Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

Ramadhan Berkah: Rayakan 28 Tahun Hotel Bidakara dengan Berbagi Kebahagiaan untuk 200 Anak

Senin, 30 Maret 2026 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 33 Kali

Halo, Sobat TGR! Bagaimana puasanya kemarin? Semoga berjalan lancar dan penuh keberkahan, ya. Bulan Ramadhan sering kali menjadi momen yang istimewa untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, sekaligus memperbanyak kegiatan yang bernilai positif. Melalui semangat kebersamaan tersebut, berbagai kegiatan yang menggabungkan unsur kebersamaan, pembelajaran, dan berbagi menjadi cara yang tepat untuk merayakan makna Ramadhan bersama.

Dalam rangka mempererat kebersamaan serta meningkatkan nilai-nilai spiritual di bulan suci Ramadhan, Bidakara bersama tim TGR dan Majelis Taklim Al-Fatah menyelenggarakan rangkaian kegiatan yang berlangsung penuh makna. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2026 di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara Jakarta. Diikuti oleh 200 anak yatim dan dhuafa beserta para pendampingnya yang berasal dari enam panti berbeda. 

Sebelum rangkaian acara dimulai, para peserta dan panitia terlebih dahulu melaksanakan salat zuhur berjamaah sebagai bentuk persiapan sekaligus memaknai kebersamaan di bulan Ramadhan. Setelah itu, suasana semakin hangat dengan sesi ice breaking yang dipandu oleh Kak Nina dari tim TGR. Dengan berbagai aktivitas interaktif yang seru, para peserta terlihat sangat antusias mengikuti permainan dan mulai membangun keakraban satu sama lain sebelum memasuki rangkaian kegiatan selanjutnya.

Setelah sesi ice breaking berakhir, kegiatan utama dalam acara ini pun dimulai. Sebanyak 200 anak yang menjadi peserta kegiatan dibagi menjadi 18 kelompok, di mana setiap kelompok didampingi oleh satu fasilitator dari tim TGR. Para peserta kemudian diminta untuk berbaris dengan rapi sambil mendengarkan instruksi kegiatan yang akan mereka ikuti selanjutnya, sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan tertib dan terarah.

Sebagai informasi, para peserta juga dibagi ke dalam tiga rombongan besar yang masing-masing terdiri dari enam kelompok kecil. Setiap rombongan kemudian mengikuti tiga rangkaian kegiatan utama secara bergantian. Adapun kegiatan yang mereka ikuti meliputi hotel tour, workshop mewarnai, serta permainan tradisional yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar sekaligus keseruan bagi para peserta.

Bidakara Hotel Tour!

Pada kegiatan hotel tour ini, tim Hotel Bidakara Jakarta mengajak anak-anak berkeliling untuk mengenal lebih dekat beberapa area di hotel. Terdapat tiga lokasi yang dikunjungi, yaitu kamar hotel, dapur, dan area lobi. Saat berada di kamar, anak-anak terlihat takjub sekaligus menikmati suasana yang nyaman, mulai dari mencoba berbaring di tempat tidur yang empuk dengan suhu ruangan yang sejuk, melihat pemandangan kota dari jendela, hingga memperhatikan dekorasi ruangan yang tertata rapi.

Tidak hanya itu, anak-anak juga mendapatkan pengalaman melihat langsung tiga jenis kamar yang berbeda, yaitu honeymoon suite, family suite, dan junior suite. Melalui kesempatan ini, mereka dapat mengenal berbagai tipe kamar yang tersedia di Hotel Bidakara beserta perbedaannya. Salah satu peserta bernama Alya bahkan sempat berceletuk dengan penuh takjub, “Wah, enak ya kalau nginap di hotel gini,” ujarnya setelah selesai berkeliling melihat kamar.

Keseruan Anak-anak Mengunjungi Kamar Hotel

(Dokumentasi TGR Community, 2026) 

Dari kamar, mari bergerak ke area dapur! Di sana, anak-anak berkesempatan melihat secara langsung aktivitas para koki yang tengah menyiapkan berbagai hidangan makanan dan minuman untuk para tamu hotel. Mereka tampak antusias memperhatikan proses memasak yang berlangsung, terlebih ketika melihat aneka sajian lezat yang terlihat begitu menggugah selera. 

Melihat berbagai hidangan yang tengah disiapkan, salah satu peserta bernama Kanaya dari kelompok 15 mengaku merasa lapar saat berada di dapur. Sementara itu, Cindy dari kelompok 14 juga menyampaikan bahwa kunjungan ke dapur hotel menjadi salah satu momen yang paling berkesan baginya selama kegiatan berlangsung. Semangat terus untuk para koki yang telah menyiapkan hidangan lezat bagi para tamu, ditunggu masakannya ya, hehehe.

Keseruan Berkunjung ke Dapur Hotel

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Lanjut ke tujuan berikutnya, yaitu area lobi! Pertama, anak-anak diajak ke bagian resepsionis dan sedikit banyak mendapatkan informasi terkait peran dan tugas resepsionis hotel saat melayani para tamunya. Tak hanya itu, saking antusiasnya mereka bahkan bertanya tentang harga hotel yang mereka kunjungi tadi!

Setelah berbincang dengan bagian resepsionis, anak-anak kembali diajak untuk mengelilingi lobi di sisi lainnya.  Tak lupa, agenda wajib yaitu foto bersama, yeay!

Resepsionis dan Foto Bersama

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Workshop Mewarnai!

Setelah selesai berkeliling hotel, para peserta kemudian diajak menuangkan kreativitas mereka melalui kegiatan mewarnai totebag. Totebag yang dibagikan kepada setiap peserta memiliki gambar masjid yang dapat mereka hias dengan berbagai warna sesuai imajinasi masing-masing. Suasana santai dan hangat pun terasa ketika anak-anak dengan penuh semangat mewarnai totebag mereka sambil menikmati momen kebersamaan. 

Suasana tersebut terlihat dari tingkah laku para peserta selama workshop mewarnai berlangsung. Banyak anak yang mewarnai totebag sambil berbaring santai, menikmati kegiatan dengan penuh keceriaan. Tidak sedikit pula yang mengobrol dengan fasilitator kelompok dari tim TGR mengenai berbagai hal ringan dan random, sehingga suasana kegiatan terasa semakin hangat dan akrab.

Setelah kegiatan mewarnai totebag selesai, setiap kelompok kemudian memamerkan hasil karya mereka dengan penuh rasa bangga. Momen tersebut semakin meriah ketika para peserta bersama fasilitator kelompok berpose ke kamera sambil menunjukkan totebag yang telah mereka warnai. Suasana pun dipenuhi tawa dan keceriaan saat momen kebersamaan itu diabadikan. 

Potret Ceria Hasil Mewarnai Totebag

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Saatnya Bermain Permainan Tradisional!

Setelah menyelesaikan kegiatan mewarnai dengan santai, para peserta kemudian melanjutkan keseruan dengan mengikuti permainan tradisional. Pada sesi ini, tersedia enam pos permainan yang dapat dicoba oleh para peserta secara bergantian. Keenam pos tersebut menghadirkan berbagai permainan seru yang dirancang untuk menambah keceriaan sekaligus melatih kerja sama antar peserta.

Berikut enam pos permainan seru yang akan dimainkan anak-anak!

Pos 1 Gasing

Pos 2 Balogo

Pos 3 Speed cups

Pos 4 Keprayan

Pos 5 Engklek

Pos 6 Estafet sarung dan kuda bisik

Seluruh peserta tampak menikmati enam pos permainan tradisional yang telah disediakan oleh tim TGR. Beberapa anak, seperti Cila, Cinta, dan Talita, bahkan memiliki permainan favorit masing-masing dari berbagai permainan yang mereka coba.

Potret Bermain Permainan Tradisional

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Salah satunya adalah Cila, peserta dari kelompok 15, yang mengaku paling menyukai permainan engklek. Ia bercerita bahwa dahulu dirinya cukup sering bermain engklek, namun belakangan sudah jarang memainkannya lagi. Karena itu, saat kembali mencoba permainan tersebut dalam kegiatan ini, Cila merasa sangat senang dan mengatakan bahwa bermain engklek tetap terasa seru seperti yang ia ingat.

Paling suka sih main engklek, karena seru banget dan udah lama juga ga main,” ucap Cila.

Sementara itu, Cinta dan Talita sama-sama mengaku paling menyukai permainan estafet sarung dan kuda bisik. Menurut mereka, kedua permainan tersebut sangat menguji kecepatan sekaligus kekompakan tim, terlebih karena suasananya selalu dipenuhi tawa. Beberapa momen lucu pun terjadi, seperti ketika sarung yang digunakan dalam estafet sempat tersangkut, sehingga sulit berpindah, atau saat permainan kuda bisik menjadi sedikit membingungkan karena kalimat yang harus disampaikan terdengar mirip satu sama lain.

Suka banget tuh main estafet sarung sama kuda bisik itu Kak, kita jadi lomba cepet-cepetan biar menang,” Ucap Cinta.

Aku sama kaya Cinta Kak, permainannya seru banget apalagi kita ga bisa tahan ketawa waktu main dan agak kesusahan juga waktu bisik-bisiknya suka miskom,” tambah Talita sambil tertawa.

Wah, menyenangkan sekali mendengar bahwa mereka memiliki pengalaman seru dengan permainan favorit masing-masing. Hal tersebut menunjukkan bahwa para peserta benar-benar menikmati setiap momen yang terjadi selama permainan berlangsung. Tawa dan keceriaan yang tercipta menjadi bukti bahwa kegiatan ini berhasil menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi mereka. 

Usai menikmati berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari berkeliling hotel, mewarnai, hingga bermain permainan tradisional, para peserta kemudian bersiap menunggu waktu berbuka puasa. Sambil menanti waktu berbuka, acara dilanjutkan dengan momen spesial yang bertepatan dengan perayaan anniversary ke-28 Bidakara. Pada kesempatan tersebut, Bapak Hilman menyampaikan sambutan sekaligus memberikan plakat sebagai bentuk apresiasi kepada tim TGR dan Majelis Taklim Al-Fatah.

Sambutan dan Pemberian Plakat

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Dalam sambutannya, Bapak Hilman menyampaikan harapannya agar melalui kegiatan ini Bidakara dapat menjadi tempat yang meninggalkan kesan dan kenangan indah bagi anak-anak yang hadir. Ia juga berharap, pengalaman mereka berkunjung ke Bidakara hari ini dapat membuka wawasan serta menjadi inspirasi bagi masa depan mereka. Ke depannya, bukan tidak mungkin tempat ini juga dapat menjadi salah satu peluang bagi mereka untuk berkarier. 

Saya harap dalam kunjungan anak-anak ke Bidakara hari ini dapat memberikan pengalaman berkesan dan bisa diingat nantinya. Tidak menutup kemungkinan anak-anak bisa berkarier disini saat dewasa nanti,” ucap beliau.

Setelah sambutan selesai, anak-anak kembali diajak bermain bersama secara berkelompok oleh Kak Nina. Kali ini, mereka mengikuti permainan seru yang menguji kekompakan tim, yaitu mengeja jawaban dari pertanyaan yang diajukan oleh Kak Nina. Suasana pun semakin meriah karena saat mencoba mengeja, beberapa anak justru menjadi lupa huruf, sehingga menimbulkan gelak tawa dan membuat momen tersebut terasa semakin menyenangkan. 

Potret Bermain Menjelang Berbuka

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Setelah dirasa cukup bermain dan dua kelompok berhasil keluar sebagai pemenang, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang. Momen ini disambut dengan penuh kegembiraan oleh para peserta. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah singkat yang disampaikan Ustaz Ahmad sambil menunggu waktu berbuka puasa tiba.

Tak lama kemudian, adzan maghrib pun berkumandang dan seluruh peserta dipersilakan untuk menyantap hidangan berbuka yang telah disediakan. Setelah berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah. Suasana kebersamaan pun semakin terasa ketika para peserta menikmati hidangan makan bersama yang telah disajikan oleh Hotel Bidakara. 

Di sela-sela momen makan bersama, suasana semakin meriah karena tepat pada hari itu Mpok Atiek juga sedang merayakan ulang tahunnya. Seluruh peserta pun turut memeriahkan dengan bernyanyi bersama untuk beliau, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebahagiaan. Setelah itu, rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi hiburan yang semakin menambah keceriaan malam tersebut. 

Kemeriahan Ulang Tahun Mpok Atiek

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Acara buka bersama ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama serta pemberian santunan kepada para peserta. Sepanjang kegiatan berlangsung, memang ada beberapa momen ketika tingkah laku para peserta membuat tim TGR mengelus dada karena tingkah laku anak-anak yang sangat aktif dan penuh energi. Namun, pada akhirnya, berbagai kejadian tersebut justru meninggalkan kesan yang hangat dan positif. Bahkan sebelum meninggalkan hotel, beberapa anak masih sempat memanggil nama kakak-kakak fasilitator dari tim TGR, seolah belum ingin berpisah setelah menghabiskan waktu bersama sepanjang hari.

Foto Bersama

(Dokumentasi TGR Community, 2026)

Kegiatan yang berlangsung pada hari itu terasa menyenangkan dan meninggalkan kesan mendalam, tidak hanya bagi anak-anak tetapi juga bagi para pendamping yang turut hadir. Hal tersebut juga disampaikan oleh Ibu Shofia selaku pendamping dari Yayasan Al-Huda, yang mengungkapkan rasa senangnya atas kesempatan yang diberikan kepada anak-anak untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang penuh pengalaman berharga.

Saya senang sekali dan berterima kasih kepada seluruh panitia baik dari pihak hotel maupun tim TGR. Kegiatan ini pastinya sangat berkesan untuk anak-anak dan memberikan mereka pengalaman yang berharga,” ungkap beliau. 

Tak hanya itu, Ibu Shofia juga berharap semoga kedepannya bisa kembali diundang untuk menghadiri kegiatan di Hotel Bidakara Jakarta.

Harapannya semoga kegiatan seperti ini terus diadakan dan kami bisa kembali diundang kesini,” tambah Ibu Shofia.

Tanggapan tersebut menjadi penutup yang manis bagi rangkaian kegiatan hari itu. Kebahagiaan yang dirasakan anak-anak dan para pendamping menjadi bukti bahwa setiap momen yang dilalui bersama benar-benar memberikan kesan yang hangat dan tak terlupakan.

Melihat antusiasme dan kesan positif dari para peserta maupun pendamping, TGR turut mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh Hotel Bidakara Jakarta kepada tim untuk mengisi kegiatan kids activity setiap minggunya. Melalui kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak anak yang dapat mengenal dan merasakan keseruan permainan tradisional di tengah masifnya penggunaan gadget saat ini. Karena itu, mari terus mengajak anak-anak untuk lebih aktif bermain dan berinteraksi secara langsung dengan teman-temannya. “Lupakan Gadget-mu, Ayo Main di Luar!” (RA/ed.PAZ)

Writer: Rania Isra Athalla

Editor: Putri Aulia Zulfa

Graphic Designer: Indiana

Komentari Tulisan