Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Rumah!

Partisipasi Sarat Makna Generasi Muda dalam Pelestarian Permainan Tradisional ala Mutiara Azka

Kamis, 28 Oktober 2021 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 391 Kali

Halo Sobat TGR!

Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda tahun ini, yuk kita berkenalan dengan Kak Azka atau yang kerap disapa Misska! Wanita kelahiran 4 Juli ini bergabung TGR Community sejak tahun 2018. Ia diangkat sebagai Miss TGR yang mengemban tugas sebagai ambassador atau juru bicara di beberapa kesempatan, salah satunya di Sea Morning Show. Kesehariannya saat ini ialah sebagai musisi, kreator konten, kontributor TGR Music, serta menjadi host dalam beberapa segmen di kanal YouTube Traditional Games Returns.

Dalam acara Orientasi TGR Batch #5, Kak Azka diundang sebagai salah satu pembicara sharing session mendampingi Aghnina Wahdini, Founder dan Executive Director TGR Community. Menurutnya, sebagai entertainer bersosialisasi adalah suatu keharusan, namun harus tetap mengatur jadwalnya sendiri. Hal ini erat kaitannya dengan menentukan komitmen dan ekspektasi orang di sekitar yang ingin mengandalkan kita. Ia adalah tipe orang yang jika mampu melakukan sesuatu, maka saat itu juga ia harus dapat mengerjakannya as a whole (seutuhnya).

(Dokumentasi TGR Community, 2019)

 

Baginya, menjaga komitmen berarti berani bertanggung jawab dengan pilihan yang ada di hidupnya. Berkomunikasi adalah kunci dan poin penting dalam membentuk sebuah kesepahaman dengan orang-orang di sekeliling kita. Ia juga menyampaikan perlunya menjadi seseorang yang a man of his word, perkataan dan perbuatan haruslah sejalan. Memunculkan komitmen berasal dari diri masing-masing, sehingga kita bisa melakukan sebuah kegiatan atas dasar kerja sama untuk mencapai visi misi yang dicita-citakan.

"Always take things seriously, but don't forget to have fun," begitulah penuturannya di pertengahan sesi. Sebagai pemuda kita memang dituntut untuk senantiasa produktif, namun ada kalanya kita perlu menyisihkan sebagian waktu untuk beristirahat. Setelah itu, kita harus kembali bersemangat dalam menjalankan aktivitas dan jangan sampai kita meninggalkan tanggung jawab, supaya profesionalitas kerja kita tetap terjaga.

(Dokumentasi TGR Community, 2019)

 

Meskipun kesibukannya yang yang cukup padat, Kak Azka tetap bisa membagi perhatiannya dalam melestarikan budaya, khususnya permainan tradisional. Ia juga sempat mengenalkan permainan tradisional saat berkuliah di Brisbane, Australia. Kak Azka tidak sungkan mengajak kawan-kawannya yang berasal dari latar belakang yang bermacam-macam untuk turut bermain. Dalam kesempatan itu pula, ia berbagi wawasan tentang permainan tradisional yang khas dari berbagai negara. Di balik luasnya keberagaman, ada hal-hal indah yang mendasari perbedaan. Khususnya tentang permainan tradisional, sangat perlu untuk dikenalkan kembali ke lebih banyak orang.

Bagi Kak Azka, permainan tradisional adalah isu yang menarik dan penting, karena dengan melakukannya kita bisa memberikan edukasi tentang indahnya budaya lokal di Indonesia. Di sisi lain, sebenarnya culture atau budaya Indonesia banyak disanjung karena beragamnya aspek yang bisa diperkenalkan. Kebanggaan atas budaya khas Indonesia bisa tetap ada karena agen-agen yang mengenalkan kebudayaan ini tidak pernah putus, dan agen yang dimaksud ini adalah generasi muda.

(Dokumentasi TGR Community, 2019)

 

Peran generasi muda sangat besar dalam sebab kita adalah medium passing the torch kebudayaan dari generasi tua ke generasi muda. Tugas ini akan terus berlanjut ke generasi berikutnya, yang nantinya juga akan mengenalkan budaya khas dengan menggunakan kemajuan teknologi.

Secara umum, bermain permainan tradisional sejak dulu bermainnya hanya begitu-begitu saja. Tetapi bukan berarti kita hanya berdiam diri saja, namun kita harus berperan dan merumuskan bagaimana cara pendekatan yang relevan supaya mengenalkan atau memopulerkan lagi kepada anak-anak di zaman sekarang. Kehadiran TGR bukan berarti menolak adanya teknologi, namun lebih ke bagaimana TGR memberikan alternatif kegiatan kepada anak-anak dan mengatur porsi sewajarnya dalam penggunaan gawai.

(Dokumentasi TGR Community, 2019)

 

Lebih jauh lagi tentang keistimewaan generasi muda yaitu memiliki power dalam memperkenalkan sesuatu yang kuno dan tradisional kepada generasi berikutnya. Tentunya dengan cara yang kreatif, seru dan keren, sebab budaya Indonesia sungguh indah untuk dilestarikan. Seberapapun besarnya dampak teknologi di kehidupan sehari-hari, pasti kita akan mengenal satu atau beberapa kebudayaan lokal.

Kak Azka juga meyakini bahwa masing-masing dari kita masih mengenal satu atau beberapa ciri khas tiap daerah, tidak peduli semodern apapun perkembangan teknologi yang ada. Maka dari itu, kita harus terus mengembangkan cara yang menarik agar kebudayaan Indonesia, khususnya permainan tradisional, tetap lestari. Lebih jauh lagi, ia menuturkan bahwa selalu ada ruang untuk belajar tentang sesuatu hal yang belum dipahami asalkan kita memiliki keinginan yang kuat.

(Dokumentasi TGR Community, 2019)

 

Pada akhir sesi, Kak Azka memberikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung kepada TGR Team Batch #5, sekaligus mengharapkan semangat, berkomitmen, mengerjakan segala sesuatunya dari hati dan tetap have fun. Terus semangat dalam mengenalkan permainan tradisional! Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar! (SF)

Tim Dan Relawan Tgr Mutiara Azka Misska Miss Tgr
Komentari Tulisan