Halo, Sobat TGR! Untuk mengisi kegiatan di Bulan Ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat, para pengurus Rumah Quran Baiturrahman (RQB) mengadakan kegiatan Muslim Genius yang diadakan selama dua hari satu malam. Di hari pertama kegiatan, mereka mengundang TGR untuk bermain bersama.
Pada Sabtu, 7 Maret 2026 tim TGR datang ke RQB yang berlokasi di Jakarta Timur untuk mengajak adik-adik bermain sambil belajar tentang pengetahuan Islam. Dengan kegiatan ini, pastinya adik-adik tidak akan merasa bosan karena dilakukan sambil bermain. Permainan-permainan ini juga berguna untuk mengasah ingatan adik-adik mengenai pengetahuan dasar tentang Islam.
Potret Adik-adik RQB
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Permainan hari ini dibagi menjadi lima pos. Adik-adik sudah membentuk kelompok sebelumnya yang berjumlah 10 tim. Nantinya dalam satu pos akan diisi oleh dua tim yang akan saling melawan.
Pada pos pertama, adik-adik akan bermain speed cup. Dalam permainan ini mereka harus menyusun cup-cup yang sesuai dengan pola susunan seperti pada contoh yang diberikan oleh kakak dari tim TGR. Durasi waktu untuk menyusun adalah lima detik setiap anak, lalu bergantian jika waktu nya sudah habis. Selain melatih kecepatan, permainan ini juga mengasah fokus dan kerja sama dalam kelompok.
Permainan Speed Cup
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Pos yang selanjutnya adalah bermain Islamic months, permainan di pos ini cukup unik dan sangat seru. Jadi, terdapat 12 bola di dalam sebuah wadah dengan masing-masing bolanya sudah diberi nomor 1-12. Setiap anak mendapatkan stik panjang sebagai alat untuk mengeluarkan bola dari wadah.
Stik panjang tersebut dimasukkan ke dalam sisi wadah yang bolong-bolong untuk mengeluarkan bola yang ada di dalamnya. Setiap bola memiliki nomor 1-12. Jika salah satu bola yang keluar bernomor tujuh, maka adik-adik harus menebak bulan Islam yang ke-tujuh.

Bermain Islamic Months
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Dengan semangat tim yang solid, mereka saling membantu dan menyemangati untuk mengeluarkan bola serta menjawab dengan benar. Suasana di pos ini pun dipenuhi tawa dan rasa penasaran saat mereka menunggu nomor bola berikutnya yang akan keluar.
Di pos ketiga, adik-adik memainkan permainan seru bernama “The 25 Prophets.” Permainan dimulai dengan estafet bola menggunakan alat-alat unik seperti bilah bambu, piring, dan gelas plastik. Bola harus berpindah dari satu anak ke anak lainnya hingga sampai pada anak terakhir. Hal ini membuat suasana jadi semakin ramai karena dengan tawa dan semangat dari adik-adik yang mencoba menjaga bola agar tidak jatuh.
Setelah bola sampai di akhir, anak tersebut menuliskan satu nama Nabi pada sticky notes lalu menempelkannya di kertas A3 yang sudah dibagi menjadi 25 kotak di dinding. Setiap nama Nabi harus ditempatkan sesuai urutannya. Setiap anak boleh menulis lebih dari satu nama Nabi.

Potret Permainan The 25 Prophets
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Poin dihitung dari seberapa banyak kotak yang berhasil diisi oleh setiap tim. Ingatan adik-adik benar-benar diuji pada pos ini. Meski begitu, mereka tetap terlihat semangat dan saling mengingatkan agar bisa mengisi kotak lebih banyak dari tim lawan.
Selanjutnya, pada pos keempat permainan beralih menjadi lebih sunyi karena bermain bisik-bisikkan alias kuda bisik. Permainan di pos ini diberi nama “Islamic Hidden Word”. Suasana yang sebelumnya ramai kini telah berubah menjadi penuh fokus, karena setiap anak harus mendengarkan dengan baik apa yang dibisikkan oleh temannya.

Potret Bermain Islamic Hidden Word
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Orang pertama akan mendapatkan sebuah benda terkait Islam, lalu dia harus menulis tiga kata kunci ciri-ciri dari benda itu untuk dibisikkan kepada teman-teman dibelakangnya. Salah seorang adik yang berada di urutan terakhir dalam barisan harus menebak benda itu melalui bisikkan ciri-ciri saja dari teman-temannya yang ada didepan. Sesekali suasana di penuhi tawa dan rasa kesal ketika kata yang sampai di ujung ternyata berubah dari pesan awal.
Di pos kelima adik-adik akan bermain adu kecepatan merebut bola terbanyak untuk dapat menjawab pertanyaan dan mendapatkan poin. Namun sebelum merebut bola ada aba-aba dari tim TGR yang harus adik-adik ikuti. Aba-aba yang hampir membuat adik-adik terkecoh. Saat mengucapkan kata “Botak” maka mereka harus memegang kepala, kata “Batik” memegang baju, kata “Batuk” memegang mulut, dan kata “Bola” maka mereka harus merebut bola secepat kilat.

Potret Bermain Rebut Bola Cerdas Cermat
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Ketegangan sangat terasa di pos ini saat adik-adik bersiap penuh konsentrasi. Begitu aba-aba “Bola!” terdengar, tangan-tangan langsung bergerak cepat untuk merebutnya. Kelompok yang berhasil merebut bola paling banyak berkesempatan menjawab pertanyaan. Permainan ini membutuhkan kecepatan, fokus, sekaligus ketepatan dalam menjawab agar dapat meraih poin terbanyak.
Setelah semua permainan selesai, sesi perhitungan poin pun dilakukan oleh tim TGR. Adik-adik menunggu dengan penuh rasa penasaran sambil berkumpul bersama tim masing-masing. Tak lama kemudian, Kak Dela mulai mengumumkan tim yang berhasil meraih poin tertinggi. Sorak sorai dan tepuk tangan pun terdengar ketika nama tim pemenang disebutkan.
Tawa dan semangat adik-adik terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Kami pun sempat bertanya kepada beberapa dari mereka tentang keseruan yang mereka rasakan hari ini.
“Hari ini seruuu bangettt aku rating 10/10 soalnya permainannya seru-seru dan aku belum pernah mainin game yang seunik ini, ini si beda dari yang lain,” ungkap Queen salah satu peserta di kelompok yang mendapat poin tertinggi.

Potret Bersama Dengan Queen
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Tak hanya Queen yang mengungkapkan perasaan nya hari ini, ada juga Karim yang bercerita tentang betapa serunya kegiatan hari ini
“Perasaan aku hari ini happy banget, seneng juga apalagi teman-teman sekelompok aku kompak dan seru, walaupun juara terakhir tapi gapapa karena kita disini kan buat seneng-seneng,” jelas Karim dengan tetap bersyukur meskipun timnya berada di posisi terakhir.
Dengan permainan yang cukup beragam ternyata mereka memiliki permainan yang paling mereka sukai.
“Kalo aku, suka permainan yang rebut bola itu. Soalnya bikin deg-degan tapi seru,” ucap Queen.
“Aku suka pas main susun gelas itu apalagi harus cepet-cepetan nyusun gelas nya rasanya kaya aku harus berhasil,” ujar Karim dengan penuh semangat dan ambisius.

Potret Bersama Dengan Karim
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Bagi Karim dan Queen hari ini terasa sangat menyenangkan, mereka berharap untuk bisa main bersama lagi dengan tim TGR dengan permainan yang seru-seru lainnya. Dengan bermain sambil belajar, tidak membuat mereka merasa bosan. Justru, adik-adik terlihat semakin antusias mengikuti setiap permainan yang ada.
Keseruan kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh adik-adik peserta. Bu Amal sebagai guru sekaligus mentor juga membagikan ceritanya tentang bagaimana meriahnya kegiatan hari ini.
“Masya Allah aku liatnya anak-anak have fun banget, aku jadinya kebawa happy juga. Padahal biasanya siang-siang tu anak-anak kan pada lemes ya, tapi kali ini mereka semangat banget,” ungkap Bu Amal.

Potret Bersama Dengan Bu Amal
(Dokumentasi TGR Community, 2026)
Beliau juga mengungkapkan tujuan mengadakan kegiatan Muslim Genius untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat untuk adik-adik saat Bulan Ramadhan sekaligus memperluas wawasan dan menambah pengalaman yang berkesan.
Bu Amal juga menyampaikan pesan kepada tim TGR agar terus semangat dalam menjalankan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat seperti ini. Ia berharap tim TGR dapat semakin berkembang dan dikenal oleh lebih banyak orang. Selain itu, Bu Amal juga berharap kedepannya bisa kembali berkolaborasi dengan tim TGR dalam kegiatan-kegiatan seru lainnya.
Nah, itulah kesan dan pesan yang disampaikan oleh beberapa adik-adik RQB serta mentornya setelah mengikuti kegiatan hari ini. Berbagai cerita, tawa, dan pengalaman seru menjadi bagian dari kebersamaan yang mereka rasakan.
Yuk!, Ikuti kegiatan TGR lainnya yang pastinya seru-seru banget. Karena setiap permainan bukan cuma soal menang atau kalah, tapi tentang tawa, kebersamaan, dan kenangan yang akan selalu diingat. Lupakan Gadget-mu. Ayo Main di Luar! (FZA/ed.PAZ)
Writer: Hafizah Ridha Nazafi
Editor: Putri Aulia Zulfa
Graphic Designer: Indiana
Mitra Kolaborasi:
Copyright © 2017 - 2026 Traditional Games Returns All rights reserved.