang penuh makna. Sembilan tahun perjalanan TGR terasa begitu hidup melalui kebersamaan yang sederhana, di mana setiap pertemuan selalu menghadirkan cerita baru dan setiap kegiatan selalu meninggalkan kenangan yang ingin diulang kembali.

Momen ini juga menguatkan semangat untuk terus melangkah dan menghadirkan lebih banyak ruang bermain yang menyenangkan dan berdampak. TGR akan terus menjaga kekompakan, memperluas manfaat, serta menjadi rumah bagi siapa pun yang ingin bergerak dan bertumbuh bersama. Sampai jumpa di cerita seru berikutnya bersama Tim TGR. Lupakan Gadget-mu, Ayo Main di Luar!

Journalist and Writer: Alvito Adiansyah dan Rania Isra Athalla

Editor and Publisher: Putri Aulia Zulfa

Graphic Designer: Indiana

Komentari Tulisan