Traditional Games Returns

Lupakan Gadgetmu, Ayo Main di Luar!

TGR Heroes Jogja: Yuk, Intip Keseruan Bermain Permainan Tradisional di Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai

Selasa, 03 Desember 2024 ~ Oleh Traditional Games Returns ~ Dilihat 932 Kali

  Halo, Sobat TGR! TGR mengadakan sebuah program bertajuk "TGR Heroes" yang pada saat ini berlangsung di Yogyakarta, dengan menggandeng Komunitas Mraen Mimpi! Buat yang belum tahu tentang TGR Heroes, Sobat TGR bisa baca di sini ya!

  Pada Minggu, 24 November lalu, Tim TGR Heroes yang diisi oleh Komunitas Mraen Mimpi mengadakan sebuah acara di Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai, Yogyakarta. Acara yang pastinya seru sekali ini dihadiri oleh 4 orang dari Tim TGR Heroes, 8 orang volunteer, dan 35 adik dari Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai. Sobat TGR pasti penasaran dengan bagaimana keseruan acara ini, kan? Yuk, simak sampai habis!

 

Potret Foto Kakak Volunteer Bersama Pak Ali Selaku Pemilik Yayasan

(Dokumentasi TGR Heroes, 2024)

  Acara diawali dengan pembukaan oleh MC tepat pada pukul 09.00 WIB yang dilakukan oleh Kak Fatma dan Kak Lia. Mereka membuka acara dengan menyapa adik dan kakak relawan yang hadir pada hari itu.

 Sapaan dari MC dibalas dengan tidak kalah semangat oleh adik dari Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai. Tidak sekedar menyapa, Kak Fatma dan Kak Lia juga mengajak Kak Irsyad selaku ketua Komunitas Mraen Mimpi (TGR Heroes) untuk memberi sambutan singkat. 

Pembukaan Oleh Kak Fatma dan Kak Lia Selaku MC

(Dokumentasi TGR Heroes, 2024)

  Setelah Kak Irsyad selesai memberi sambutan, acara kembali dilanjut dengan MC yang mengajak adik dan kakak relawan untuk ice breaking dengan memperagakan “Tepuk Hak Anak”. Tepuk Hak Anak ini terdiri dari empat hak yang diperlukan anak, yaitu hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan, dan partisipasi.

  Tepuk Hak Anak ini bertujuan untuk mengenalkan hak anak yang harus dijaga dan dilindungi bersama-sama, kepada adik maupun kakak relawan yang hadir pada acara hari itu. Sobat TGR yang penasaran dan ingin ikut memperagakan tepuk hak anak bisa dilihat di sini ya

 

Ice Breaking Tepuk Hak Anak

(Dokumentasi TGR Heroes, 2024)

  Keseruan acara kembali berlanjut dengan MC yang meminta kakak relawan dan adik dari Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai untuk membentuk lingkaran besar sambil bergandeng tangan. Kak Fatma dan Kak Lia mengajak semuanya untuk bermain cingciripit guna melatih konsentrasi. 

  Baik adik dan kakak relawan tampak bersukacita ketika mencoba bermain cingciripit. Sobat TGR yang ingin mencoba ice breaking dengan bermain cingciripit juga bisa cek di sini ya!

 

Ice Breaking Bermain Cingciripit

(Dokumentasi TGR Heroes, 2024)

  Eits, acara kembali dilanjut dengan sesi yang tidak kalah seru, yaitu berbagi buku dan sesi foto bersama. Tim TGR Heroes rupanya telah menyiapkan 45 buku yang akan diberikan kepada Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai. 

  Kak Irsyad selaku ketua Mraen Mimpi (TGR Heroes) mengajak setiap adik untuk mengambil satu buku cerita favorit mereka dan menunjukkannya ke kamera. Tidak hanya adik saja nih, kakak relawan yang hadir pada hari itu juga merapatkan barisan untuk ikut dalam sesi foto bersama. 

Sesi Foto Bersama

(Dokumentasi TGR Heroes, 2024)

  Setelah senyum terbaik adik dan kakak relawan selesai diabadikan, saatnya beralih ke sesi selanjutnya. Kak Fatma dan Kak Lia selaku MC membagi 35 adik dari Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai dan lima belas kakak relawan ke dalam kelompok dengan berhitung satu sampai lima secara bergantian. Setiap orang yang mendapat nomor sama bergabung dan berkumpul dengan teman satu kelompoknya.

Berkumpul Dengan Teman Satu Kelompok

(Dokumentasi TGR Heroes, 2024)

  Nah, setelah semua berkumpul dan duduk melingkar bersama dengan teman satu kelompoknya, acara kembali dilanjut dengan sesi yang tidak kalah seru nih, yaitu read a load. Kakak relawan yang telah diberi amanah untuk memimpin sesi Read a Loud di kelompoknya masing-masing mulai membuka dan membacakan buku cerita yang dipilih kepada adik dari Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai. 

  Isi bukunya menarik dan beragam banget lho Sobat TGR, ada buku yang bercerita tentang variasi hewan laut maupun darat, jenis tumbuh-tumbuhan, ragam buah-buahan, olahraga, dan lain sebagainya. Setiap adik terlihat antusias ketika mendengar kakak relawan membaca sembari menunjukkan gambar yang ada di dalam buku cerita tersebut, seru banget ya ternyata!

 

Sesi Read a Loud

(Dokumentasi TGR Heroes, 2024)

  Nah, lanjut ke sesi acara yang ditunggu-tunggu nih, yaitu bermain permainan tradisional! Setiap kelompok mulai menuju pos masing-masing untuk mencoba permainan tradisional yang sudah disediakan. Baik adik maupun kakak relawan terlihat sangat antusias ketika mencoba berbagai permainan tradisional yang ada di setiap pos. 

  Pos permainan tradisionalnya sendiri dibagi ke dalam dua tempat, di luar ruangan dan di dalam ruangan. Pos di luar ruangan terdiri dari tiga permainan, yaitu lompat tali, jejak langkah, damdas, dan congklak. Sementara di dalam ruangan terdiri dari permainan ular tangga raksasa, bekel, dan permainan kecil lain seperti gasing, yoyo, telepon kaleng serta otok-otok bambu. 

 

Sesi Bermain Damdas, Congklak, Jejak Langkah, dan Lompat Tali di Luar Ruangan

(Dokumentasi TGR Heroes, 2024)

  Setiap adik dari Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai terlihat antusias ketika mencoba permainan tradisional yang ada dan rupanya mayoritas dari mereka banyak yang baru pertama kali mencoba permainan tradisional seperti damdas, bekel, gasing, jejak langkah, dan telepon kaleng. 

  Salah satunya adalah Noval dari kelas empat, ia berkata bahwa ini baru pertama kalinya mencoba bermain damdas dan jejak. 

Aku tadi coba mainan yang itu damdas sama jejak. Mainnya enak! Aku baru pertama kali coba dua-duanya. Paling suka main yang jejak karena seru,” ucap Noval, salah satu adik dari Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai. 

  Wah keren banget ya Noval sudah berani mencoba permainan yang belum pernah ia mainkan sebelumnya. Nah, kembali ke sesi bermain nih Sobat TGR, nantinya setiap kelompok akan mengunjungi masing-masing pos permainan tradisional yang sudah ditunggu oleh kakak relawan dari TGR nih

   Jadi, buat teman-teman yang baru pertama kali mencoba permainan tradisional seperti Noval tidak perlu khawatir karena pastinya akan diajarin sampai bisa sama kakak relawan dari TGR! Setiap kelompok diberi waktu untuk mencoba permainan di masing-masing pos selama kurang lebih 6-7 menit. Setelah waktunya habis, setiap kelompok akan diminta untuk berpindah ke pos permainan tradisional selanjutnya nih agar semua adik bisa mencoba permainan yang ada secara merata.

Sesi Bermain Telepon Kaleng, Gasing, Engklek, Ular Tangga, dan Bekel

(Dokumentasi TGR Heroes, 2024)

  Setelah puas mencoba berbagai permainan tradisional, adik dan kakak relawan diminta untuk kembali berkumpul untuk lanjut ke sesi selanjutnya, yaitu sesi pembagian konsumsi. Adik dari Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai dengan semangat berkumpul kembali dan menunggu sesi pembagian konsumsi dengan rapi. Mereka terlihat antusias ketika menerima konsumsi yang telah disiapkan sebelumnya oleh Tim TGR Heroes.

 

Pembagian Konsumsi Kepada Adik Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai

(Dokumentasi TGR Heroes, 2024)

  Setelah semua mendapat konsumsi, acara dilanjut sekaligus diakhiri oleh Kak Irsyad selaku ketua dari komunitas Mraen Mimpi (TGR Heroes) yang meminta tiga orang perwakilan dari adik Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai untuk maju ke depan dan memberikan kesan perihal acara hari ini. 

“Seneng hari ini. Tadi baca buku buah semangka dan main engklek yang paling ku suka,” ujar Nadin memberikan kesan acara hari ini. 

“Hari ini seru banget. Banyak kakak-kakaknya yang dateng. Tadi baca buku bareng kakaknya juga. Aku suka mainan dakon (congklak),” gantian Fafa juga ikut bercerita soal kesan dan keseruan acara hari ini. 

  Eits, tidak hanya adiknya saja nih, kakak volunteer dan Tim TGR Heroes juga mau ikut memberikan kesan pesan yang tidak kalah seru mengenai acara hari ini. 

“Kesan pesanku karena kemarin itu kegiatan yang pertama kali aku ikutin sebagai volunteer acara anak-anak, tentunya sangat luar biasa sih ikut acaranya. Seneng liat ada anak-anak yang lucu, bisa diajak membaca, dan habis itu bisa bermain bareng-bareng,” ujar Kak Glo, salah satu Tim TGR Heroes sekaligus fasilitator yang hadir pada acara pada hari itu.

“Acara volunteer kemarin so far exciting karena bisa bertemu dengan banyak pribadi yang luar biasa, rendah hati, peduli sesama, dan juga memberikan kebahagiaan batin terkhusus buat aku sendiri karena nggak tahu kenapa habis mengikuti rangkaian kegiatan kemarin ada rasa senang bisa membahagiakan orang lain,” ujar Kak Fatma selaku MC acara pada hari itu

  Kak Fatma juga menambahkan kesan pesan sebagai fasilitator bermain dari volunteer TGR yang menurutnya sangat berkesan sekali nih. “Aku juga mendapatkan pengalaman berharga yang mungkin nggak bakal aku dapat dari acara atau kegiatan lain. Intinya aku mau ngucapin terima kasih banyak ke TGR yang sudah kasih aku kesempatan buat ikut kegiatan positif yang berharga ini.”

  Wah, acara di Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai ini ternyata seru dan berkesan sekali ya buat adik dari Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai Yogyakarta, Tim TGR Heroes, dan para volunteer yang hadir pada hari itu. 

  Bagaimana menurut Sobat TGR? setuju kan kalau kegiatan bersama Tim TGR sangat berkesan dan seru banget? Tunggu apalagi, yuk ikutan Lupakan Gadget-mu, Ayo Main di Luar! (PAZ/ed. HRV)

  Untuk Sobat TGR yang ingin berkolaborasi dengan kami, mulai dari menjadi pengisi acara, tenant hingga narasumber, hubungi kami dengan klik tautan ini ya.

 

Writer: Putri Aulia Zulfa

Editor: R. Harvie Rizqullah B. R

Publisher: R. Harvie Rizqullah B. R

Traditional Games Returns Tgr Heroes Jogja Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai Yogyakarta Kerelawanan Bermain Permainan Tradisional
Komentari Tulisan